Breaking

Aset Dana Pensiun Tumbuh Positif Menyentuh Rp1.690,64 Triliun

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Senin, 08 Juni 2026
Aset Dana Pensiun Tumbuh Positif Menyentuh Rp1.690,64 Triliun
ILUSTRASI, dana pensiun (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – Tren kenaikan aset yang positif terus diperlihatkan oleh sektor industri dana pensiun hingga bulan April 2026. Hasil memuaskan ini dipicu oleh meningkatnya pendapatan aset, baik di dalam program pensiun sukarela maupun program pensiun wajib.

Berdasarkan data formal yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah keseluruhan aset dana pensiun mencapai angka Rp 1.690,64 triliun pada April 2026. Jumlah tersebut mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,12% secara tahunan atau year on year (YoY), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sebagai informasi, susunan industri dana pensiun ini ditunjang oleh program pensiun sukarela serta program pensiun wajib. Jangkauan program wajib tersebut mencakup program Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun yang diurus oleh BPJS Ketenagakerjaan, serta turut menyertakan program tabungan hari tua dan kumpulan iuran pensiun bagi para ASN, TNI, dan Polri.

Jika diperiksa secara lebih rinci, keseluruhan aset untuk program pensiun sukarela mencapai nominal Rp 410,14 triliun sampai akhir April 2026. Capaian ini tumbuh sebesar 5,63% apabila disandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Di waktu yang bersamaan, total aset dari program pensiun wajib sukses mencapai Rp 1.280,50 triliun, atau mengalami kenaikan yang tajam sebesar 10,13% YoY.

Metode program ini disokong oleh Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan, ditambah dengan program tabungan hari tua serta kumpulan iuran pensiun untuk korps ASN, TNI, dan Polri.

Dari sisi kepesertaan, OJK mencatat bahwa jumlah peserta yang mengikut program pensiun sukarela menembus angka 5,42 juta orang sampai April 2026. Di sisi lain, untuk program pensiun wajib, kuantitas peserta yang tercatat menyentuh angka 24,71 juta orang.

Bukan hanya menyajikan data terkait dana pensiun, OJK turut merilis data mengenai pergerakan aset industri keuangan yang lain. Keseluruhan aset pada industri asuransi sampai April 2026 terdata di angka Rp 1.202,16 triliun, atau tumbuh sebesar 3,39% secara tahunan.

Sebaliknya, jumlah aset dari industri penjaminan pada Maret 2026 dikabarkan menyentuh nominal Rp 46,73 triliun, atau memperlihatkan terjadinya penyusutan sebesar 1,28% YoY.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua