Breaking

Commerzbank Memangkas Prakiraan EUR USD Dua Sen Akibat Risiko Dolar

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Jumat, 07 Agustus 2026
Commerzbank Memangkas Prakiraan EUR USD Dua Sen Akibat Risiko Dolar
Ilustrasi Risiko Dolar (FOTO : NET)

JAKARTA – Berkurangnya ekspektasi terhadap pengetatan Federal Reserve (The Fed) telah membantu EUR/USD naik, namun Michael Pfister dari Commerzbank mempertanyakan alasan di balik pergerakan ini. Ia menegaskan ketiadaan panduan ke depan dari Kevin Warsh tidak menutup kemungkinan kenaikan suku bunga, sementara data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dapat menggeser ekspektasi kembali ke arah kebijakan yang lebih ketat.

Commerzbank memangkas prakiraan EUR/USD sebesar dua sen di seluruh horizon waktunya seiring meningkatnya risiko kenaikan suku bunga Dolar yang dipersepsikan.

“Sejak pertemuan The Fed pekan lalu, ekspektasi kenaikan suku bunga telah berkurang. Jika sebelumnya pasar memperhitungkan pengetatan sekitar 44 basis poin hingga akhir tahun, kini ekspektasinya turun menjadi ‘hanya’ 33 basis poin. Perubahan ini kemungkinan menjadi salah satu alasan utama EUR/USD kembali menguat belakangan ini,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

“Poin utamanya adalah bahwa ketiadaan panduan ke depan bukan berarti perubahan suku bunga tidak akan terjadi. Artinya, setiap perubahan tidak lagi akan dikomunikasikan sebelumnya. Kondisi ini mengalihkan perhatian pasar ke keputusan The Fed itu sendiri dan membuat data ekonomi menjadi semakin penting,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

“Data pasar tenaga kerja hari ini dapat memberikan sinyal awal mengenai arah kebijakan moneter selanjutnya. Para ekonom kami memprakirakan terciptanya 100.000 lapangan kerja baru, lebih tinggi dibandingkan konsensus Bloomberg saat ini sebesar 80.000. Namun, reaksi Dolar AS tidak hanya akan ditentukan oleh angka utama, tetapi juga oleh besarnya revisi data bulan-bulan sebelumnya dan perkembangan tingkat pengangguran,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"Jika data hari ini lebih positif dari yang diprakirakan, ini akan sangat mengindikasikan kemungkinan kenaikan suku bunga. Meskipun kami masih tidak percaya bahwa The Fed pada akhirnya berniat mengambil langkah ini, pasar kemungkinan tidak akan terhalang untuk terus bertaruh pada kenaikan suku bunga. Ini adalah salah satu alasan utama mengapa kami merevisi prakiraan EUR/USD turun dua sen di seluruh horizon prakiraan kami minggu ini," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"Ini karena, meskipun kami belum menyesuaikan prakiraan The Fed kami, risiko kenaikan suku bunga jelas meningkat dalam beberapa pekan terakhir," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua