Breaking

Prakiraan GBP/USD: Bias Bearish Bertahan Jelang Kebijakan Fed dan BoE

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Rabu, 29 Juli 2026
Prakiraan GBP/USD: Bias Bearish Bertahan Jelang Kebijakan Fed dan BoE
Ilustrasi pound inggris (FOTO: NET)

JAKARTA – Pound Inggris (GBP) menguat tipis ke kisaran 1,3300 terhadap Dolar AS (USD) pada perdagangan sesi Eropa hari Rabu. Pasangan mata uang GBP/USD ini bergerak naik secara perlahan seiring melemahnya Dolar AS menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) pada pukul 18:00 GMT (Kamis, 01:00 WIB).

Pada perdagangan sesi Eropa, Indeks Dolar AS (DXY) yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama bergerak sedikit lebih rendah mendekati level 101,30.

Para investor mencermati keputusan suku bunga The Fed di tengah keraguan pelaku pasar bahwa bank sentral akan kembali menahan suku bunga. Alat CME FedWatch menunjukkan peluang sebesar 69,5% bahwa The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah di kisaran 3,50%-3,75%. Dalam empat pertemuan kebijakan terakhir, The Fed tidak melakukan penyesuaian kebijakan moneter dan menjaga suku bunga tetap stabil.

Pasar keuangan juga akan berfokus pada pernyataan kebijakan moneter serta konferensi pers Ketua The Fed, Kevin Warsh, guna memperoleh petunjuk baru terkait inflasi dan prospek ekonomi menyusul agresi militer yang masih berlangsung di Timur Tengah.

Pada hari Kamis, perhatian para investor akan tertuju pada pengumuman kebijakan moneter Bank of England (BoE). BoE diproyeksikan bakal mempertahankan suku bunga tetap di 3,75% dengan mayoritas suara 7-2.

Analis di Rabobank menyatakan dalam sebuah catatan bahwa, "untuk saat ini, pasar memprakirakan kebijakan yang stabil dari MPC," meskipun "para penentang yang hawkish akan terus membuat pasar memperdebatkan risiko pengetatan kebijakan dari BoE" sebagaimana dilansir dari berita sumber. Mereka menilai perdebatan ini kemungkinan tidak akan berujung pada tindakan dalam waktu dekat mengingat "latar belakang indikator-indikator aktivitas yang lemah dan ketidakpastian mengenai anggaran musim gugur," lalu menyimpulkan bahwa RaboResearch "memprakirakan kebijakan yang stabil hingga akhir tahun" sebagaimana dilansir dari berita sumber.

GBP/USD diperdagangkan sedikit lebih tinggi di sekitar 1,3300, namun tetap mempertahankan bias bearish jangka pendek karena bertahan di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20 hari di 1,3353 serta di bawah garis tren resistance menurun di sekitar 1,3489.

Relative Strength Index (14) berada di dekat 44 yang mengisyaratkan momentum ke atas masih lesu dan mengindikasikan bahwa rebound terbaru masih bersifat korektif selama pasangan mata uang ini diperdagangkan di bawah penghalang teknis.

Para ahli strategi di Scotiabank turut menggambarkan latar belakang teknis jangka pendek untuk GBP/USD sebagai "bearish," seraya mencatat bahwa "RSI bergerak lebih jauh ke wilayah bearish dan mengancam penurunan di bawah 40" sebagaimana dilansir dari berita sumber. Mereka menyoroti bahwa "kisaran lokal dibatasi antara level terendah akhir Juni di pertengahan 1,31-an dan level tertinggi pertengahan Juli di pertengahan 1,35-an," dengan "support jangka pendek di 1,3250" dan "resistance jangka pendek di 1,3350" di mana konfigurasi ini menegaskan pasar tetap rentan dalam kisaran yang ditentukan saat indikator-indikator momentum terus memburuk sebagaimana dilansir dari berita sumb

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua