Breaking

Kenaikan Harga BBM Jadi Momentum Beralih ke Kendaraan Listrik

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Sabtu, 05 September 2026
Kenaikan Harga BBM Jadi Momentum Beralih ke Kendaraan Listrik
Ilustrasi Kendaraan Listrik (FOTO : NET)

JAKARTA – Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menyita perhatian publik, khususnya para pemilik kendaraan yang mesti merogoh kocek lebih dalam demi mobilitas harian. Situasi ini memicu pertanyaan tentang apakah kenaikan harga BBM dapat menjadi momen yang pas bagi masyarakat untuk berpindah ke kendaraan listrik.

Pemerhati otomotif Yannes Martinus menilai bahwa lonjakan harga BBM yang dipicu oleh dinamika geopolitik dapat menjadi dorongan ekstra dalam mempercepat transisi ke kendaraan listrik (EV). "Kenaikan harga BBM akibat dinamika geopolitik menurut saya dapat menjadi momentum tambahan bagi peralihan ke EV, karena konsumen semakin sensitif terhadap biaya energi dan mulai menghitung pengeluaran kendaraan dalam jangka panjang," ucap Yannes sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menurut Yannes, tingginya harga BBM membuat publik makin memperhitungkan biaya operasional kendaraan harian mereka. Walau demikian, keadaan tersebut tidak serta-merta memicu gelombang kepindahan massal ke kendaraan listrik secara mendadak.

"Tetapi efeknya tidak otomatis menghasilkan migrasi besar-besaran. Harga pembelian awal EV masih menjadi pertimbangan utama, terutama bagi kelas menengah yang sangat sensitif dan bergantung pada pembiayaan. Karena itu respons pasar kemungkinan tetap berbeda antarsegmennya," kata Yannes sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Yannes juga menyampaikan bahwa efek dari kenaikan harga BBM pada daya tarik kendaraan listrik bakal lebih dominan dirasakan oleh para pengguna dengan jarak tempuh harian yang jauh. Pengendara berintabilitas tinggi memegang potensi penghematan dana energi yang jauh lebih besar lantaran kendaraan dipakai lebih intensif.

"Pengguna dengan jarak tempuh tinggi, perusahaan atau fleet, ojol, pengemudi taxi online, dan armada operasional mempunyai alasan ekonomi lebih kuat untuk beralih karena penghematan energi dapat terakumulasi lebih cepat," kata Yannes sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Oleh sebab itu, kenaikan harga BBM dapat dijadikan sebagai pertimbangan finansial ekstra bagi kalangan korporasi maupun pengendara yang mengandalkan fleksibilitas mobilitas tinggi. Di sisi lain, bagi warga dengan tingkat pemakaian kendaraan yang cenderung rendah, keputusan berpindah ke kendaraan listrik tetap bergantung pada harga jual kendaraan, daya beli, serta kebutuhan harian masing-masing.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua