Aksi Bersih Pantai Kelan: Kolaborasi Angkasa Pura Support dengan Jurnalis Peduli Sampah
- Jumat, 28 Februari 2025
JAKARTA - Dalam langkah nyata mengatasi problematika sampah di kawasan pantai, Angkasa Pura Support bersama komunitas Jurnalis Peduli Sampah menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Kelan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, pada Sabtu (tanggal lengkap). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari gerakan lingkungan yang berkelanjutan dan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan pantai dari ancaman sampah.
Pantai Kelan yang terletak tidak jauh dari Bandara Ngurah Rai, merupakan salah satu destinasi yang sering dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Sayangnya, peningkatan aktivitas manusia ini juga diikuti oleh peningkatan volume sampah yang mencemari keindahan pantai. Inisiatif untuk membersihkan pantai dari sampah ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi komunitas lain dan masyarakat luas agar ikut terlibat dalam pelestarian lingkungan.
Acara bersih-bersih pantai ini mendapatkan sambutan baik dari berbagai lapisan masyarakat yang turut berpartisipasi. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas lokal, hingga relawan lingkungan. Tekad untuk membersihkan pantai dari aneka jenis sampah, mulai dari plastik, botol, hingga potongan kayu, menjadi target utama dalam kegiatan ini.
"Kolaborasi ini adalah wujud nyata dari kepedulian kami terhadap lingkungan. Kami berharap melalui langkah kecil ini, kita bisa memberikan dampak besar bagi kelestarian alam," ujar Hari Santoso, perwakilan dari Angkasa Pura Support. Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini penting dilakukan secara berkelanjutan agar hasilnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Tidak hanya membersihkan pantai, kegiatan ini juga diintegrasikan dengan sosialisasi terkait pentingnya pengelolaan sampah yang baik, serta edukasi mengenai dampak buruk sampah plastik bagi ekosistem laut dan kesehatan manusia. Dalam sesi edukasi, para ahli lingkungan mengingatkan bahwa sampah plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai dan dapat merusak habitat biota laut.
"Dalam banyak kasus, sampah plastik yang dibuang sembarangan ke laut akan terurai menjadi mikroplastik yang berbahaya bagi kehidupan laut dan ekosistem secara keseluruhan," jelas Made Wirawan, aktivis lingkungan yang turut serta dalam acara tersebut. Ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan pantai bukan hanya tanggung jawab segelintir pihak, tetapi merupakan tugas bersama.
Pantai yang bersih tidak hanya meningkatkan estetika dan daya tarik wisata, tetapi juga berdampak positif pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan pantai yang terjaga kebersihannya, wisatawan akan merasa lebih nyaman dan berpotensi meningkatkan kunjungan, yang pada akhirnya dapat mendukung perekonomian setempat.
Langkah kolaboratif ini juga menuai pujian dari pemerintah daerah setempat. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Oka, yang turut hadir dalam acara tersebut mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif yang dilakukan oleh Angkasa Pura Support dan Jurnalis Peduli Sampah. "Ini adalah sinergi yang sangat baik antara sektor swasta dan komunitas untuk menjaga lingkungan. Kami harap lebih banyak kegiatan serupa yang bisa dilaksanakan untuk mendorong kesadaran masyarakat," ungkapnya.
Di akhir kegiatan, para peserta menutup acara dengan sesi diskusi santai tentang langkah-langkah apa saja yang dapat diambil selanjutnya untuk memastikan kebersihan pantai tetap terjaga. Beberapa ide yang muncul termasuk pengembangan infrastruktur tempat sampah yang lebih efektif, serta kampanye berkelanjutan yang menargetkan wisatawan dan masyarakat lokal.
Dengan acara ini, terbukti bahwa sinergi antara berbagai elemen masyarakat dapat memberikan dampak yang signifikan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ke depannya, aksi bersih seperti ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin dan meluas ke sejumlah pantai lainnya di Bali dan Indonesia.
Penyelenggaraan aksi bersih Pantai Kelan adalah bukti bahwa tindakan menyelamatkan bumi bisa dimulai dari tindakan sederhana namun terpadu. Kolaborasi antara pelopor lingkungan dan masyarakat harus terus ditingkatkan agar terwujud lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan lestari untuk generasi mendatang.
Baca JugaTop 11 Perusahaan Batu Bara di Indonesia 2026, Kapasitas Fantastis!
Herman
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Jadwal Lengkap KA Prameks Yogyakarta Kutoarjo Kamis 5 Februari 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Jadwal Terbaru Kapal Pelni Batam Jakarta Februari 2026 Lengkap Harga Tiket
- Kamis, 05 Februari 2026
Jadwal Kapal Pelni Makassar Tarakan Februari 2026 Lengkap Harga Tiket Terbaru
- Kamis, 05 Februari 2026
Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2026 Digelar Tiga Kota Tawarkan Paket Menarik
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026








.jpg)



