Kamis, 30 April 2026

Strategi BIPI Perkuat Portofolio Energi Bersih Tahun 2026

Strategi BIPI Perkuat Portofolio Energi Bersih Tahun 2026
ILUSTRASI, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur

JAKARTA – PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) tengah menjajaki opsi divestasi bisnis batu bara untuk mempercepat transisi ke sektor energi bersih.

Perubahan fokus ini merupakan langkah besar perusahaan dalam menyelaraskan portofolio bisnis dengan tren dekarbonisasi global.

Direktur Utama BIPI, Ray Anthony Gerungan, menjelaskan bahwa rencana tersebut merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan untuk meninggalkan ketergantungan pada energi fosil.

Baca Juga

Analisis Laba Nusantara Sawit NSSS yang Turun Tipis di Awal Tahun

"Rencana divestasi bisnis pertambangan batu bara merupakan salah satu opsi strategis yang sedang kami kaji secara mendalam guna mengoptimalkan sumber daya untuk ekspansi ke sektor energi bersih," kata Ray sebagaimana dilansir dari wartaekonomi.co.id, Senin (27/4/2026).

Pihak manajemen menilai bahwa infrastruktur pendukung energi terbarukan memiliki potensi pertumbuhan yang jauh lebih stabil dalam dekade mendatang.

Ray Anthony Gerungan mengungkapkan bahwa langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai perusahaan di mata investor yang kini semakin selektif terhadap aspek keberlanjutan.

"Kami berkomitmen penuh untuk bertransformasi menjadi penyedia infrastruktur energi yang lebih hijau dan berkelanjutan," tutur Ray seperti dikutip dari wartaekonomi.co.id, Senin (27/4/2026).

Keputusan ini juga diambil untuk memastikan efisiensi modal dalam membiayai berbagai proyek energi baru yang sedang dikembangkan.

Michael Wong menambahkan bahwa perusahaan sedang melakukan uji tuntas terhadap beberapa calon mitra potensial yang tertarik mengambil alih aset tambang tersebut.

"Saat ini proses diskusi masih berlangsung dengan beberapa pihak terkait, dan kami akan memastikan setiap keputusan memberikan dampak positif bagi pemegang saham," jelas Michael saat dihubungi melalui wartaekonomi.co.id, Senin (27/4/2026).

Selain divestasi, perusahaan juga aktif mencari peluang akuisisi di bidang pembangkit listrik tenaga surya dan angin.

Transformasi ini diprediksi akan mengubah peta bisnis BIPI secara signifikan dalam 3 hingga 5 tahun ke depan.

Gemilang Ramadhan

Gemilang Ramadhan

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Optimalisasi Armada Buat Volume OB Samindo Naik 10% Kuartal I-2026

Optimalisasi Armada Buat Volume OB Samindo Naik 10% Kuartal I-2026

Strategi Ekspansi Pacu Kinerja MDIY Kuartal I 2026 Makin Solid

Strategi Ekspansi Pacu Kinerja MDIY Kuartal I 2026 Makin Solid

Saham JPFA: Potensi Normalisasi Laba dan Tekanan Biaya di Tahun 2026

Saham JPFA: Potensi Normalisasi Laba dan Tekanan Biaya di Tahun 2026

Penjualan Bersih ANTM di Kuartal I-2026 Tumbuh Signifikan

Penjualan Bersih ANTM di Kuartal I-2026 Tumbuh Signifikan

Laba TOTL Tumbuh Positif 37 Persen di Tengah Tantangan Sektor Proyek

Laba TOTL Tumbuh Positif 37 Persen di Tengah Tantangan Sektor Proyek