Peluncuran BPI Danantara: Harapan Baru bagi Pembangunan Industri dan Ketahanan Pangan Indonesia
- Kamis, 27 Februari 2025
JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Istana Merdeka, yang diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam mendukung program strategis nasional. Langkah ini dianggap sebagai terobosan penting untuk memperkuat sektor industri dan ketahanan pangan tanah air di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.
Peluncuran BPI Danantara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong reindustrialisasi yang lebih matang serta ketahanan pangan yang lebih kuat, yang ditekankan oleh Dr. Ir. Arman Hakim Nasution, M.Eng, seorang ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). "Danantara berkomitmen untuk mengembangkan reindustrialisasi dan meningkatkan ketahanan pangan sebagai fokus utama," ujar Dr. Arman.
Peran Vital Danantara dalam Program Strategis Nasional
Danantara dibentuk dengan tujuan jelas untuk menjadi motor penggerak dalam penerapan program strategis nasional yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Dalam pandangan Arman, pembangunan berkelanjutan di Indonesia harus memprioritaskan kepentingan rakyat banyak. "Program ini adalah bagian dari program strategis nasional yang langsung dikoordinasikan oleh Presiden," tambahnya, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan program ini.
Pemanfaatan sumber daya alam dan pengelolaan aset negara secara efisien menjadi perhatian utama. Dr. Arman menyatakan bahwa keputusan-keputusan kebijakan yang diambil harus mencakup perspektif kesejahteraan secara luas, melampaui sekadar kepentingan segelintir golongan. "Keputusan yang diambil oleh Presiden harus memperhatikan kesejahteraan bangsa dan negara," ungkap Arman, menggugah tanggung jawab pemerintah untuk menjadikan program ini sukses bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Presiden Prabowo: Energi Terbarukan dan Manufaktur Canggih sebagai Pilar Utama
Bersamaan dengan peluncuran ini, Presiden Prabowo Subianto menggarisbawahi pentingnya fokus Danantara pada sektor-sektor prioritas untuk memaksimalkan potensi ekonomi Indonesia. "Sektor yang menjadi prioritas adalah energi terbarukan, manufaktur canggih, industri hilir, dan produksi pangan," jelas Presiden Prabowo, menegaskan komitmen pemerintah dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk transformasi ekonomi nasional.
Menumbuhkan sektor energi terbarukan di tengah krisis iklim global adalah langkah strategis yang tidak bisa ditunda. Manufaktur canggih, yang mencakup teknologi tinggi dan produksi berkualitas, diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan terhadap produk dalam negeri. Sementara, dengan menggarap industri hilir dan meningkatkan produksi pangan, Indonesia dapat mencapai tingkat swasembada yang lebih baik dan mengurangi ketergantungan impor.
Harapan dan Tantangan ke Depan
Merumuskan strategi industri dan pangan yang efisien tentunya bukan tanpa tantangan. Persaingan pasar global, perubahan kebijakan perdagangan internasional, dan dinamika iklim ekonomi dunia merupakan tantangan nyata yang harus diantisipasi. Namun, Arman optimis bahwa dengan pengelolaan yang baik dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, Danantara dapat menjadi katalis untuk perubahan positif dalam sistem ekonomi kita.
Danantara juga diharapkan dapat berkembang sebagai sebuah entitas investasi yang tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada pembangunan yang berdampak sosial. Implementasi investasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di sektor-sektor kunci akan memastikan bahwa keuntungan tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga mencakup aspek lingkungan dan sosial yang lebih luas.
"Kami berharap, melalui Danantara, kita bisa menciptakan ekosistem industri dan pangan yang tangguh dan berdaya saing tinggi," tutur Arman, menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini.
Peluncuran BPI Danantara adalah tonggak baru dalam perjalanan Indonesia menuju kemajuan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. Dengan fokus pada reindustrialisasi dan ketahanan pangan, serta dukungan penuh dari pemerintah, Danantara diharapkan dapat menjawab tantangan-tantangan modern dan memfasilitasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Langkah ini menandakan era baru bagi industrialisasi dan pembangunan pangan di Indonesia, yang bersedia beradaptasi dengan perubahan dan siap bersaing di kancah global.
Pengembangan lebih lanjut dan implementasi dari program strategis ini akan menjadi aspek penting untuk diamati dalam beberapa tahun ke depan, seiring usaha Indonesia untuk memperkuat posisi ekonominya di pasar dunia. Dengan persiapan dan pelaksanaan yang matang, BPI Danantara optimis dapat menjadi kekuatan pendorong bagi perubahan ekonomi Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan.
Baca JugaTop 11 Perusahaan Batu Bara di Indonesia 2026, Kapasitas Fantastis!
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Jadwal Lengkap KA Prameks Yogyakarta Kutoarjo Kamis 5 Februari 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Jadwal Terbaru Kapal Pelni Batam Jakarta Februari 2026 Lengkap Harga Tiket
- Kamis, 05 Februari 2026
Jadwal Kapal Pelni Makassar Tarakan Februari 2026 Lengkap Harga Tiket Terbaru
- Kamis, 05 Februari 2026
Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2026 Digelar Tiga Kota Tawarkan Paket Menarik
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026








.jpg)



