IHSG Hari Ini Melemah Setelah Dibuka Menguat, Saham Berfluktuasi di Awal Sesi
- Selasa, 31 Maret 2026
JAKARTA - Pergerakan pasar saham Indonesia kembali menunjukkan dinamika yang menarik untuk dicermati.
Pada awal sesi perdagangan, optimisme sempat terlihat dari penguatan indeks, namun tekanan jual dengan cepat mengubah arah pergerakan. Situasi ini mencerminkan kehati-hatian investor dalam merespons berbagai sentimen pasar.
Kondisi tersebut juga menegaskan bahwa volatilitas masih menjadi ciri utama perdagangan saham saat ini. Investor pun dihadapkan pada pilihan strategi yang lebih selektif di tengah ketidakpastian.
Baca Juga
IHSG sempat menguat di awal perdagangan sebelum berbalik melemah
Laju Indeks Harga Saham Gabungan dibuka di zona hijau pada awal sesi perdagangan saham Selasa,32 Maret 2026. Namun tak lama kemudian IHSG koreksi dan harus masuk zona merah.
Mengutip data RTI, pada pembukaan perdagangan, IHSG dibuka di angka 7.122,99 dari penutupan perdagangan sebelumnya di angka 7.091,67. Kenaikan ini sempat memberi harapan adanya penguatan lanjutan.
Akan tetapi, tekanan jual yang muncul membuat indeks tidak mampu bertahan di zona positif. Perubahan arah ini terjadi cukup cepat dalam waktu singkat.
Tekanan mulai terasa pada pertengahan sesi pagi perdagangan
Pada pukul 09.25 WIB, IHSG mengalami tekanan. Indeks saham turun tipis 0,05% ke posisi 7.089,23. Indeks saham LQ45 juga turun tipis 0,08% ke posisi 717.
Sebagian besar indeks saham acuan kompak tertekan pada periode ini. Hal tersebut menunjukkan adanya aksi ambil untung yang dilakukan oleh pelaku pasar.
Meskipun penurunannya relatif tipis, kondisi ini tetap menjadi sinyal bahwa pasar belum stabil sepenuhnya.
Pergerakan indeks menunjukkan rentang fluktuasi yang cukup lebar
Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 7.155,54 dan level terendah 7.080,98. Rentang ini menunjukkan volatilitas yang cukup terasa dalam satu sesi.
Sebanyak 290 saham menguat tetapi tak mampu mengangkat IHSG. Selain itu, 257 saham melemah dan 172 saham diam di tempat.
Komposisi ini memperlihatkan bahwa meskipun ada saham yang naik, tekanan dari saham lain masih lebih dominan terhadap indeks.
Aktivitas perdagangan cukup ramai dengan nilai transaksi triliunan rupiah
Total frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 377.323 kali dengan volume perdagangan saham mencapai 7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham mencapai Rp 2,9 triliun.
Angka tersebut menunjukkan bahwa aktivitas pasar tetap tinggi meskipun indeks mengalami tekanan. Likuiditas yang terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam dinamika pasar.
Sementara itu, posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran 16.985, yang juga turut memengaruhi sentimen pasar.
Sebagian sektor melemah meskipun mayoritas sempat menghijau
Sebagian besar sektor saham sempat berada di zona hijau, namun tidak semuanya mampu bertahan. Sektor energi, industri, transportasi, dan keuangan justru mengalami tekanan.
Perbedaan kinerja antar sektor ini mencerminkan adanya rotasi investasi. Investor cenderung memindahkan dana ke sektor yang dianggap lebih aman atau berpotensi.
Kondisi ini juga menunjukkan bahwa pemilihan sektor menjadi kunci dalam menghadapi pasar yang fluktuatif.
IHSG berpotensi melanjutkan koreksi menurut analisis teknikal
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Selasa, (31/3/2026). IHSG hari ini masih rawan koreksi ke 6.745-6.887.
IHSG melemah 0,08% ke posisi 7.091 tetapi disertai dengan munculnya volume pembelian, dan pergerakannya telah menembus area support terdekat pada perdagangan saham Senin, 30 Maret 2026.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6.745-6.887.
"Best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga akan melanjutkan penguatan ke 7.450-7.779,” ujar Herditya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.022,6.917 dan level resistance 7.302,7.434 pada perdagangan Selasa pekan ini.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 7.000-7.240.
Rekomendasi saham menjadi panduan bagi investor di tengah volatilitas
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Medco Energi Internasional Tbk, dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk.
Sementara itu, Herditya memilih saham PT Samator Indo Gas Tbk, PT Essa Industries Indonesia Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan PT Telkom Indonesia Tbk.
Berikut Rekomendasi Teknikal
PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) - Buy on Weakness
Saham AGII menguat signifikan sebesar 17,65% ke 3.400 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. “Kami memperkirakan, posisi AGII saat ini berada di awal wave (v) dari wave [c],” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 3.260-3.390
Target Price: 3.600, 3.780
Stoploss: below 3.210
PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) - Buy on Weakness
Saham ESSA menguat 0,66% ke 760 dan masih didominasi oleh volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi ESSA saat ini berada pada bagian dari wave iii dari wave (c),” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 720-755
Target Price: 805, 830
Stoploss: below 705
Dengan berbagai dinamika tersebut, investor diharapkan tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan. Memahami pergerakan pasar serta rekomendasi analis dapat membantu meminimalkan risiko sekaligus memaksimalkan peluang keuntungan.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Melemah Setelah Dibuka Menguat, Saham Berfluktuasi di Awal Sesi
- Selasa, 31 Maret 2026
Investor Asing Lepas Saham Perbankan Besar IHSG Melemah Tipis Awal Pekan Ini
- Selasa, 31 Maret 2026
IHSG Melemah Tipis Hari Ini Saham Dipengaruhi Sentimen Global dan Asing
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
IHSG Melemah Tipis Hari Ini Saham Dipengaruhi Sentimen Global dan Asing
- Selasa, 31 Maret 2026
Rekomendasi Kripto Hari Ini LDO ENA SHIB Analisis Peluang Profit Terbaru
- Selasa, 31 Maret 2026








