Breaking

Tim Curry, Bintang The Rocky Horror Picture Show, Meninggal di Usia 80

RE
Kamis, 27 Agustus 2026
Tim Curry, Bintang The Rocky Horror Picture Show, Meninggal di Usia 80

TEROPONGBISNIS.ID — Kabar kepergian Curry mengejutkan industri hiburan global. Sepanjang kariernya, ia telah tampil di berbagai produksi film, teater, dan televisi, dengan kemampuan akting yang kerap menghadirkan karakter antagonis yang kuat. Selain tiga kali dinominasikan dalam ajang Tony Awards untuk peran-perannya di Broadway, ia juga dikenal luas sebagai pengisi suara di sejumlah film animasi.

Karier Panjang dari Panggung London hingga Hollywood

Nama Curry melambung setelah membintangi The Rocky Horror Show, musikal rock yang pertama kali dipentaskan di Royal Court Theatre, London, pada 1973. Kesuksesan di atas panggung membawanya ke Broadway dan kemudian ke layar lebar dalam adaptasi film tahun 1975.

Dalam film tersebut, ia beradu peran dengan Barry Bostwick, Meat Loaf, dan Susan Sarandon. Penampilannya sebagai ilmuwan lintas busana dengan riasan mata mencolok dan kostum korset hitam menjadi ikonik hingga kini. Dalam salah satu adegan, ia menyanyikan lagu yang menggambarkan karakternya sebagai "sweet transvestite from transsexual Transylvania".

Meski sempat ragu karena takut terpatok pada satu peran, Curry mengakui daya tarik naskah tersebut. "Saat saya membacanya, saya pikir ini sangat cerdas dan lucu," ujarnya dalam sebuah wawancara televisi tahun 1975. Ia menambahkan, "Saya ragu karena jika berhasil, akan sulit untuk melepaskan diri dari bayang-bayang peran itu. Tapi, saya selalu berpikir sebuah peran tidak layak dimainkan jika tidak mengambil risiko."

Dari Horor Stephen King hingga Kisah Mata-mata Perang Dingin

Karier Curry tidak berhenti di Rocky Horror. Pada 1990, ia tampil sebagai Pennywise, monster pembunuh anak-anak dalam miniseri It, adaptasi novel horor Stephen King. Di tahun yang sama, ia berperan sebagai perwira medis Soviet dalam film The Hunt for Red October yang diangkat dari novel Tom Clancy.

Tiga tahun berselang, ia memerankan Kardinal Richelieu yang licik dalam film petualangan The Three Musketeers bersama Kiefer Sutherland, Charlie Sheen, dan Chris O'Donnell. Sutherland mengenang mendiang rekannya sebagai sosok yang menyenangkan. "Tim Curry adalah seseorang yang sangat saya sayangi, dia adalah orang yang saya sukai untuk bekerja sama, dan saya sangat beruntung memiliki kenangan ini," kata Sutherland dalam sebuah pernyataan.

Kiprah di Panggung dan Suara Khas

Banyak kritikus menilai penampilan terbaik Curry justru terjadi di atas panggung teater. Nominasi Tony pertamanya diraih pada 1981 untuk peran utama dalam drama Amadeus. Ia kembali meraih nominasi pada 1993 untuk musikal My Favorite Year dan pada 2005 untuk perannya sebagai Raja Arthur dalam musikal Monty Python's Spamalot.

Selain akting, Curry juga memiliki suara bariton yang khas sehingga banyak dibutuhkan untuk sulih suara. Ia pernah memenangkan Daytime Emmy Award pada 1991 untuk karyanya di serial animasi Peter Pan and the Pirates.

Menurunnya Kesehatan dan Jejak Akhir

Kesehatan Curry mulai menurun pada 2011 saat ia mundur dari sebuah produksi teater di Inggris. Dua tahun kemudian, agennya mengonfirmasi bahwa Curry menderita stroke dan sedang dalam masa pemulihan. Sejak saat itu, ia menggunakan kursi roda dan mengurangi aktivitasnya. Meski begitu, pada 2024 ia sempat kembali tampil di layar lebar dalam film horor Stream.

Sepanjang hidupnya, Curry tidak pernah menikah dan tidak memiliki anak. Ia juga dikenal sebagai komposer dan penyanyi yang sempat membentuk band rock serta merilis beberapa album.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua