Harga Sembako Jatim Kamis 2 April 2026 Hari Ini: Gas Naik, Cabai Daging Turun
- Kamis, 02 April 2026
JAKARTA - Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami dinamika setiap harinya.
Pada Kamis, 2 April 2026, sejumlah komoditas mengalami kenaikan, sementara beberapa lainnya justru turun. Data dari Siskaperbapo Jawa Timur menunjukkan bahwa garam bata, garam halus, dan gas elpiji mengalami kenaikan harga.
Sebaliknya, gula kristal putih, minyak goreng curah, daging ayam ras, daging ayam kampung, telur ayam kampung, dan berbagai jenis cabai mengalami penurunan.
Baca JugaKemenPAN-RB Permudah Pemda Gunakan Aplikasi Digital Susun Layanan MPP
Memantau harga sembako secara rutin menjadi langkah penting bagi masyarakat. Selain membantu perencanaan belanja, informasi harga ini juga berperan menjaga keseimbangan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah fluktuasi pasar.
Definisi dan Pentingnya Sembako
Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Sembako berfungsi untuk memenuhi gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Sembilan bahan pokok tersebut meliputi:
Beras
Gula pasir
Minyak goreng dan mentega
Daging sapi dan daging ayam
Telur ayam
Susu
Bawang merah dan bawang putih
Gas elpiji dan minyak tanah
Garam
Selain sembilan bahan pokok, cabai juga menjadi salah satu komoditas dapur yang harganya perlu diperhatikan karena berpengaruh pada biaya konsumsi harian.
Harga Sembako Terbaru di Jawa Timur
Berikut daftar harga sembako terbaru yang dirangkum dari Siskaperbapo Jawa Timur:
Beras Premium: Rp 14.829/kg
Beras Medium: Rp 12.931/kg
Gula kristal putih: Rp 16.983/kg
Minyak goreng curah: Rp 19.410/liter
Minyak goreng kemasan premium: Rp 20.709/liter
Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 17.734/liter
Minyak goreng Minyakita: Rp 16.088/liter
Daging sapi paha belakang: Rp 124.713/kg
Daging ayam ras: Rp 38.083/kg
Daging ayam kampung: Rp 69.982/kg
Telur ayam ras: Rp 28.909/kg
Telur ayam kampung: Rp 44.101/kg
Susu kental manis Bendera: Rp 12.220/370 gr
Susu kental manis Indomilk: Rp 12.391/370 gr
Susu bubuk Bendera: Rp 40.458/400 gr
Susu bubuk Indomilk: Rp 39.303/400 gr
Garam bata: Rp 2.179/kg
Garam halus: Rp 9.440/kg
Cabai merah keriting: Rp 31.457/kg
Cabai merah besar: Rp 31.772/kg
Cabai rawit merah: Rp 68.570/kg
Bawang merah: Rp 35.741/kg
Bawang putih: Rp 30.699/kg
Gas elpiji: Rp 20.005
Berdasarkan data ini, terjadi kenaikan signifikan pada garam bata sebesar Rp 404 atau 22,75 persen, garam halus naik Rp 171 atau 1,85 persen, dan gas elpiji naik Rp 209 atau 1,06 persen.
Di sisi lain, gula kristal putih turun Rp 183 (1,07 persen), minyak goreng curah turun Rp 247 (1,26 persen), daging ayam ras turun Rp 691 (1,78 persen), daging ayam kampung turun Rp 1.077 (1,52 persen), dan telur ayam kampung turun Rp 2.500 (5,37 persen).
Faktor Perubahan Harga Sembako
Berbagai faktor memengaruhi naik turunnya harga sembako:
Permintaan dan Penawaran: Jika permintaan meningkat tetapi pasokan tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, penawaran yang melimpah bisa menurunkan harga.
Cuaca dan Bencana Alam: Perubahan musim, hujan ekstrem, atau bencana alam dapat mengganggu produksi pertanian dan menyebabkan kelangkaan.
Kebijakan Pemerintah: Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain dapat memengaruhi harga. Contohnya, pembatasan impor atau perubahan tarif pajak dapat menaikkan harga sembako.
Biaya Produksi: Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, dan upah pekerja akan meningkatkan biaya produksi dan transportasi.
Nilai Tukar Mata Uang: Fluktuasi nilai tukar, terutama untuk bahan pokok impor, dapat membuat harga barang menjadi lebih mahal saat mata uang lokal terdepresiasi.
Inflasi: Tingkat inflasi yang tinggi cenderung meningkatkan harga sembako karena meningkatnya biaya barang dan jasa.
Kondisi Ekonomi dan Rantai Distribusi: Ketidakstabilan ekonomi dan masalah logistik seperti kemacetan atau pemogokan juga bisa memengaruhi ketersediaan dan harga di pasar.
Pentingnya Memantau Harga Sembako
Harga sembako yang berubah-ubah memerlukan pengawasan dan penyesuaian kebijakan yang tepat. Perbedaan harga antar pasar juga cukup signifikan. Dengan mengetahui harga rata-rata, masyarakat dapat mengatur belanja rumah tangga secara lebih efektif dan mengantisipasi kenaikan harga yang mendadak.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kementerian PU Siapkan Renovasi Rest Area KM 57 62 Jelang Libur Nataru
- Kamis, 02 April 2026
Berita Lainnya
Strategi Kemenag Memastikan Penghulu Utama Tersedia Minimal 2 Per Provinsi
- Kamis, 02 April 2026








