Sinergi BWS dan Sinar Mas Land Pacu Kredit Properti Awal 2026
- Senin, 25 Mei 2026
JAKARTA - Perayaan Imlek dan Ramadan di awal tahun 2026 menjadi stimulus bagi kegiatan konsumsi dan investasi warga di industri real estat. Banyak orang kerap memakai momentum hari besar keagamaan ini demi merealisasikan target mempunyai rumah sendiri.
Kondisi ini menjadi peluang yang sangat strategis bagi sektor perbankan untuk mendorong akselerasi penyaluran kredit pemilikan tempat tinggal. Upaya tersebut dieksekusi secara terstruktur melalui penerapan prinsip kehati-hatian serta tata kelola risiko yang fleksibel.
Merespons kenaikan animo terhadap kebutuhan papan itu, PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (BWS) bersinergi dengan Sinar Mas Land.
Dilansir dari Investortrust, kemitraan strategis ini dituangkan lewat peluncuran program Ketupat Hoki sebagai instrumen untuk menggenjot pasar hunian bermutu di tahun 2026.
Baca JugaBCA Perkuat Ekosistem Hybrid Banking dan AI Tingkatkan Layanan
Kegiatan promosi yang berlangsung mulai 14 Februari sampai 22 Maret 2026 ini menawarkan bermacam-macam kelonggaran kredit bagi nasabah yang berencana membeli properti. Fasilitas yang ditawarkan mencakup diskon harga 24,5% + 1%, uang muka (DP) 0%, hingga aneka bonus langsung.
Lewat program khusus tersebut, BWS menyajikan skema Kredit Pemilikan Hunian (KPH) dengan format pendanaan yang spesifik. Pola ini disiapkan demi merawat titik temu antara kapasitas finansial pasar dengan mutu portofolio pembiayaan bank.
Program Ketupat Hoki turut menyuguhkan tingkat suku bunga yang bersaing serta alur permohonan pembiayaan yang jauh lebih praktis. Pola penanganan ini ditargetkan bisa mempercepat penyelesaian transaksi real estat dengan tetap mengedepankan faktor pengurangan risiko.
Analis dari Phillip Sekuritas Indonesia, Edo Ardiansyah, menyampaikan opininya terkait tren industri properti pada kuartal pertama tahun ini. Menurut pandangannya, tren periodik layaknya Imlek dan Ramadan secara historis selalu berhasil menaikkan gairah belanja konsumen.
"Pada periode awal tahun, khususnya menjelang perayaan besar, konsumen cenderung lebih optimistis dalam mengambil keputusan investasi jangka panjang seperti pembelian rumah. Perbankan yang mampu menawarkan skema pembiayaan menarik namun tetap prudent akan berada pada posisi yang diuntungkan," ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Edo Ardiansyah mengimbuhkan bahwa kolaborasi antara sektor perbankan dengan pihak developer mempunyai posisi yang sangat krusial. Kemitraan ini memegang peranan vital dalam mengawal mutu dari distribusi pembiayaan di industri properti.
"Sinergi antara perbankan dan pengembang besar memungkinkan proses seleksi proyek dan debitur berjalan lebih terukur. Dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian, ekspansi kredit properti masih memiliki ruang tumbuh pada 2026," katanya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Keputusan Bank Woori Saudara untuk mengoptimalkan celah dari momen Imlek dan Ramadan ini menunjukkan pola pendekatan yang fleksibel terhadap tren ekonomi berkala.
Perpaduan antara penawaran komersial yang bersaing dan tata kelola risiko yang ketat diproyeksikan bisa memaksimalkan serapan pasar real estat secara aman.
Gemilang Ramadhan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026












