Breaking

Grup Djarum Masuk BTEL Lewat Protelindo, Kepemilikan 4,84 Miliar Lembar Saham

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Rabu, 26 Agustus 2026
Grup Djarum Masuk BTEL Lewat Protelindo, Kepemilikan 4,84 Miliar Lembar Saham
Ilustrasi Grup Djarum melalui Protelindo kini memiliki 4,84 miliar lembar saham PT Bakrie Telecom Tbk. (sumber foto: NET)

JAKARTA - PT Profesional Telekomunikasi Indonesia, perusahaan yang dikendalikan oleh Grup Djarum melalui PT Sarana Menara Telekomunikasi Tbk, kini menjadi pemegang 10,86% saham PT Bakrie Telecom Tbk.

Wakil Direktur Utama Protelindo, Anita Anwar, mengatakan perseroan saat ini telah memiliki 4,84 miliar lembar saham BTEL. Sebelumnya, Protelindo tidak memiliki selembar pun saham BTEL.

Dalam keterangan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan pada Senin 24 Agustus, Protelindo telah menegaskan perolehan saham itu sebagai hasil kepemilikan Obligasi Wajib Konversi di BTEL.

"Kepemilikan saham tersebut tidak bersifat material terhadap kegiatan usaha maupun kondisi keuangan perseroan," kata Anita, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sebagai catatan, konversi obligasi menjadi saham BTEL merupakan tindak lanjut atas putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, terkait gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sementara yang dihadapi oleh BTEL pada 10 November 2014.

Dengan posisi harga saham BTEL yang saat ini stagnan pada level Rp 50 per lembar, kepemilikan saham Grup Djarum di emiten milik Grup Bakrie ini setara Rp 242,33 miliar.

Saham BTEL telah terkena suspensi perdagangan dari BEI sejak 2013. Selain itu, BEI juga sejumlah notasi khusus terkait kepatuhan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya sebagai perusahaan tercatat.

Mayoritas saham BTEL saat ini berada di bawah kendali PT Bakrie Global Ventura, dengan penerima manfaat akhir kepemilikan saham adalah Anindya Novyan Bakrie. Sementara itu investor publik secara agregat memiliki 49,65% saham.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua