Breaking

WSKT Dapatkan Kontrak Baru Tol Yogyakarta-Bawen Rp2,1 Triliun

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 24 Juni 2026
WSKT Dapatkan Kontrak Baru Tol Yogyakarta-Bawen Rp2,1 Triliun
ILUSTRASI, Waskita Karya (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – Emiten konstruksi pelat merah, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) resmi meraih kontrak baru untuk menggarap proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 3 senilai Rp2,1 triliun. Perseroan melalui Kerja Sama Operasi (KSO) PP-Waskita-WIKA bakal mengerjakan konstruksi jalan sepanjang 8,1 kilometer (km) yang berlokasi di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko menyampaikan bahwa kontrak baru tersebut mencakup pengadaan jasa layanan konstruksi Simpang Susun (SS) Magelang hingga SS Borobudur.

Adapun, lingkup pekerjaan emiten BUMN Karya ini meliputi pembangunan trase utama, trase akses Magelang, simpang susun, jembatan penyeberangan orang (JPO), terowongan bawah tanah, hingga pelat beton. “Proyek ini sangat penting untuk mempercepat mobilitas sekaligus mendorong peningkatan sektor pariwisata,” ujar Ari dalam siaran pers, Selasa (23/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sebagai informasi, megaproyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen secara total dirancang memiliki panjang mencapai 75,12 km yang menghubungkan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Kabupaten Semarang.

Apabila seluruh seksi jalan tol ini telah beroperasi penuh, waktu tempuh perjalanan darat Yogyakarta – Semarang diproyeksikan terpangkas signifikan dari semula 3 – 4 jam menjadi hanya sekitar 1 jam.

Ari menambahkan bahwa kehadiran infrastruktur tersebut juga ditargetkan dapat mengurai kepadatan volume kendaraan di jalur arteri utama, sekaligus mempermudah pergerakan armada logistik.

Dalam proses konstruksinya, WSKT bakal menerapkan inovasi digital dan teknis seperti metode curing automatic untuk menjaga kualitas beton, serta alat deflection warning system untuk memonitor pergerakan bekisting.

Guna memitigasi risiko gangguan lalu lintas di zona aktif, perseroan mengimplementasikan traffic management plan (TMP), optimalisasi jalur detour, hingga penggunaan alat otomatis Roboflagman.

Manajemen turut berkomitmen untuk menyelesaikan pengerjaan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini secara tepat waktu dengan mengutamakan aspek keselamatan dan mutu infrastruktur.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua