Komisi VII DPR RI Sebut UMKM Mampu Gerakkan Ekonomi Daerah di Sulut
- Rabu, 29 April 2026
MANADO – Komisi VII DPR RI menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM mampu gerakkan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan pemanfaatan potensi lokal secara luas.
Keberadaan usaha mikro, kecil, dan menengah menjadi tulang punggung yang menjaga stabilitas keuangan di tingkat akar rumput. Di Sulawesi Utara, kontribusi sektor ini terlihat nyata dalam menyediakan peluang usaha bagi masyarakat di berbagai pelosok wilayah.
"UMKM itu terbukti mampu menggerakkan ekonomi daerah dan menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah yang besar," ujar Anggota Komisi VII DPR RI, Yulian Gunhar, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Rabu (29/4/2026).
Baca Juga
Yulian Gunhar berpendapat bahwa kolaborasi antara legislatif dan lembaga riset seperti BRIN bertujuan untuk memberikan sentuhan teknologi pada produk-produk rumahan agar memiliki nilai jual lebih tinggi. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses naik kelas bagi para pelaku usaha kecil.
Pemerintah terus mendorong penyaluran bantuan sarana produksi yang tepat guna untuk meningkatkan kapasitas hasil olahan pangan dan kerajinan. Fokus utamanya adalah memastikan standar kualitas tetap terjaga sehingga mampu bersaing dengan produk dari luar daerah.
Langkah strategis ini mencakup pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran digital yang saat ini menjadi kebutuhan mendesak di tengah perubahan perilaku konsumen. Para pelaku usaha diajarkan untuk lebih melek teknologi agar jangkauan pasar mereka tidak lagi terbatas secara geografis.
Dukungan terhadap ekosistem wirausaha juga datang dalam bentuk kemudahan akses perizinan dan sertifikasi produk halal maupun kesehatan. Fasilitas tersebut diberikan guna menjamin keamanan konsumen sekaligus memberikan rasa percaya diri bagi pengusaha untuk melakukan ekspansi bisnis.
Potensi sumber daya alam yang melimpah di Sulawesi Utara menjadi modal dasar yang sangat kuat untuk dikelola oleh tangan-tangan kreatif lokal. Pemanfaatan bahan baku setempat terbukti mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan margin keuntungan bagi masyarakat sekitar.
Penyerapan tenaga kerja yang masif di sektor informal membantu pemerintah dalam menekan angka pengangguran secara bertahap di berbagai kabupaten dan kota. Kehadiran unit usaha baru sering kali menjadi solusi instan bagi ketersediaan lapangan kerja tanpa bergantung sepenuhnya pada investasi besar.
Dalam beberapa tahun terakhir, tren pertumbuhan wirausaha muda di wilayah ini menunjukkan grafik yang menggembirakan berkat adanya inkubator bisnis. Banyak inovasi muncul dari sektor kreatif yang menggabungkan unsur budaya lokal dengan tren gaya hidup modern yang sedang berkembang.
Sinergi antara kebijakan pusat dan implementasi di tingkat daerah harus berjalan selaras agar stimulus yang diberikan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan. Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan setiap program pemberdayaan memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga.
Ketahanan ekonomi nasional sejatinya sangat bergantung pada seberapa kuat fondasi usaha yang dibangun di tingkat paling bawah. Dengan pendampingan yang konsisten, sektor kerakyatan akan terus tumbuh menjadi motor penggerak utama bagi kemajuan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
Akbar
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.











