250 Ribu UMKM Jadi Agen Keuangan BukuWarung, Timur Indonesia Tumbuh
- Kamis, 30 April 2026
JAKARTA – BukuWarung jadikan 250 ribu UMKM sebagai agen keuangan digital, dengan Indonesia Timur mencatat pertumbuhan tercepat dan total nilai transaksi menyentuh Rp41,1 triliun sepanjang 2025.
Selama ini warung kelontong, kios pulsa, dan lapak kecil di sudut-sudut perkampungan Indonesia Timur kerap luput dari perbincangan soal inklusi keuangan. Kini BukuWarung mengubah gambaran itu. Melalui layanan BukuAgen, pelaku usaha mikro di wilayah yang selama ini minim akses perbankan bertransformasi menjadi titik layanan keuangan bagi masyarakat sekitar.
"UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional. Melalui BukuWarung, kami ingin mempercepat perputaran uang di tingkat komunitas dengan memberdayakan pelaku usaha agar dapat menghadirkan layanan keuangan yang lebih mudah diakses," ujar Adi Harlim, Director of Sales BukuWarung, dalam BukuAgen Roadshow 2026 di Makassar, Selasa (22/4/2026).
Baca JugaProgram Zmart Baznas Sasar 40 Pelaku Usaha Mikro di Purworejo
Adi menambahkan, angka transaksi yang dicatat platform bukan sekadar cerminan pertumbuhan bisnis. Lebih dari 61 juta transaksi sepanjang 2025 dengan nilai Rp41,1 triliun dan total pendapatan agen yang melampaui Rp500 miliar menjadi bukti nyata bahwa UMKM kini berperan ganda sebagai akselerator inklusi keuangan di tingkat komunitas.
Mekanisme BukuAgen memungkinkan pelaku usaha untuk menghadirkan layanan tarik tunai, setoran tabungan, dan pengecekan saldo langsung dari tempat usaha mereka tanpa harus bergantung pada keberadaan bank atau ATM di sekitar. Model ini menjawab tantangan geografis yang selama ini menjadi tembok bagi masyarakat di wilayah terpencil untuk mengakses layanan keuangan formal.
Salah satu kisah nyata dari lapangan datang dari Baso Aris Triwardana, agen dari Gowa, Sulawesi Selatan, yang meraih peringkat ke-3 Agen Juara di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. "Awalnya hanya jual pulsa ke teman-teman kuliah. Sejak bergabung dengan BukuAgen, usaha saya berkembang hingga memiliki 4 outlet, dengan sekitar 30 persen keuntungan berasal dari layanan agen pembayaran. Yang lebih membanggakan, masyarakat di sekitar tidak perlu lagi jauh-jauh ke kantor bank atau ATM, karena layanan transfer, tarik tunai, hingga pembayaran lainnya bisa diakses di tempat kami," ujar Aris.
BukuWarung juga memperkuat ekosistem dengan menghadirkan BukuSimpan sebagai solusi pengelolaan arus kas usaha. Tommy Setiawan, Head of Region Eastern Indonesia BukuWarung, menegaskan layanan ini dirancang untuk membantu UMKM mengelola keuangan secara lebih terstruktur, dengan fitur tanpa biaya administrasi bulanan, bunga hingga 3 persen per tahun, dan biaya transfer yang lebih efisien.
Aspek keamanan transaksi turut menjadi perhatian serius dalam roadshow ini. Brand and Community Manager BukuWarung Riyan Prayugo menekankan bahwa BukuWarung secara aktif melakukan pemantauan transaksi secara real-time guna mendeteksi aktivitas mencurigakan, sekaligus mengedukasi merchant soal perlindungan akun dan pencegahan penipuan digital.
Untuk memperkuat ikatan antaragen, BukuWarung membentuk komunitas Laskar Agen Juara khusus di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, sebagai wadah kolaborasi, berbagi pengalaman, dan ekspansi usaha bersama. Program ini didukung pula oleh BukuModal yang menyediakan akses pembiayaan cepat tanpa jaminan, menjadikan ekosistem BukuWarung semakin lengkap sebagai platform usaha sekaligus layanan keuangan komunitas.
Akbar
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026











