Breaking

ACES hingga ANTM, Berikut Daftar 8 Saham yang Bagikan Dividen Tunai

AK
Akbar

Editor: Mazroh Atul Jannah

Senin, 22 Juni 2026
ACES hingga ANTM, Berikut Daftar 8 Saham yang Bagikan Dividen Tunai
Ilustrasi: Saham ANTM termasuk dalam daftar delapan emiten yang membagikan dividen tunai pada 19 Juni 2026. (Foto: NET)

JAKARTA – Investor yang mengincar dividen tunai masih memiliki peluang untuk membeli sejumlah saham yang memasuki periode cum date di pasar reguler dan negosiasi pada Jumat, 19 Juni 2026. Berdasarkan jadwal Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat delapan emiten yang memasuki periode tersebut.

Agar berhak menerima dividen, investor wajib memiliki saham bersangkutan paling lambat pada tanggal cum dividen. Selanjutnya, saham akan memasuki periode ex date pada 22 Juni 2026, dengan jadwal pembayaran dividen yang bervariasi bagi setiap emiten.

Berikut adalah daftar saham yang memasuki periode cum dividen pada 19 Juni 2026:

  1. PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES): Dividen Rp32,01 per saham dengan harga Rp372 dan dividend yield 8,61 persen.
  2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Dividen Rp209,99 per saham dengan harga Rp3.170 dan dividend yield 6,62 persen.
  3. PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI): Dividen Rp5,70 per saham dengan harga Rp424 dan dividend yield 1,34 persen.
  4. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI): Dividen Rp1,50 per saham dengan harga Rp114 dan dividend yield 1,32 persen.
  5. PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Dividen US$0,015 per saham dengan harga Rp9.700 dan estimasi dividend yield ±2,5 persen.
  6. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC): Dividen Rp86,6901 per saham dengan harga Rp1.235 dan dividend yield 7,02 persen.
  7. PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR): Dividen Rp1,86 per saham dengan harga Rp125 dan dividend yield 1,49 persen.
  8. PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI): Dividen Rp371 per saham dengan harga Rp6.275 dan dividend yield 5,91 persen.

Yield dihitung berdasarkan harga penutupan 18 Juni 2026. Untuk BYAN, dividen dalam dolar AS menggunakan estimasi kurs sekitar Rp16.200 per dolar AS.

Investor diingatkan bahwa meski dividend yield menjadi pertimbangan utama, fundamental perusahaan serta potensi penyesuaian harga saham pasca-ex dividen tetap harus diperhatikan. Harga saham umumnya akan mengalami koreksi sebesar nilai dividen yang dibagikan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua