Jumat, 03 April 2026

Bersama Membangun Energi: Pertamina dan Kementerian PPN/Bappenas dalam Aksi

Bersama Membangun Energi: Pertamina dan Kementerian PPN/Bappenas dalam Aksi

Jakarta - PT Pertamina (Persero) telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kerja sama ini bertujuan untuk merancang transisi energi nasional dan kewilayahan guna memperkuat ketahanan energi Indonesia. PKS ini merupakan lanjutan dari Nota Kesepahaman yang ditandatangani pada Juni 2024, sebagai respon terhadap tantangan global seperti perubahan iklim dan kebutuhan energi yang terus meningkat.

Acara penandatanganan PKS berlangsung di Grha Pertamina pada 17 September 2024, dengan dihadiri oleh A. Salyadi Saputra, Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha Pertamina, serta Vivi Yulaswati, Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas. Acara ini juga disaksikan oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, dan Direktur Sumber Daya Energi Mineral dan Pertambangan Bappenas, Nizhar Marizi.

Vivi Yulaswati menekankan pentingnya ekonomi hijau dalam mendukung pertumbuhan dan pencapaian Net Zero Emission (NZE). Proyeksi dari Bappenas menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan yang rendah karbon dan tahan iklim dapat membantu Indonesia mencapai NZE pada tahun 2060, atau lebih awal. Kemitraan ini dianggap krusial untuk merancang dan melaksanakan kebijakan energi yang efektif demi ketahanan energi nasional.

Baca Juga

Akses Tol Baru Perkuat Daya Tarik dan Investasi Kawasan Paramount Petals

A. Salyadi Saputra menambahkan bahwa kolaborasi ini akan mempercepat pengembangan sektor energi yang sangat penting bagi pertumbuhan perekonomian Indonesia. Ia menekankan komitmen Pertamina untuk memastikan ketersediaan, aksesibilitas, dan keterjangkauan energi, sambil tetap fokus pada keberlanjutan dalam setiap inisiatif.

Henricus Herwin, SVP Strategy & Investment Pertamina, mengungkapkan bahwa transisi energi yang diterapkan Pertamina akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan memperkuat kemampuan Indonesia dalam menghadapi tantangan energi. Pertamina menerapkan strategi pertumbuhan ganda yang menggabungkan penguatan bisnis yang ada dan pengembangan solusi energi rendah karbon.

Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication Pertamina, berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan Indonesia. Usaha ini diarahkan untuk mempercepat pencapaian target NZE pemerintah pada tahun 2060 melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

Sebagai pelopor dalam transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung pencapaian target NZE 2060 dengan melaksanakan program-program yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) serta menerapkan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh operasionalnya.

Redaksi

Redaksi

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kinerja CTRA Meningkat Sepanjang 2025 Pendapatan dan Laba Bersih Tumbuh Signifikan Tahunan

Kinerja CTRA Meningkat Sepanjang 2025 Pendapatan dan Laba Bersih Tumbuh Signifikan Tahunan

BDx Kantongi Pinjaman Rp5,4 Triliun untuk Perluas Infrastruktur Kecerdasan Buatan Regional

BDx Kantongi Pinjaman Rp5,4 Triliun untuk Perluas Infrastruktur Kecerdasan Buatan Regional

Penjualan ACES Naik Tipis Tahun 2025 Namun Laba Bersih Turun Signifikan Tahunan

Penjualan ACES Naik Tipis Tahun 2025 Namun Laba Bersih Turun Signifikan Tahunan

Kolaborasi Hartadinata UNTR Perkuat Rantai Pasok Emas Nasional Terintegrasi Dari Hulu Hilir

Kolaborasi Hartadinata UNTR Perkuat Rantai Pasok Emas Nasional Terintegrasi Dari Hulu Hilir

Panduan Lengkap Rute Dan Tarif Trans Jogja Untuk Mobilitas Masyarakat

Panduan Lengkap Rute Dan Tarif Trans Jogja Untuk Mobilitas Masyarakat