Arsenal Dikenai Denda Rp 1 Miliar Akibat Perilaku Pemain, Komentar FA dan Reaksi Klub
- Selasa, 18 Februari 2025
JAKARTA - Arsenal, salah satu klub sepakbola terkemuka di Liga Inggris, baru-baru ini dikenai denda sebesar 65 ribu poundsterling atau sekitar Rp 1,3 miliar akibat perilaku yang dinilai tidak pantas dari para pemainnya dalam sebuah pertandingan yang digelar bulan lalu. Keputusan ini memicu beragam reaksi dari berbagai pihak dan menyoroti intensitas emosi dalam dunia sepakbola profesional.
Kronologi Kejadian yang Memicu Denda
Insiden yang mengakibatkan denda terjadi ketika Arsenal melawan lawannya dalam laga Liga Inggris. Pada menit ke-43, wasit Michael Oliver memberikan kartu merah kepada pemain Arsenal, Myles Lewis-Skelly. Keputusan ini segera memicu protes keras dari para pemain Arsenal yang merasa keputusan tersebut tidak adil.
Protes yang terus berlanjut sempat menghentikan jalannya pertandingan. Sebanyak sembilan pemain Arsenal mendekati wasit Oliver dalam upaya memprotes keputusan tersebut, yang dinilai oleh Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) sebagai perilaku yang tidak pantas dan berlebihan. Meskipun akhirnya Arsenal memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0, insiden ini tetap meninggalkan jejak yang membayangi kemenangan tersebut.
Denda dan Penegasan FA
Meskipun kartu merah Myles Lewis-Skelly dicabut beberapa hari setelah pertandingan usai hasil naik banding yang dilakukan oleh pihak klub, FA tetap menjatuhkan denda kepada Arsenal. FA menilai bahwa reaksi emosional dan kurang pantas dari para pemain Arsenal tetap merupakan pelanggaran terhadap etika olahraga.
"Arsenal dianggap gagal memastikan para pemainnya untuk tidak berperilaku tak pantas sekitar menit ke-43, dan klub pada akhirnya mengakui tuduhan ini," kata pernyataan FA yang dikutip oleh sumber terpercaya seperti ESPN. Walaupun keputusan pelanggaran dicabut, FA menegaskan bahwa peristiwa tersebut sudah terlanjur terjadi dan memerlukan sanksi sebagai bentuk pelajaran bagi tim-tim lain.
Reaksi dari Pihak Arsenal
Menyikapi putusan tersebut, Arsenal awalnya bersikeras bahwa para pemain mereka tidak bersikap di luar batas kewajaran atau agresif. Namun, pada akhirnya, mereka memutuskan untuk mengakui kesalahan dan menerima denda yang dijatuhkan oleh FA. Langkah ini dipandang sebagai upaya Arsenal untuk menjaga reputasi klub dan menunjukkan komitmen terhadap nilai sportivitas yang tinggi.
Perwakilan dari klub mengatakan, "Kami menerima keputusan ini dengan berat hati, tetapi kami memahami pentingnya menjaga integritas dan sportivitas dalam setiap pertandingan."
Dampak dari Keputusan Ini
Keputusan FA untuk memberikan denda meskipun kartu merah sudah dicabut ini mungkin akan menjadi peringatan bagi klub-klub lain tentang pentingnya menjaga sikap dan perilaku di lapangan. Perilaku agresif terhadap ofisial pertandingan bukan hanya dapat merugikan tim dari segi finansial, tetapi juga bisa mempengaruhi citra umum dari sebuah tim.
Para ahli mengatakan bahwa insiden ini dapat mendorong klub-klub Liga Inggris untuk memperkuat pelatihan etika dan perilaku bagi para pemain mereka. "Pertandingan bisa sangat intens dan emosional, tetapi penting untuk menjaga kontrol diri dan menghormati keputusan wasit," kata seorang pengamat sepak bola.
Kejadian ini menyoroti betapa pentingnya etika olahraga dalam sepakbola. Meskipun demikian, Liga Inggris dan para pemain Arsenal diharapkan dapat belajar dari insiden ini. Arsenal sendiri masih memiliki banyak pertandingan ke depan di mana perilaku dan kinerja pemain akan terus menjadi sorotan.
Sebagai salah satu klub populer dengan basis penggemar yang beragam, Arsenal harus memastikan bahwa insiden serupa tidak terjadi lagi di masa depan dan bahwa pemain mereka tetap menjadi contoh sportivitas di lapangan hijau. Pembelajaran dari denda ini diharapkan dapat memperkuat kembali komitmen klub terhadap nilai-nilai sportivitas dan etika yang menjadi dasar dari olahraga sepakbola itu sendiri.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Mencari Pelabuhan Baru: 8 Destinasi Potensial Cristiano Ronaldo Jika Tinggalkan Al Nassr
- Kamis, 05 Februari 2026
Gejolak di Riyadh: Cristiano Ronaldo Pertimbangkan Hijrah ke Amerika Serikat Menyusul Messi
- Kamis, 05 Februari 2026
Peluang Bisnis Ramadhan: 7 Inspirasi Jualan Takjil Sehat yang Disukai Anak-Anak
- Kamis, 05 Februari 2026
Menjelajahi Kuliner Gudeg Autentik di Malang yang Dijamin Bikin Ketagihan
- Kamis, 05 Februari 2026
Menjelajahi Wisata Rasa Kuliner Malam Jogja 2026 yang Viral dan Legendaris
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026












