Breaking

CUAN Melesat 5 persen, AMMN Anjlok 4,85 persen pada 17 September

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Jumat, 18 September 2026
CUAN Melesat 5 persen, AMMN Anjlok 4,85 persen pada 17 September
Ilustrasi perdagangan saham LQ45 di Bursa Efek Indonesia dengan perbedaan valuasi berdasarkan PER dan PBV. (sumber foto: NET)

JAKARTA - Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk saham-saham anggota indeks LQ45 pada 17 September 2026 diwarnai pembalikan arah tajam pada sejumlah saham dengan valuasi tinggi.

Total nilai transaksi bursa meningkat menjadi Rp13,9 triliun dari Rp12,3 triliun pada perdagangan sebelumnya.

Investor asing mencatat net beli dalam jumlah relatif kecil, baik dari sisi volume sebesar 53,3 juta saham maupun nilai sebesar Rp160,2 miliar.

Rasio harga berbanding laba atau price earning ratio (PER) menunjukkan berapa kali lipat harga saham dibandingkan dengan laba bersih per sahamnya.

Sementara itu, rasio harga berbanding nilai buku atau price to book value (PBV) membandingkan harga saham dengan nilai aset bersih perusahaan per saham.

Berikut daftar saham LQ45 dengan PER terendah pada perdagangan 17 September 2026:

  • BBTN: harga Rp1.170, PER 3,42, PBV 0,44, perubahan 0,00%
  • INKP: harga Rp8.725, PER 3,59, PBV 0,37, perubahan +1,45%
  • NCKL: harga Rp940, PER 5,11, PBV 1,35, perubahan +2,17%
  • JPFA: harga Rp2.320, PER 5,50, PBV 1,37, perubahan +0,87%
  • AADI: harga Rp12.375, PER 5,69, PBV 1,50, perubahan -0,20%
  • PGAS: harga Rp1.495, PER 5,89, PBV 0,75, perubahan -1,64%
  • ANTM: harga Rp3.280, PER 6,17, PBV 2,11, perubahan +1,86%
  • BBNI: harga Rp3.740, PER 6,48, PBV 0,85, perubahan +0,27%
  • BMRI: harga Rp4.350, PER 6,67, PBV 1,43, perubahan +2,11%
  • INDF: harga Rp7.175, PER 6,67, PBV 0,82, perubahan -0,69%

PT Trimegah Bangun Persada (NCKL) mencatat kenaikan terbesar di kelompok tersebut pada perdagangan 17 September, yakni 2,17%. Posisi berikutnya ditempati PT Bank Mandiri (BMRI) yang menguat 2,11%.

Sementara itu, PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) menjadi penurun terbesar dengan koreksi 1,64%. PT Bank Tabungan Negara (BBTN) tercatat stagnan.

Berikut daftar saham dengan PER tertinggi dari 20 saham gabungan pada perdagangan 17 September 2026:

  • CUAN: harga Rp945, PER 157,50, PBV 17,18, perubahan +5,00%
  • UNTR: harga Rp25.700, PER 50,10, PBV 0,99, perubahan -1,44%
  • GOTO: harga Rp50, PER 50,00, PBV 1,79, perubahan 0,00%
  • INDY: harga Rp2.760, PER 39,43, PBV 0,67, perubahan +2,22%
  • BUMI: harga Rp202, PER 33,67, PBV 2,53, perubahan 0,00%
  • AMMN: harga Rp4.900, PER 32,67, PBV 3,80, perubahan -4,85%
  • MBMA: harga Rp520, PER 27,37, PBV 2,04, perubahan +4,00%
  • DEWA: harga Rp382, PER 22,47, PBV 1,92, perubahan +3,24%
  • BRPT: harga Rp1.610, PER 22,05, PBV 3,47, perubahan +0,63%
  • MDKA: harga Rp2.870, PER 17,94, PBV 4,85, perubahan +0,70%

PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) melesat 5,00% pada perdagangan 17 September, menjadi kenaikan terbesar di antara seluruh 20 saham gabungan.

Sebaliknya, PT Amman Mineral Internasional (AMMN) berbalik anjlok 4,85% setelah menguat pada perdagangan sebelumnya.

PT Merdeka Battery Materials (MBMA) dan PT Darma Henwa (DEWA) juga mencatat penguatan. DEWA sekaligus memulihkan sebagian penurunan tajam pada perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) tetap mencatat status PBV terendah di seluruh 20 saham gabungan, yakni 0,37 kali.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua