Breaking

Anak Usaha United Tractors Sepakati Pinjaman 70 Juta Dolar AS

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 25 Juni 2026
Anak Usaha United Tractors Sepakati Pinjaman 70 Juta Dolar AS
ILUSTRASI, Alat Berat UNTR (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – PT United Tractors Tbk (UNTR) mengabarkan adanya transaksi afiliasi yang berjalan di antara dua anak perusahaan mereka, yakni PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) dan PT Agincourt Resources (PTAR). Perjanjian pinjaman tersebut telah disepakati serta ditandatangani oleh kedua pihak pada 22 Juni 2026.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber melalui keterbukaan informasi BEI pada Rabu (24/6/2026), DTN memberikan fasilitas kredit bergulir kepada PTAR dengan nilai tertinggi mencapai USD70 juta. Kucuran dana ini nantinya akan dipergunakan oleh PTAR untuk mendukung kebutuhan umum operasional perusahaan mereka.

Tingkat bunga untuk pinjaman ini disepakati sebesar 1,15 persen per tahun, yang akan berlaku mulai dari tanggal penandatanganan kontrak hingga 16 Juni 2029.

Corporate Secretary UNTR Ari Setiyawan menjelaskan bahwa dari sudut pandang komersial, DTN bakal memperoleh margin keuntungan yang lebih optimal dengan menyalurkan pembiayaan ini kepada PTAR ketimbang mengendapkan dana tunai mereka di bank melalui instrumen suku bunga deposito perbankan yang tersedia saat ini.

Selain itu, lewat perolehan pendanaan dari DTN tersebut, PTAR bisa mengakses fasilitas kredit dengan jangka waktu serta mekanisme yang jauh lebih praktis.

PTAR pun mendapatkan syarat dan ketentuan yang lebih fleksibel dibandingkan apabila harus mengajukan pinjaman kepada pihak ketiga, dengan tetap mengedepankan prinsip kewajaran.

Mengenai transaksi tersebut, Ari menyampaikan bahwa Dewan Komisaris bersama Direksi UNTR menegaskan sepanjang sepengetahuannya, perusahaan sudah memaparkan seluruh informasi yang wajib dipublikasikan kepada masyarakat dan tidak terdapat fakta material yang disembunyikan atau dihilangkan, sehingga memicu informasi yang disampaikan terkait transaksi tersebut menjadi tidak benar dan/atau menyesatkan.

"Perseroan telah memenuhi prosedurnya untuk memastikan bahwa transaksi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum," katanya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua