Breaking

B. Braun Indonesia Produksi Alat Medis Compactplus di Cikampek

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 11 Juni 2026
B. Braun Indonesia Produksi Alat Medis Compactplus di Cikampek
ILUSTRASI, B. Braun Indonesia (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – Digitalisasi pada sektor pelayanan kesehatan mendorong peningkatan kebutuhan fasilitas rumah sakit terhadap peralatan medis yang semakin terintegrasi, presisi, serta mampu menjamin keselamatan pasien. Di tengah dinamika peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat nasional, sektor industri alat kesehatan pun terus dipacu untuk memperkuat basis produksi di dalam negeri demi menekan angka ketergantungan pada produk impor sekaligus mempercepat penyerapan teknologi medis modern.

Sejalan dengan perkembangan tren tersebut, B. Braun Indonesia merealisasikan produksi perangkat seri Compactplus di dalam fasilitas pabrik mereka yang bertempat di Cikampek, Karawang, Jawa Barat. 

Kehadiran lini produk seri ini dirancang secara khusus untuk menyokong proses pemberian terapi infus agar berjalan dengan lebih aman, akurat, serta mampu terkoneksi secara langsung dengan sistem digital di rumah sakit.

Langkah yang diambil oleh korporasi teknologi medis terkemuka asal Jerman ini merupakan wujud nyata dari komitmen mereka dalam menghadirkan teknologi kesehatan berkualifikasi standar global yang dipadukan secara optimal bersama keandalan kapasitas produksi lokal.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Indonesia merupakan pasar prioritas bagi B. Braun. Kehadiran Compactplus produksi lokal ini transfer teknologi global kami mendukung digitalisasi rumah sakit di Indonesia," ujar Presiden Direktur B. Braun Indonesia, Rainer Ruppel dalam keterangan resminya, Rabu (9/6).

Keunggulan utama yang ditawarkan oleh seri Compactplus ini terletak pada ketersediaan fitur Drug Library yang berperan krusial dalam mengawal presisi pemberian dosis obat melalui mekanisme sistem digital terintegrasi.

Selain itu, instrumen medis ini juga dirancang untuk mendukung interkoneksi dengan electronic medical record (EMR) melalui integrasi platform OneViewPlus. Lewat implementasi teknologi modern tersebut, para tenaga medis dapat memantau jalannya terapi pasien secara real time, melakukan proses dokumentasi data secara otomatis, hingga memperbarui rekam medis jarak jauh tanpa mengganggu jalannya perawatan aktif pasien.

Seluruh rekaman data terapi pun dapat ditransmisikan secara otomatis, yang pada akhirnya sangat membantu kelancaran koordinasi serta sistem pemantauan yang jauh lebih aman. 

Hingga saat ini, seri Compactplus telah berhasil mencatatkan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40% hingga 46%. Perolehan angka pencapaian tersebut telah resmi melampaui regulasi batas minimal yang ditetapkan oleh pihak pemerintah.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua