Breaking

Won Korea Selatan Menguat 0,69 Persen terhadap Dolar AS

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Senin, 31 Agustus 2026
Won Korea Selatan Menguat 0,69 Persen terhadap Dolar AS
Ilustrasi Indeks KOSPI menguat 0,46 persen ke level 6.820,02 pada perdagangan Senin (31/8). (sumber foto: NET)

JAKARTA – Bursa saham Korea Selatan menguat pada perdagangan Senin (31 Agustus 2026), didorong kenaikan saham semikonduktor. Investor menanti data perdagangan Agustus yang akan dirilis Selasa (1 September 2026).

Indeks KOSPI ditutup naik 31,14 poin atau 0,46 persen ke 6.820,02. Penguatan terutama ditopang saham teknologi dan semikonduktor.

Saham Samsung Electronics naik 1,17 persen, SK Hynix menguat 1,27 persen, dan LG Energy Solution bertambah 2,16 persen.

Sektor otomotif juga menguat. Hyundai Motor naik 1 persen, Kia Corp 2,34 persen, POSCO Holdings 0,30 persen, dan Samsung BioLogics 2,15 persen.

Namun, penguatan pasar masih tertahan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan bank sentral AS masih memiliki pekerjaan untuk memastikan inflasi menuju target 2 persen, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Investor menunggu data ekspor dan impor Korea Selatan untuk Agustus sebagai indikator kondisi perdagangan dan kinerja semikonduktor.

Di pasar valuta asing, won Korea Selatan menguat 0,69 persen menjadi 1.370,1 per dolar AS di pasar domestik, dan 0,5 persen menjadi 1.370,2 di perdagangan offshore. Sepanjang 2026, won telah menguat 5,1 persen terhadap dolar AS.

Imbal hasil obligasi pemerintah Korea Selatan juga naik. Tenor tiga tahun bertambah 2,4 basis poin ke 3,822 persen, sedangkan tenor 10 tahun naik 3,9 basis poin ke 4,313 persen.

Meski indeks menguat, investor asing mencatat net sell saham Korea Selatan senilai 639,8 miliar won. Sepanjang tahun berjalan, KOSPI sudah naik 61,84 persen.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua