Breaking

PSAT Targetkan Ekspansi dan Tambah Armada Kapal pada Tahun 2026

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 19 Juni 2026
PSAT Targetkan Ekspansi dan Tambah Armada Kapal pada Tahun 2026
ILUSTRASI, PT Pancaran Samudera Transport Tbk (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – Perusahaan pelayaran jasa transportasi laut, PT Pancaran Samudera Transport Tbk. (PSAT) membidik akselerasi bisnis untuk tahun buku 2026. Rencana strategis tersebut bakal ditempuh lewat diversifikasi komoditas angkutan, penambahan rute pengiriman, hingga menggaet mitra-mitra baru.

Direktur Keuangan PSAT Wendi Arifin memaparkan bahwa perseroan berkomitmen memperkuat pondasi bisnis di tengah fluktuasi pasar pelayaran serta industri tambang. Upaya ini diwujudkan lewat optimalisasi daya angkut armada kapal dan efisiensi di pos operasional.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, Wendi dalam keterangan resminya pada Kamis (18/6/2026) menyatakan, “Pada tahun 2026, perseroan akan memperkuat pertumbuhan melalui diversifikasi komoditas, wilayah pengiriman, dan pengembangan kerja sama dengan pelanggan baru,”

Bukan cuma melebarkan pangsa pasar, PSAT senantiasa memprioritaskan peningkatan kualitas pelayanan melalui penerapan customer relationship management (CRM), digitalisasi sistem, efisiensi sumber daya, hingga penegakan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG).

Langkah tersebut digulirkan usai emiten transportasi ini menorehkan pendapatan usaha sebesar Rp1,07 triliun di sepanjang tahun 2025. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 9,9% jika diadu dengan perolehan tahun 2024 yang senilai Rp980 miar.

Laju pertumbuhan omzet tersebut membuktikan bahwa tingkat permintaan untuk jasa logistik komoditas, khususnya di sektor energi dan pertambangan, masih solid di tengah ketidakpastian iklim ekonomi baik secara global maupun dalam negeri.

Kendati demikian, performa laba bersih Pancaran Samudera Transport justru merosot secara signifikan menjadi Rp23 miliar pada tahun 2025, berbanding terbalik dari raihan periode tahun sebelumnya yang mencatatkan Rp242 miliar.

Koreksi tajam pada laba bersih ini diakibatkan oleh membengkaknya ongkos operasional, utamanya karena lonjakan harga bahan bakar serta kebijakan sewa kapal jangka pendek demi menjaga kontinuitas pelayanan kepada para pelanggan.

Berdasarkan penjelasan Wendi, opsi pemanfaatan kapal sewa merupakan bagian dari strategi operasional perseroan guna memastikan roda bisnis tetap berjalan sekaligus merawat relasi jangka panjang dengan konsumen.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, ia menambahkan, “Manajemen memandang langkah tersebut sebagai investasi operasional yang diperlukan untuk menjaga stabilitas layanan, mempertahankan hubungan dengan pelanggan, serta memastikan kesiapan Perseroan dalam menangkap peluang pertumbuhan di masa mendatang,”

Sembari mengejar target ekspansi, akumulasi nilai aset PSAT terkerek naik 12% hingga mencapai Rp1,69 triliun pada pengujung tahun 2025, dari posisi sebelumnya senilai Rp1,50 triliun pada tahun lalu.

Kenaikan total aset ini utamanya disumbang oleh investasi pada aset tetap berupa kapal guna memperkokoh kesiapan armada serta mendongkrak kapasitas operasional perseroan.

Di sisi lain, perusahaan juga telah mempergunakan sebagian besar dana segar yang diperoleh dari aksi penawaran umum perdana saham (IPO). 

Dana tersebut disalurkan untuk membiayai akuisisi kapal melalui anak usahanya, PT Pancaran Karya Shipping, dengan nilai Rp175 miliar, pengeluaran bahan bakar operasional Rp18,27 miliar, serta pemenuhan biaya emisi IPO sebesar Rp6,84 miliar.

Hingga saat ini, PSAT mengoperasikan armada yang terdiri dari 30 unit kapal tongkang, 35 unit kapal tunda (tugboat), serta 4 unit kapal curah (bulk carrier) guna melayani 38 wilayah operasional di seluruh Indonesia.

Di samping itu, perseroan turut mengelola unit usaha pembuatan, perbaikan, sekaligus perawatan kapal lewat entitas anak usahanya, PT Pancaran Samudera Shipyard.

Melalui bekal penguatan jumlah armada, digitalisasi pada manajemen operasional, dan perluasan jangkauan pasar, manajemen menaruh optimisme tinggi untuk mengawal pertumbuhan berkelanjutan sekaligus mendongkrak profitabilitas pada tahun-tahun mendatang.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua