Wisata Sendang Kun Gerit: Transformasi dari Kampung Bahasa hingga Waterboom yang Menarik Ribuan Wisatawan
- Selasa, 18 Februari 2025
JAKARTA - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan perkotaan, banyak orang mencari pelarian ke tempat-tempat wisata yang menawarkan keindahan dan ketenangan. Salah satu destinasi yang kini menjadi perbincangan adalah Wisata Sendang Kun Gerit di Kecamatan Gemolong. Dikenal luas oleh masyarakat sekitar, tempat ini bukan hanya menawarkan wisata air konvensional, tetapi juga telah melalui berbagai transformasi untuk menarik lebih banyak pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah.
Transformasi Wisata Sendang Kun Gerit
Mengenal lebih dekat Sendang Kun Gerit, kita dapat memahami bahwa destinasi ini mengambil lokasi strategis di Dusun Sidorejo, tepatnya di jalan yang menghubungkan Gemolong dan Plupuh. Dengan luas mencapai 6.000 meter persegi, area ini telah mengalami perubahan signifikan sejak diresmikan oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, pada tahun 2023.
Atraksi Baru yang Memikat
Berbicara tentang daya tarik baru, Sendang Kun Gerit kini menawarkan berbagai fasilitas menarik seperti Waterboom modern, Resto Sukowati yang menawarkan kuliner lokal hingga internasional, serta pemancingan yang menyenangkan bagi para pencinta aktivitas santai. Selain itu, sebuah padepokan yang dinamakan Padepokan Sukowati juga dibangun di sisi timur kawasan wisata, menambah daya tarik tempat ini dengan sentuhan budaya yang kaya.
Kampung Bahasa sebagai Inovasi
Salah satu inovasi menarik yang sedang diimplementasikan adalah pembentukan Kampung Bahasa di area padepokan tersebut. Berbeda dengan kampung bahasa pada umumnya, di sini para pengunjung bisa belajar tidak hanya Bahasa Inggris, tetapi juga Bahasa Mandarin, Jepang, dan Korea. "Ini adalah bagian dari inovasi baru yang kami targetkan selesai pada tahun 2025," jelas Ali lebih lanjut.
Fasilitas dan Aktivitas Pelengkap
Tidak berhenti di situ, Wisata Sendang Kun Gerit juga menawarkan aktivitas rekreasi seperti ATV, berkuda, dan Camp Ground. Bagi yang ingin menikmati pengalaman bermalam dengan nuansa berbeda, tersedia tiga villa glamping di atas bukit yang menawarkan pemandangan indah dan berlandaskan konsep syariah.
Keunikan lain dari tempat ini adalah kolam renangnya yang bersumber dari mata air asli, menjadikannya berbeda dari kolam renang lain yang biasanya menggunakan kaporit. "Ada mitos bahwa air di sendang ini dapat membuat awet muda, dan banyak wisatawan yang datang dari jauh hanya untuk mengisi wadah mereka dengan air tersebut," ungkap Ali, membagikan cerita dari para pengunjung.
Lonjakan Jumlah Pengunjung
Tingkat kunjungan yang tinggi menunjukkan bahwa berbagai inovasi ini diterima dengan hangat oleh masyarakat. Menurut Ali, selama musim liburan, Sendang Kun Gerit bisa mendatangkan 15.000 hingga 20.000 pengunjung. "Puncak kunjungan terjadi selama liburan Natal dan Tahun Baru kemarin, di mana pada tanggal 1 Januari saja, kami mencatat ada 6.200 pengunjung dalam sehari," tambah Ali.
Bukti dari popularitas Sendang Kun Gerit juga bisa dilihat melalui pengalaman pengunjung. Muhammad Gani, seorang warga Gemolong, mengaku baru mengetahui transformasi besar dari tempat ini meskipun ia tinggal tidak jauh dari lokasi. "Sebagai orang Gemolong jujur aku baru tahu ada Sendang Kun Gerit ini. Tempatnya sekarang lengkap banget dengan berbagai fasilitas dan permainan anak-anak," kata Gani kagum saat ditemui di lokasi.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Kisah Cinta yang Terungkap: The Drama Siap Merobek Hari Bahagia di Bioskop
- Kamis, 05 Februari 2026
Menyoroti Warisan Diplomasi Mochtar melalui Film “12 Mile” di Layar Lebar
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026










