Breaking

Kementerian PU Tekankan Pentingnya Implementasi Dekarbonisasi di Sektor Konstruksi

RE
Redaksi

Editor: Sutomo

Selasa, 09 Juni 2026
Kementerian PU Tekankan Pentingnya Implementasi Dekarbonisasi di Sektor Konstruksi

Jakarta, 04 Juni 2026 - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) menyelenggarakan seminar bertema “Lestarikan Alam Indonesia, Wariskan Hijau untuk Masa Depan” pada Kamis (04/06) di ADHI Tower, Jakarta. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait penerapan konstruksi berkelanjutan sekaligus mendorong peningkatan kompetensi insan ADHI dalam menjalankan program lingkungan, baik di lingkungan kantor maupun proyek.

Pada Seminar ini menghadirkan Direktur Operasi II ADHI, Yan Arianto, serta Direktur Keselamatan dan Keberlanjutan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, Disaintina Ari Susanti sebagai narasumber. Acara turut dihadiri Forum QHSE BUMN, jajaran manajemen proyek, serta para praktisi Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) dari berbagai unit kerja internal ADHI.

Dalam pemaparannya, Disaintina Ari Susanti menekankan pentingnya implementasi kebijakan dekarbonisasi dalam sektor konstruksi sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, konstruksi berkelanjutan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan tercapainya keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan sepanjang siklus hidup suatu proyek.

Ia juga menjelaskan bahwa upaya dekarbonisasi perlu dilakukan secara menyeluruh mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, operasional, hingga akhir masa layanan infrastruktur. Berbagai langkah seperti pemanfaatan energi terbarukan, penerapan efisiensi energi, serta penggunaan material ramah lingkungan menjadi bagian penting dalam mendukung target penurunan emisi sektor konstruksi.

Sementara itu, Yan Arianto, menyampaikan bahwa keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan, tetapi juga menjadi fondasi dalam menciptakan kinerja bisnis yang sehat dan berdaya saing. Melalui konsep sustainable profits, ADHI terus mendorong penerapan operational excellence berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance) dengan mengedepankan proses kerja yang efisien, disiplin, dan berkelanjutan. Implementasi konstruksi hijau juga terus diperkuat melalui penerapan prinsip circular economy dan lean construction guna meningkatkan efisiensi sumber daya sekaligus mengurangi dampak
lingkungan.
Melalui kegiatan ini, ADHI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi sektor konstruksi yang lebih hijau dan berkelanjutan. ADHI meyakini bahwa kolaborasi antara pemerintah, badan usaha, akademisi, dan masyarakat dapat menjadi kunci tercapainya target dekarbonisasi dan pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, ADHI mengajak seluruh insan perusahaan, mitra kerja, regulator, dan pemangku kepentingan lainnya untuk ke depannya bersama-sama mengambil peran aktif dalam menciptakan masa depan yanglebih hijau bagi generasi mendatang.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua