Breaking

IHSG Parkir di 6.195, Hari Ini Berpotensi Sentuh Area 6.484

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Parkir di 6.195, Hari Ini Berpotensi Sentuh Area 6.484
Layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia. (Foto: bisik.id)

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Selasa (2/6/2026) dengan lonjakan di atas 1%. Indeks pun diperkirakan bakal menguji level 6.484 pada hari ini, Rabu (3/6/2026).

IHSG parkir di zona hijau pada level 6.195,42 pada Selasa. Lonjakan indeks komposit ini disokong oleh apresiasi sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar (big caps), seperti DSSA, BREN, hingga BBCA.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG berakhir menguat 1,11% atau bertambah 68,04 poin ke posisi 6.195,42. Indeks komposit pada hari ini dibuka di level 6.210 dan sempat menyentuh area tertinggi pada level 6.264,26.

Tercatat, ada 281 saham yang menguat, 389 saham melemah, dan 147 saham bergerak stagnan. Di sisi lain, nilai kapitalisasi pasar berada di angka Rp10.918,65 triliun.

Dari kelompok big caps, penguatan masih dibukukan oleh saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang melonjak 25% ke Rp615 serta saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang melesat 24,85% menjadi Rp4.120 tiap sahamnya.

Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) juga ikut menguat 17,88% ke Rp3.890 dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) terangkat 6,44% ke Rp1.900.

Saham perbankan raksasa (big banks) terpantau kompak menghijau. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatatkan kenaikan 3,05%, disusul oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebesar 2,21%, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) tumbuh hingga 2,19%, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang naik 1,62%.

Sementara itu, jajaran top gainers ditempati oleh PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk. (BEER) yang melesat 34,94% ke Rp112, sedangkan PT Nusantara Almazia Tbk. (NZIA) meningkat 34,85% ke posisi Rp178 per saham.

Indeks komposit terpantau bergerak bertenaga sejak awal perdagangan pascalibur dan berhasil menjaga tren positifnya. Hingga akhir sesi I, IHSG terlihat menguat tajam sebesar 1,49% atau naik menuju level 6.219.

Tim riset MNC Sekuritas memaparkan bahwa penguatan IHSG pada Selasa dibarengi oleh munculnya volume tekanan jual walaupun intensitasnya tidak terlalu besar.

Laju IHSG pun cenderung bergerak mendatar (sideways). MNC Sekuritas mengestimasi posisi pergerakan IHSG saat ini masih berada di bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2).

”Area penguatan IHSG kami perkirakan akan menguji 6,362-6,484, dengan area koreksi terdekat berada di 5,899-6,080,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Rabu (3/6/2026).

MNC Sekuritas menyebutkan titik support IHSG saat ini ada di level 5,996 dan 5,899, sedangkan titik resistance di level 6,318 dan 6,459.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua