Breaking

IHSG 5 Juni 2026 Diproyeksi Loyo, Cek Rekomendasi Saham MNC Sekuritas

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 05 Juni 2026
IHSG 5 Juni 2026 Diproyeksi Loyo, Cek Rekomendasi Saham MNC Sekuritas
Investor mencari informasi harga saham melalui salah satu platform. (Foto: bisnis.com)

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan terjebak dalam tren penurunan pada sesi transaksi hari ini, Jumat (5/6/2026).

Mengacu pada publikasi data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi perdagangan Kamis (4/6/2026), IHSG tersungkur sebesar 1,70% atau terpangkas sebanyak 101,28 poin menuju level 5.839,78. 

Pada penutupan tersebut, tercatat ada 106 saham yang bergerak naik, 623 saham mengalami penyusutan, dan 85 saham bergerak mendatar atau stagnan. 

Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar domestik dilaporkan menyentuh angka Rp10.284,95 triliun.

Dari deretan saham berkapitalisasi besar (big caps), pertumbuhan positif masih bisa ditorehkan oleh saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang menguat 5,74% menuju posisi Rp3.500 serta saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang naik sebesar 1,75% ke harga Rp2.900 per lembar saham.

Di lain sisi, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) mengalami kejatuhan dalam sebesar 14,86% ke level Rp1.375, saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) tergerus 4,80% menjadi Rp6.450, dan saham PT Astra International Tbk (ASII) melemah 4,34% ke level harga Rp4.630.

Selanjutnya, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) terdepresiasi 4,20%, saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) menyusut 3,85%, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatatkan penurunan sebesar 3,10%.

Tim analis dari MNC Sekuritas berpandangan bahwa aktivitas di pasar modal masih didominasi oleh aksi lepas saham, sehingga pergerakan indeks telah memasuki area koreksi yang porsinya sudah diantisipasi sebelumnya.

Terkait posisi IHSG paling anyar, MNC Sekuritas memproyeksikan bahwa skenario penurunan yang diperkirakan tempo hari tengah berlangsung, yang mengindikasikan letak IHSG saat ini merupakan bagian dari wave (v) dari wave.

”Hal ini berarti, IHSG masih rawan melanjutkan downtrendnya ke rentang 5,395-5,412 sekaligus untuk menutup area gap yang terbentuk dan MA200 secara monthly,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Jumat (5/6/2026).

Untuk rentang jangka pendek, MNC Sekuritas mengamati adanya peluang bagi IHSG untuk berbalik menguat dalam skala terbatas menuju rentang 5.852-5.881. Posisi support IHSG diperkirakan bertengger di angka 5,735 dan 5,381, sedangkan titik resisten berada pada cakupan area 6.215 dan 6.588.

Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas

Berikut adalah deretan saham pilihan dari MNC Sekuritas yang prospektif untuk dicermati pada aktivitas perdagangan hari ini:

ADMR - Buy on Weakness

ADMR melaju 5,7% ke level Rp1.380 dengan didorong oleh kehadiran volume pembelian. Kami memperkirakan posisi ADMR saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave.

  • Buy on Weakness: Rp1.120-Rp1.230
  • Target Price: Rp1.575, Rp1.720
  • Stoploss: below Rp1.065

MAPI - Trading Buy

MAPI merangkak naik 0,33% ke Rp1.500 yang disertai peningkatan pada volume pembelian, meskipun polanya terpantau masih bergerak menyamping (sideways). Untuk saat ini, posisi MAPI diproyeksikan tengah berada di fase akhir dari wave v dari wave (a) dari wave.

  • Trading Buy: Rp1.485-Rp1.495
  • Target Price: Rp1.515, Rp1.540
  • Stoploss: below Rp1.470

MDKA - Buy on Weakness

MDKA melesat 7,33% menuju Rp2.490 dengan ditopang oleh munculnya volume pembelian yang terhitung tinggi. Kami memperkirakan posisi MDKA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave.

  • Buy on Weakness: Rp1.940-Rp2.170
  • Target Price: Rp2.710, Rp2.950
  • Stoploss: below Rp1.835

RAJA - Buy on Weakness

RAJA mengalami penurunan 2,42% ke harga Rp3.230 and masih dibayangi oleh kehadiran tekanan jual. Pada kondisi sekarang, posisi RAJA diperkirakan tengah berada di area dari wave 5 dari wave (C) dari wave.

  • Buy on Weakness: Rp2.440-Rp2.880
  • Target Price: Rp3.860, Rp4.750
  • Stoploss: below Rp2.310

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua