Breaking

Unilever Indonesia Tebar Dividen Rp7,62 Triliun Buku Tahun Lalu

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 05 Juni 2026
Unilever Indonesia Tebar Dividen Rp7,62 Triliun Buku Tahun Lalu
ILUSTRASI, Gedung UNVR (Sumber Gambar : swa.co.id)

JAKARTA – Perusahaan raksasa FMCG, PT Unilever Indonesia (UNVR), bersiap mendistribusikan dividen final senilai Rp4,32 triliun kepada para pemegang sahamnya untuk tahun buku 2025. Agenda pembayaran dividen ini direncanakan bakal berlangsung pada 30 Juni 2026.

Langkah strategis tersebut telah mengantongi persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang menetapkan nominal total dividen sebesar Rp201 per lembar saham untuk tahun buku 2025.

Jumlah tersebut setara dengan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) sebesar 100% dari total raihan laba bersih yang dikantongi perseroan sepanjang tahun lalu.

Bila dirinci, keseluruhan dividen itu ditopang oleh dividen interim sebesar Rp87 per saham atau setara Rp3,30 triliun yang telah lebih dulu dibayarkan pada 30 Desember 2025.

Lalu, dana tersebut disusul oleh dividen final berbobot Rp114 per saham dengan nilai total menyentuh Rp4,32 triliun. Melalui mekanisme ini, akumulasi dividen yang dialokasikan UNVR untuk tahun buku 2025 mencapai Rp7,62 triliun.

Manajemen perseroan memastikan bahwa kebijakan ini merupakan wujud komitmen jangka panjang dalam menyajikan nilai tambah yang optimal bagi para pemegang saham.

Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, menjabarkan bahwa penetapan rasio pembayaran dividen 100% ini mempertegas komitmen perseroan untuk senantiasa memberikan imbal balik bagi pemegang saham, dengan tetap menjaga stabilitas bisnis dalam jangka panjang.

“Rasio pembayaran dividen sebesar 100% menegaskan komitmen kami untuk terus memberikan nilai bagi para pemegang saham. Hal ini juga mencerminkan disiplin kami dalam mengelola alokasi modal, serta keyakinan terhadap kekuatan dan ketahanan operasional Perseroan,” ujar Benjie dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menurutnya, titik keseimbangan antara pendistribusian dividen yang maksimal dan capaian performa jangka panjang menjadi landasan krusial dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi pemegang saham.

“Kami percaya bahwa keseimbangan antara pembayaran dividen yang optimal dan kinerja jangka panjang merupakan fondasi penting dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental bisnis dan mendorong pertumbuhan yang bertanggung jawab, menguntungkan, konsisten, dan kompetitif,” katanya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Realisasi agenda pembagian dividen ini berjalan beriringan dengan lonjakan masif pada laba bersih UNVR di sepanjang tahun 2025. Emiten pembuat produk kebutuhan harian ini berhasil mencatatkan laba sebesar Rp7,64 triliun, atau melesat 126,83% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari perolehan Rp3,36 triliun pada tahun 2024.

Merujuk pada laporan keuangan perusahaan, angka penjualan bersih Unilever Indonesia bertengger di level Rp31,94 triliun, atau tumbuh 4,31% yoy dari Rp30,62 triliun pada tahun sebelumnya.

Kontribusi pendapatan terbesar masih disumbang oleh lini kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh yang mengumpulkan Rp23,35 triliun atau terkerek naik 4,16% yoy.

Di samping itu, lini makanan dan minuman mengukir angka penjualan Rp8,58 triliun, atau menguat 4,74% yoy. Bila ditinjau dari wilayah geografisnya, pasar domestik mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,98% yoy menjadi Rp31 triliun. Sementara itu, untuk pasar ekspor mampu melesat tinggi hingga 16,48% yoy hingga mencapai Rp942,13 miliaryar.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua