PT Adhi Karya dan Inisiatif Danantara: Pendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Infrastruktur di Indonesia
- Kamis, 27 Februari 2025
JAKARTA - Pada Senin, 24 Februari 2025, sebuah langkah strategis besar diluncurkan di Indonesia, ketika Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) secara resmi diperkenalkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Peluncuran ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan langkah signifikan yang diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi negara sekaligus memberikan dampak positif yang nyata pada pembangunan infrastruktur.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk, salah satu badan usaha milik negara (BUMN) yang berkecimpung di sektor infrastruktur, mengapresiasi inisiatif ini. Rozi Sparta, Corporate Secretary PT Adhi Karya, dalam keterbukaan informasinya di Bursa Efek Indonesia pada hari berikutnya, Selasa, 25 Februari 2025, menegaskan peran penting Danantara dalam pembangunan infrastruktur Indonesia. "Merupakan langkah strategis dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi dan ke depannya akan memberikan dampak positif untuk pembangunan infrastruktur," ujar Rozi dengan optimisme.
BPI Danantara, sebagai salah satu komponen penting bagi masa depan ekonomi Indonesia, diharapkan mampu menjadi katalis yang menghubungkan investasi dengan sejumlah proyek strategis. Sebagai sovereign wealth fund (SWF), Danantara memiliki fokus yang terarah untuk mendukung tidak kurang dari 20 proyek strategis nasional (PSN). Proyek-proyek ini menjadi pijakan awal untuk mendorong industrialisasi dan hilirisasi yang kian mendesak bagi Indonesia.
Fokus pada Proyek-Proyek Strategis
Detail dari proyek-proyek strategis yang akan difasilitasi Danantara mencakup berbagai sektor industri yang vital. Di antaranya adalah hilirisasi nikel, bauksit, dan tembaga—komoditas yang telah lama menjadi tulang punggung ekspor Indonesia. Selain itu, pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) juga menjadi prioritas, sejalan dengan tren global dalam digitalisasi dan inovasi teknologi informasi.
Tak hanya itu, proyek kilang minyak, pabrik petrokimia, serta berbagai inisiatif di bidang produksi pangan dan protein diajukan sebagai katalis untuk memastikan kemandirian dan ketahanan pangan nasional. Sektor akuakultur juga ditargetkan untuk mendapatkan suntikan investasi, mengingat Indonesia sebagai negara maritim dengan potensi perikanan yang sangat besar. Terakhir, namun tidak kalah penting, adalah pengembangan energi baru terbarukan, yang diharapkan dapat menjawab tantangan kebutuhan energi yang berkelanjutan.
Dukungan dari Pemerintah dan Industri
Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya saat peluncuran Danantara menekankan pentingnya peran SWF dalam menghidupkan kembali potensi ekonomi Indonesia yang belum tergali sepenuhnya. "Danantara akan menjadi katalis pembangunan yang menghubungkan investasi dengan proyek-proyek strategis yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi," jelas Prabowo, menandakan dukungan penuh pemerintah terhadap peran Danantara sebagai penjuru pembangunan ekonomi nasional.
Di sisi lain, PT Adhi Karya sebagai salah satu BUMN yang terlibat erat dalam sektor infrastruktur juga menyatakan kesiapan mereka untuk mengadopsi standar governance yang baik, mengedepankan inovasi, transparansi, dan kemajuan teknologi. Komitmen ini, seperti dikatakan Rozi Sparta, adalah upaya untuk menjadikan perusahaan sebagai agen pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang dapat dirasakan oleh kesejahteraan rakyat. "Kami berkomitmen untuk beroperasi dengan standar governance yang baik, mengedepankan inovasi, transparansi, dan kemajuan teknologi," tambah Rozi.
Tantangan dan Peluang
Tentu saja, meski penuh dengan peluang, pelaksanaan proyek-proyek strategis ini tidak lepas dari tantangan. Koordinasi lintas sektor, keberlanjutan pendanaan, dan komitmen dari berbagai pihak menjadi elemen kunci yang harus dijaga dengan baik. Namun, dengan adanya dukungan dari SWF Danantara, serta peran aktif dari pelaku industri seperti PT Adhi Karya dan pemerintah, tantangan ini diyakini bisa diatasi dengan efektif.
Dalam konteks ekonomi global yang dinamis, langkah strategis ini tidak hanya berfungsi untuk kepentingan domestik tetapi juga menempatkan Indonesia pada posisi yang lebih kuat di mata dunia. Dengan memastikan pembangunan infrastruktur dan ekonomi yang terintegrasi, Danantara tidak hanya membentuk momentum pertumbuhan, tetapi juga menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam kancah ekonomi dunia.
Sebagai penutup, peluncuran Danantara dan kolaborasi dengan perusahaan seperti PT Adhi Karya adalah ilustrasi nyata dari keyakinan dan kesiapan Indonesia menuju era baru pembangunan ekonomi. Dengan strategi yang solid, pelaksanaan yang konsisten, dan dukungan penuh dari semua pemangku kepentingan, Danantara diharapkan dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif bagi semua.
Baca JugaTop 11 Perusahaan Batu Bara di Indonesia 2026, Kapasitas Fantastis!
Wahyu
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Jadwal Lengkap KA Prameks Yogyakarta Kutoarjo Kamis 5 Februari 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Jadwal Terbaru Kapal Pelni Batam Jakarta Februari 2026 Lengkap Harga Tiket
- Kamis, 05 Februari 2026
Jadwal Kapal Pelni Makassar Tarakan Februari 2026 Lengkap Harga Tiket Terbaru
- Kamis, 05 Februari 2026
Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2026 Digelar Tiga Kota Tawarkan Paket Menarik
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026








.jpg)



