Jasa Marga (JSMR) Tutup Anak Usaha PT Jalantol Lingkarluar Jakarta: Ini Dampak dan Rinciannya
- Selasa, 25 Februari 2025
JAKARTA - Pada awal tahun 2025, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), perusahaan pengelola jalan tol terbesar di Indonesia, secara resmi mengumumkan likuidasi salah satu anak perusahaannya, PT Jalantol Lingkarluar Jakarta. Langkah ini diambil sebagai hasil dari keputusan strategis perusahaan untuk mengoptimalkan portofolio bisnisnya. Pada tanggal 8 Mei 2024, keputusan untuk menutup PT Jalantol Lingkarluar Jakarta diformalisasi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Keputusan Strategis JSMR
Corporate Secretary and Chief Administration Officer JSMR, Ari Wibowo, menjelaskan bahwa perusahaan telah mempertimbangkan langkah likuidasi ini dengan sangat hati-hati. "Keputusan ini diambil setelah melalui analisis mendalam terkait kontribusi PT Jalantol Lingkarluar Jakarta terhadap keseluruhan bisnis kami," kata Ari.
Pemilihan untuk melikuidasi perusahaan ini mengikuti ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Hal ini menunjukkan komitmen JSMR untuk tetap mematuhi regulasi yang berlaku sambil mengejar efisiensi dalam struktur bisnisnya.
Detail Proses Likuidasi
RUPSLB menetapkan dua keputusan penting. Pertama, likuidasi dilakukan dengan mekanisme pembubaran perusahaan yang disesuaikan dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kedua, penunjukan likuidator, Richard Yapsunto, S.H., LL.M, bertugas untuk mengawal seluruh proses ini. Penunjukan ini dilakukan dengan melibatkan konsultan yang berkompeten agar prosedur berjalan sesuai rencana dan sesuai hukum.
Dalam proses likuidasi, tanggal 24 Februari 2025 menjadi penanda penting di mana pemegang saham menandatangani Berita Acara Sirkuler Keputusan Para Pemegang Saham PT Jalantol Lingkarluar Jakarta. "Sisa harta kekayaan sebesar Rp 19,25 miliar akan diserahkan kepada para pemegang saham sesuai proporsi kepemilikan," ungkap Ari. Ini berarti dana tersebut akan didistribusikan kembali kepada pemegang saham sebagai bagian dari proses akhir likuidasi.
Dampak Terhadap JSMR dan Industri Jalan Tol
Seiring dengan penyelesaian likuidasi PT Jalantol Lingkarluar Jakarta, JSMR memastikan bahwa dampak terhadap operasional dan kondisi keuangan perseroan bisa dikelola dengan baik. “Tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, atau kondisi keuangan Jasa Marga. Namun, ini menghentikan kerugian PT Jalantol Lingkarluar Jakarta,” jelas Ari.
Penutupan anak usaha ini tidak hanya menghentikan kerugian, tetapi juga memungkinkan JSMR untuk mengalihkan fokus pada proyek-proyek infrastruktur lainnya yang lebih menguntungkan dan strategis. Langkah ini dinilai sebagai cara efektif untuk memperbaiki posisi keuangan perusahaan dalam jangka panjang.
Pengaruh Terhadap Saham dan Pasar
Langkah untuk melikuidasi PT Jalantol Lingkarluar Jakarta turut diamati oleh berbagai analis pasar. Beberapa analis justru merekomendasikan untuk membeli saham JSMR karena penutupan ini dianggap sebagai langkah positif yang dapat memperkuat bisnis inti perusahaan.
Melihat dari sudut pandang investor, pengalihan fokus JSMR ke proyek-proyek lain yang berpotensi lebih menguntungkan membuat saham perusahaan ini semakin menarik. Aksi korporasi semacam ini sering kali mendapat apresiasi dari pasar, terlebih bila dapat meningkatkan efisiensi dan laba perusahaan.
Masa Depan Jasa Marga
Sebagai perusahaan pengelola jalan tol yang memiliki peran vital dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia, langkah-langkah strategis yang dilakukan JSMR diharapkan dapat membawa aliran positif bagi industri jalan tol nasional. Dengan pencapaian seperti terus memperbanyak Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai rest area, Jasa Marga terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung teknologi dan energi berkelanjutan.
Dengan adanya penyelesaian likuidasi ini, Jasa Marga dapat lebih fokus dalam mewujudkan target-target besar untuk meningkatkan pelayanan dan akses jalan tol yang lebih handal dan modern bagi masyarakat.
Demikianlah rincian penutupan anak usaha PT Jalantol Lingkarluar Jakarta oleh Jasa Marga. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan matang untuk terus mengukuhkan posisi Jasa Marga sebagai pemimpin di industri jalan tol dan infrastruktur nasional. Dengan upaya ini, diharapkan Jasa Marga dapat terus berkembang dan berkontribusi positif terhadap pembangunan transportasi nasional.
Baca JugaTop 11 Perusahaan Batu Bara di Indonesia 2026, Kapasitas Fantastis!
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Jadwal Lengkap KA Prameks Yogyakarta Kutoarjo Kamis 5 Februari 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Jadwal Terbaru Kapal Pelni Batam Jakarta Februari 2026 Lengkap Harga Tiket
- Kamis, 05 Februari 2026
Jadwal Kapal Pelni Makassar Tarakan Februari 2026 Lengkap Harga Tiket Terbaru
- Kamis, 05 Februari 2026
Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2026 Digelar Tiga Kota Tawarkan Paket Menarik
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026








.jpg)



