Pergerakan IHSG Fluktuatif dengan Mayoritas Saham Terkoreksi
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,69% ke 6.365,37 pada perdagangan Senin (10/8/2026), meski sempat dibuka di zona hijau. Sepanjang sesi, indeks bergerak fluktuatif di rentang 6.362–6.462.
Sebanyak 329 saham terkoreksi, 287 saham menguat, dan 180 stagnan. Menariknya, meski IHSG melemah, investor asing tetap mencatatkan net buy Rp829,7 miliar di seluruh pasar, dengan akumulasi kuat pada sejumlah saham unggulan.
Saham Net Buy Asing Terbesar
- DSSA: Rp1,4 triliun
- BNBR: Rp374,38 miliar
- BBCA: Rp75,1 miliar
- BBNI: Rp23,59 miliar
- MDKA: Rp73,8 miliar
- TINS: Rp73,77 miliar
- PSAB: Rp45,79 miliar
- AMRT: Rp31,78 miliar
- ESSA: Rp18,99 miliar
- ICBP: Rp14,52 miliar
Saham Net Sell Asing Terbesar
- TPIA: Rp369,59 miliar
- BMRI: Rp296,45 miliar
- TLKM: Rp127,12 miliar
- ASII: Rp92,25 miliar
- BBRI: Rp57,9 miliar
- BRPT: Rp49,97 miliar
- ANTM: Rp44,05 miliar
- CPIN: Rp39,32 miliar
- HRTA: Rp16,75 miliar
- PTRO: Rp16,55 miliar
Kondisi ini menunjukkan bahwa meski IHSG terkoreksi, arus dana asing masih positif, dengan fokus akumulasi pada saham energi, tambang, dan perbankan tertentu, sementara sejumlah big caps justru dilepas.