BREN Realisasikan Buyback 6,7 Juta Saham hingga Juni 2026

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 09 Juli 2026
BREN Realisasikan Buyback 6,7 Juta Saham hingga Juni 2026
ILUSTRASI, PT Barito Renewables Energy (BREN) berhasil buyback 6,7 juta saham hingga Juni 2026. (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatatkan realisasi program pembelian kembali atau buyback saham dengan total mencapai 6,7 juta lembar hingga periode akhir semester I-2026. Keseluruhan dari saham yang telah dibeli kembali tersebut saat ini statusnya masih disimpan sebagai saham tresuri.

Merujuk pada laporan perkembangan mengenai pengalihan kembali saham hasil buyback per tanggal 30 Juni 2026 yang dipublikasikan pada hari Kamis (9/7), emiten berkode BREN ini telah mengeksekusi pembelian kembali saham tersebut melalui dua tahapan utama selama rentang waktu tahun 2025 hingga 2026.

Tahap awal pengerjaan dijalankan dengan mengacu pada keterbukaan informasi yang dirilis pada tanggal 21 Agustus 2023. Proses buyback tahap pertama ini diselesaikan pada tanggal 23 Juli 2025, di mana perusahaan menyerap sebanyak 6 juta lembar saham dengan patokan harga rata-hari pembelian sebesar Rp 5.357,44 per saham.

Selanjutnya, pihak BREN melangsungkan kembali aksi korporasi buyback tahap kedua dengan berpedoman pada keterbukaan informasi yang dikeluarkan pada 3 Maret 2026. 

Program lanjutan ini berhasil dituntaskan pada tanggal 1 April 2026 dengan perolehan sebanyak 700.000 lembar saham pada tingkat harga rata-rata Rp 8.026,34 per saham.

Melalui rentetan aksi tersebut, akumulasi saham hasil buyback yang saat ini berada di tangan BREN genap menyentuh angka 6,7 juta lembar saham. 

Tercatat hingga posisi tanggal 30 Juni 2026, korporasi masih belum melakukan tindakan pengalihan ataupun penjualan kembali ke publik atas saham tresuri yang dimiliki tersebut.

Pada penutupan sesi pertama perdagangan di hari Kamis (9/7/2026), posisi saham BREN berada di level Rp 3.250 per lembar saham. Jika dihitung sepanjang tahun berjalan ini, pergerakan saham dari emiten milik taipan Prajogo Pangestu tersebut mengalami penurunan sebesar 66,49%.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua