Indonesia dan Korea Selatan Resmi Bermitra untuk Revolusi Energi dan Investasi
- Sabtu, 15 Februari 2025
JAKARTA - Hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan kembali menunjukkan potensi besar melalui penandatanganan kerja sama strategis di bidang energi dan investasi. Kedua negara telah mengukuhkan kolaborasinya, yang tidak hanya berfokus pada peningkatan ekonomi, tetapi juga pada inisiatif keberlanjutan yang esensial untuk masa depan dunia yang lebih bersih.
Kerja sama ini ditandai pada sebuah acara yang digelar di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta pada Jumat, 14 Februari. Acara ini dihadiri oleh pemimpin dari kedua belah pihak termasuk Presiden Direktur PT Charlotte Zeno Indonesia (CZI), Chiquita Quireen, dan Presiden Direktur LNG Korea Co., Ltd, Lee Jae Hyun, serta tokoh penting lainnya dari sektor energi dan keamanan nasional.
Strategi Memajukan Energi Terbarukan
Indonesia dan Korea Selatan telah memperlihatkan tekad kuat dalam mengimplementasikan kebijakan yang mendorong penggunaan energi terbarukan. Mereka terus menerapkan regulasi dan menawarkan insentif guna menarik investasi asing di sektor ini. Korea Selatan, di sisi lain, aktif mendorong perusahaan-perusahaan domestiknya untuk terlibat dalam proyek internasional. Hal ini mendorong kolaborasi antar perusahaan yang pada akhirnya membawa keuntungan bagi kedua negara.
Chiquita Quireen menegaskan pentingnya investasi yang mereka lakukan. "Teknologi mutakhir menjadikan hidup kita lebih baik, dan kami sebagai mitra akan mendorong dan membangun Indonesia yang lebih kuat di masa depan," ujarnya. Ia menambahkan bahwa proyek-proyek ini tidak hanya akan membuka lapangan kerja baru, tetapi juga berpotensi mengurangi emisi karbon dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat lokal.
Lee Jae Hyun dari LNG Korea Co., Ltd menjelaskan, "Kami menciptakan energi masa depan untuk pembangunan yang berkelanjutan. Kami mengubah lanskap industri energi berdasarkan teknologi maju yang inovatif." Ia juga menekankan pentingnya teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS) dalam mengurangi dampak lingkungan.
Melangkah Menuju Masa Depan Berkelanjutan
Kerja sama ini menjadi contoh nyata dari upaya konkret untuk mengakselerasi pemanfaatan energi hidro di Indonesia dan mendukung target net zero emissions pada tahun 2060. Ini adalah langkah penting bagi kedua negara dalam memimpin inisiatif global seputar energi bersih.
"Dengan memanfaatkan energi bersih, kita bersama-sama membangun masa depan melalui inovasi berkelanjutan," Lee Jae Hyun menambahkan. Inovasi-inovasi ini akan memungkinkan perubahan signifikan dalam cara kedua negara melihat dan menggunakan sumber daya energi.
Peran Krusial Korea Gas Technology Corporation
Baca JugaPanduan Sederhana Skincare Pria: Langkah Praktis Agar Wajah Sehat Dan Cerah
Executive Vice President Korea Gas Technology Corporation, Song Min Ho, menyatakan bahwa kolaborasi ini akan memberikan manfaat besar dalam hal keamanan pasokan energi. "Kerja sama ini akan meningkatkan kenyamanan dan memastikan pasokan gas yang stabil dan pastinya ramah lingkungan," tegasnya.
Korea Gas Technology Corporation memainkan peran penting dalam sektor impor/ekspor gas alam dan gas minyak cair di Korea Selatan. Mereka berkomitmen untuk memperluas jaringan pasokan gas yang stabil ke seluruh perusahaan gas lokal, yang pada gilirannya akan menumbuhkan sektor energi dan menyokong keseimbangan pembangunan nasional.
Pandangan ke Depan
Menjelang tahun 2025, Chiquita Quireen mengungkapkan optimismenya. "Awal 2025 akan menjadi tahun yang tepat untuk meluncurkan banyak produk dan proyek yang telah dipersiapkan," tuturnya. Ia memastikan bahwa CZI akan terus mendukung inovasi-inovasi yang selaras dengan pengembangan proyek-proyek ramah lingkungan.
Di masa depan, kolaborasi semacam ini diharap dapat terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi sambil tetap menjaga kelestarian lingkungan. Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak akan menjadi kunci untuk menjalankan visi yang telah ditetapkan oleh kedua negara.
"Kami juga meminta dukungan yang berkelanjutan di masa depan, dan kami akan terus melakukan yang terbaik," pungkas Chiquita Quireen, mengisyaratkan bahwa keberhasilan kerja sama ini bergantung pada komitmen berkelanjutan dari semua pihak yang terlibat.
Kerja sama Indonesia dan Korea Selatan dalam sektor energi dan investasi ini bukan sekadar perjanjian ekonomi biasa, melainkan sebuah pergerakan besar menuju era baru energi terbarukan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak negara lain dalam menjalankan inisiatif yang serupa. Dengan menggabungkan kekuatan teknologi dan kebijakan internasional yang solid, kedua negara ini siap untuk memimpin gelombang perubahan menuju masa depan yang hijau dan berkelanjutan.
Herman
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Kisah Cinta yang Terungkap: The Drama Siap Merobek Hari Bahagia di Bioskop
- Kamis, 05 Februari 2026
Menyoroti Warisan Diplomasi Mochtar melalui Film “12 Mile” di Layar Lebar
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026










