Breaking

Laba INCO Tumbuh 32 Persen Vale Indonesia Gelar RUPST Hari Ini

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Selasa, 02 Juni 2026
Laba INCO Tumbuh 32 Persen Vale Indonesia Gelar RUPST Hari Ini
ILUSTRASI, INCO (Sumber Gambar : ajaib.co.id)

JAKARTA – PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) mempunyai agenda untuk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari ini, Selasa (2/6/2026). Salah satu agenda utama dalam RUPST perusahaan di bawah naungan Grup Mind ID ini adalah persetujuan terhadap rencana penggunaan laba bersih yang berhasil dihimpun oleh INCO.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, INCO berhasil membukukan laba bersih sebesar US$76,1 juta atau setara dengan Rp1,27 triliun (menggunakan acuan kurs jisdor Rp16.720 per dolar AS) sepanjang periode tahun 2025.

Capaian tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 32% jika disandingkan dengan tahun sebelumnya, yang ditopang oleh kinerja operasional yang tetap solid serta pengelolaan efisiensi biaya yang terkendali di tengah fluktuasi harga nikel global.

Peningkatan perolehan laba bersih INCO pada tahun lalu memunculkan beragam spekulasi terkait peluang pembagian dividen dengan nilai yang lebih besar pada tahun ini. Walakin, jika menilik historinya, terdapat momen di mana INCO memutuskan untuk tidak membagikan dividen sekalipun berhasil mencatatkan performa keuangan yang terbilang kokoh.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, INCO mengalokasikan dividen senilai US$34,65 juta atau setara Rp573,04 miliar pada tahun 2024, dari keseluruhan laba bersih yang didapatkan kala itu yang mencapai Rp931,33 miIiar.

Sementara untuk tahun buku 2023, INCO tidak melakukan pembagian dividen. Pihak manajemen saat itu memberikan penjelasan sebagaimana dilansir dari berita sumber bahwa "para pemegang saham sepakat untuk tidak membagikan dividen lantaran INCO tengah mengejar tenggat penyelesaian tiga proyek bernilai jumbo di Sulawesi."

Pada tahun buku 2022, jumlah dividen yang dibayarkan oleh INCO tercatat senilai US$60,12 juta atau berkisar Rp890,38 miliar, sehingga per lembar sahamnya mendapatkan Rp89,6.

Rasio pembayaran dividen tersebut setara dengan 30% dari total laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, yaitu sebesar US$200,4 juta.

Beralih ke tahun buku 2021, INCO menetapkan kebijakan untuk tidak membagikan keuntungan kepada para pemegang sahamnya.

Keputusan tersebut disetujui lewat RUPST 2021 dengan mempertimbangkan kebutuhan alokasi belanja modal untuk membiayai tiga proyek yang sedang berjalan di Bahodopi, Pomalaa, dan Sorowako, serta demi mencukupi kebutuhan modal kerja INCO di masa mendatang.

Selanjutnya pada tahun buku 2020, INCO menyepakati pembagian dividen dengan total US$33 juta, atau setara dengan 40% dari perolehan laba bersih tahun 2020 yang menyentuh angka US$82,82 juta.

Penyaluran dividen pada tahun 2020 ini menjadi yang pertama kalinya dilakukan setelah sempat absen selama enam tahun berturut-turut, di mana pembagian dividen terakhir sebelum masa itu diberikan atas performa tahun buku 2013.

Dalam RUPST untuk tahun buku 2019, pemegang saham juga mengambil keputusan untuk absen membagikan dividen karena mempertimbangkan kondisi likuiditas kas internal perusahaan.

Terkait rangkaian agenda RUPST Vale yang diselenggarakan hari ini, merujuk pada laporan keterbukaan informasi, setidaknya terdapat lima poin pembahasan lainnya.

Agenda-agenda tersebut meliputi pengesahan laporan tahunan, persetujuan terkait remunerasi dan gaji, penunjukan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, pemaparan mengenai realisasi penggunaan dana hasil rights issue, hingga perombakan susunan pengurus perusahaan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua