Breaking

Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terendah Dua Bulan per Juni 2026

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 03 Juni 2026
Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terendah Dua Bulan per Juni 2026
Ilustrasi Harga Bitcoin Menurun. (Foto: net)

JAKARTA - Memburuknya sentimen pasar memicu penutupan paksa aset kripto senilai di atas US$1 miliar dalam beberapa jam terakhir, yang mendorong Bitcoin jatuh ke posisi terendah dua bulan pada Selasa, 3 Juni 2026.

Total volume penutupan paksa akibat risiko tinggi di bursa kripto tersebut merupakan yang paling masif sejak Februari berdasarkan data CoinGlass, seperti yang dikutip dari Bloombergtechnoz.

Nilai Bitcoin merosot sampai 6 persen ke bawah US$67.000 pada hari Selasa untuk pertama kalinya sejak 5 April. Hal ini disebabkan oleh kecemasan atas konflik di Iran serta aksi pelepasan aset oleh pemegang utama, Strategy Inc.

Token digital dengan kapitalisasi terbesar itu saat ini mencatatkan penurunan harga mendekati 50 persen dari rekor tertinggi sepanjang masa di kisaran US$126.000 yang pernah diraih Oktober lalu.

Kemunduran nilai aset kripto berlangsung bersamaan dengan bangkitnya perdagangan kecerdasan buatan di Wall Street serta harapan akan kesepakatan damai yang bisa menyudahi perang global.

Di sisi lain, dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) dan aksi korporasi Michael Saylor yang biasanya menggerakkan permintaan kini malah berbalik menekan harga.

Pedagang OTC di Wintermute, Jasper De Maere menyatakan bahwa keterbukaan informasi mengenai pelepasan aset oleh pemegang utama menjadi pemicu utama hilangnya momentum pasar.

"Penurunan harga ini terasa dipicu oleh pengungkapan Strategy bahwa mereka menjual 32 BTC," tulis Jasper De Maere, pedagang OTC di Wintermute.

Jasper De Maere mengimbuhkan bahwa keterlibatan institusional di meja OTC sejatinya telah kembali ke posisi paling rendah bahkan sebelum mencuatnya berita utama tersebut.

"Namun, kenyataannya adalah bahwa bahkan tanpa berita utama ini, momentum telah memudar dan partisipasi institusional yang kami lihat di meja OTC kembali ke titik terendah." tulis Jasper De Maere, pedagang OTC di Wintermute.

Strategy dikabarkan melepas sekitar US2,5 juta dari total simpanan senilaiUS59 miliar miliknya pada hari Senin, yang menandai aksi penjualan pertama mereka sejak akhir 2022.

Meski jumlah penjualan itu tergolong kecil, momen tersebut terjadi bersamaan dengan penarikan dana investor dari ETF AS terkait Bitcoin yang menembus hampir US$3,5 miliar selama 11 hari beruntun.

Kepala Riset di CoinShares, James Butterfill menganggap perkembangan regulasi pengawasan pasar kripto di AS saat ini terbebani oleh sentimen menghindari risiko akibat konflik Iran.

"Penutupan harian atau mingguan yang dikonfirmasi di bawah $70.000 akan menandai pergeseran struktural daripada reaksi berita utama," kata Sean McNulty, pemimpin perdagangan derivatif Asia-Pasifik di FalconX.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua