PTRO Jadi Pembeli Siaga dalam Agenda Rights Issue SINI Juli 2026
JAKARTA – Proses akuisisi PT Singaraja Putra Tbk. (SINI), Perusahaan yang memiliki hubungan afiliasi dengan Happy Hapsoro, oleh grup usaha PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) Milik Prajogo Pangestu kini memasuki babak baru. Anak perusahaan CUAN, yaitu PT Petrosea Tbk. (PTRO), akan memegang peran utama dalam rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue SINI yang rencananya akan dilaksanakan pada periode Juni hingga Juli 2026.
Pihak manajemen SINI menegaskan bahwa CUAN masih terus melakukan proses negosiasi secara intensif terkait rencana pengambilalihan perusahaan yang telah diumumkan pada akhir tahun 2025 yang lalu.
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Berdasarkan keterangan yang kami terima dari PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk, CUAN melalui entitas anaknya, yaitu PT Petrosea Tbk akan berpartisipasi dalam proses PMHMETD yang dilakukan oleh Perseroan," tulis manajemen SINI dalam keterbukaan informasi, Jumat (5/6/2026).
Sebagai bagian dari rangkaian aksi korporasi ini, PT Kreasi Jasa Persada (KJP) yang juga merupakan sesama anak usaha CUAN, telah mengalihkan semua hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) miliknya kepada PTRO. Melalui pengalihan hak tersebut, PTRO memiliki kesempatan untuk mengambil sebanyak 142,41 juta lembar saham baru yang akan diterbitkan dalam rights issue SINI.
Ke depannya, PTRO akan mengeksekusi seluruh HMETD yang diperoleh dari KJP, sekaligus menjalankan porsi HMETD yang menjadi hak dasarnya sendiri. Tidak hanya itu, PTRO juga ditunjuk untuk bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) dalam aksi korporasi ini.
Berdasarkan skema yang telah dipersiapkan, PTRO akan menggunakan HMETD miliknya sendiri maksimal sebanyak 1,818 juta saham. Selanjutnya, mengambil alih HMETD dari KJP sebanyak 142,41 juta saham, serta membeli sisa saham yang tidak diambil oleh investor lain dengan jumlah maksimal hingga 116,18 juta saham. Melalui skenario ini, grup bisnis CUAN berpeluang besar untuk menambah porsi kepemilikannya di dalam SINI secara signifikan melalui jalur rights issue.
Manajemen Singaraja Putra menjelaskan bahwa komunikasi dan negosiasi dengan pemegang saham pengendali ini telah berjalan dari Desember 2025 sampai Mei 2026. Pembahasan utama dalam komunikasi tersebut mencakup tata cara dan struktur transaksi, jumlah volume saham yang akan diambil alih, nilai harga transaksi, hingga target waktu penyelesaian proses akuisisi.
Sebelumnya, CUAN telah mengumumkan dimulainya pembahasan akuisisi SINI pada tanggal 29 Desember 2025. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa strategi pengambilalihan emiten ini difokuskan melalui keterlibatan aktif dalam PMHMETD yang tengah dipersiapkan oleh perseroan.
Berdasarkan perkiraan linimasa sementara yang dikeluarkan oleh perusahaan, pelaksanaan rights issue SINI akan berlangsung pada Juli 2026. Berikut adalah rincian jadwal penting dalam PMHMETD SINI:
Tanggal efektif pernyataan pendaftaran: 30 Juni 2026
Cum HMETD pasar reguler dan negosiasi: 8 Juli 2026
Ex HMETD pasar reguler dan negosiasi: 9 Juli 2026
Cum HMETD pasar tunai: 10 Juli 2026
Ex HMETD pasar tunai: 13 Juli 2026
Distribusi sertifikat HMETD: 13 Juli 2026
Periode perdagangan HMETD: 14–20 Juli 2026
Periode distribusi saham hasil HMETD: 15–21 Juli 2026
Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD: 20 Juli 2026
Penjatahan saham tambahan: 22 Juli 2026
Pembayaran penuh pembeli siaga: 23 Juli 2026
Agenda rights issue ini menjadi penghubung yang sangat penting bagi masuknya kelompok usaha CUAN ke dalam SINI. Sebab, selain mengeksekusi hak milik KJP, PTRO juga mengambil peran sebagai pembeli siaga yang siap menampung sisa saham apabila tidak digunakan oleh pemegang saham lainnya.