JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) terus menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan praktik bisnis berkelanjutan melalui penerapan prinsip environment, social, and governance (ESG). Melalui inisiatif bertajuk “ADHI for ESG”, perusahaan menegaskan tujuan jangka panjangnya sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang digagas pemerintah. Integrasi ESG diyakini tidak hanya memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan sosial, tetapi juga menjadi strategi penting dalam mitigasi risiko, memperkuat reputasi, serta meningkatkan daya saing di tingkat global.
Komitmen ini menjadi wujud tanggung jawab ADHI kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemegang saham, mitra kerja, hingga masyarakat luas. Direktur Utama ADHI Karya, Entus Asnawi Mukhson, menegaskan bahwa sebagai perusahaan konstruksi dan infrastruktur terkemuka, ADHI akan terus berinovasi dalam menjalankan bisnis berkelanjutan.
“Hal ini akan membuka peluang baru untuk ADHI menggarap proyek-proyek hijau, seperti water and waste management, gedung ramah lingkungan, serta pembangunan kawasan permukiman dengan konsep ‘Transit Oriented Development (TOD)’,” ungkapnya.
Baca JugaPanduan Lengkap Rute Dan Tarif Trans Jogja Untuk Mobilitas Masyarakat
Lima Pilar Utama Keberlanjutan ADHI Karya
ADHI menetapkan lima tujuan utama yang menjadi pilar keberlanjutan. Pertama, ecological impact, yaitu memperkuat kesadaran terkait identifikasi dan penilaian risiko lingkungan pada proyek konstruksi untuk mengendalikan potensi biaya tambahan dan risiko finansial. Kedua, product quality and safety, yakni mengelola dampak lingkungan sepanjang siklus hidup bangunan dan infrastruktur melalui desain berkelanjutan sesuai standar global.
Ketiga, employee health and safety, yaitu menciptakan lingkungan kerja aman dan sehat melalui sistem manajemen keselamatan, pelatihan, serta kepatuhan pada regulasi. Keempat, product design and lifecycle management, yakni mengendalikan dan mengurangi konsumsi sumber daya alam selama proses konstruksi. Kelima, business ethics, yakni memperkuat budaya etika, kepatuhan, dan tata kelola perusahaan untuk mitigasi risiko suap dan korupsi.
Struktur dan Tata Kelola Mendukung Implementasi ESG
Dari sisi tata kelola internal, ADHI Karya telah membentuk struktur komprehensif untuk mendukung implementasi ESG, termasuk pembentukan Komite ESG di bawah pengawasan dewan direksi. Struktur ini memastikan setiap inisiatif ESG terintegrasi ke inti bisnis perusahaan dan diterapkan di seluruh lini bisnis.
Selain itu, perusahaan menyusun perencanaan strategis, mengembangkan kebijakan ESG, serta menetapkan manual dan prosedur sebagai panduan pelaksanaan yang terukur. ADHI juga memastikan seluruh inisiatif ESG dapat dievaluasi secara objektif, termasuk menetapkan target pencapaian skor ESG sebagai indikator kinerja yang selaras dengan standar penilaian global.
Upaya ini bertujuan memperkuat transparansi, meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, dan memastikan perbaikan berkelanjutan dalam praktik keberlanjutan perusahaan.
Dampak Positif dan Komitmen Jangka Panjang
ADHI Karya berkomitmen memperluas cakupan inisiatif ESG dan terus berinovasi dalam menghadirkan solusi infrastruktur yang berkelanjutan. Strategi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan pemegang saham, sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, ADHI optimistis mampu memaksimalkan potensi bisnis hijau, menghadirkan gedung dan infrastruktur ramah lingkungan, serta membangun kawasan permukiman yang mendukung mobilitas berkelanjutan. Pendekatan menyeluruh ini menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar proyek, tetapi fondasi strategi bisnis yang integral bagi ADHI.
Melalui ADHI for ESG, perusahaan juga mendorong terciptanya budaya kerja yang aman, sehat, dan inovatif, sekaligus memperkuat tata kelola dan etika bisnis yang transparan. Dengan begitu, ADHI tidak hanya menekankan pada pencapaian finansial semata, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan lingkungan yang melekat pada setiap proyek.
Dengan fondasi ESG yang kokoh, ADHI Karya diharapkan menjadi pemimpin dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. Keseriusan ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis jangka pendek, tetapi juga memastikan kontribusi positif bagi masyarakat dan planet secara berkelanjutan.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
KAI Daop 6 Yogyakarta Operasikan Tujuh Kereta Api Tambahan Sambut Libur Paskah
- Kamis, 02 April 2026
Berita Lainnya
Jadwal KA Bandara YIA Tersedia untuk Semua Penumpang Kamis 2 April 2026
- Kamis, 02 April 2026
BPJS Kesehatan Tekankan Pentingnya Kredensialing Untuk Mutu Layanan JKN
- Kamis, 02 April 2026
Update Jadwal Kapal Pelni KM Sirimau April 2026 Lengkap Rute Timur Indonesia
- Kamis, 02 April 2026












