Jumat, 27 Februari 2026

ESDM dan PLN Perkuat Sinergi Antisipasi Kelangkaan Batu Bara untuk PLTU

ESDM dan PLN Perkuat Sinergi Antisipasi Kelangkaan Batu Bara untuk PLTU
ESDM dan PLN Perkuat Sinergi Antisipasi Kelangkaan Batu Bara untuk PLTU

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) melakukan koordinasi intensif untuk mengantisipasi potensi kekurangan pasokan batu bara bagi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan listrik tetap andal dan lancar meskipun stok bahan bakar primer menghadapi tekanan.

Kendala dan Fokus Antisipasi Pasokan

Dalam pertemuan dengan PLN di Kantor Kementerian ESDM, Wakil Menteri ESDM Yuliot menegaskan bahwa fokus utama diskusi adalah bagaimana menjamin pasokan batu bara yang mencukupi untuk kebutuhan pembangkit listrik. Ia mengatakan bahwa kebutuhan batu bara sebenarnya harus terpenuhi berdasarkan kewajiban perusahaan tambang untuk memenuhi Domestic Market Obligation (DMO) sebesar sekitar 30 persen dari total produksi.

Baca Juga

Blue Bird Siapkan 25.000 Armada untuk Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026 di Seluruh Indonesia

Meskipun kewajiban DMO tersebut sudah diatur, persoalan utama yang dihadapi justru berada pada aspek logistik, khususnya pengiriman batu bara dari lokasi tambang ke masing-masing pembangkit. Hal ini menyebabkan tantangan dalam menjaga cadangan batu bara di setiap PLTU agar tidak jatuh di bawah batas aman.

Cadangan Minimum dan Tantangan Logistik

Yuliot menjelaskan bahwa ada pembangkit yang mensyaratkan cadangan batu bara minimal selama 20 hari agar operasional listrik tidak terganggu. Untuk memenuhi persyaratan tersebut, proses pengadaan batu bara harus dilakukan tepat waktu, tanpa penundaan yang dapat mengakibatkan kekosongan pasokan.

Menurutnya, keterlambatan dalam pengiriman menjadi salah satu faktor utama yang berpotensi mengganggu stabilitas produksi listrik PLN. Ini menunjukkan bahwa kendala pasokan tidak hanya berkaitan dengan produksi di tambang, tetapi juga dengan efisiensi distribusi bahan bakar primer itu sendiri.

Peran Energi Primer Lainnya

Selain batu bara, Yuliot mengingatkan bahwa pasokan energi primer untuk pembangkit listrik bukan semata dari batu bara saja. Sumber energi lain seperti Liquefied Natural Gas (LNG) juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan ketersediaan energi yang memadai bagi pembangkit listrik di berbagai wilayah.

Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap ketersediaan energi primer ini juga merupakan perhatian serius Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, yang terus memantau agar tidak ada gangguan dalam pasokan energi bagi pembangkit listrik nasional.

Dinamika Produksi Batu Bara dan Stabilitas Pasokan

Kementerian ESDM pada awal 2026 telah memutuskan untuk menurunkan target produksi batu bara nasional menjadi sekitar 600 juta ton, turun dari realisasi produksi tahun sebelumnya sebanyak 790 juta ton. Kebijakan ini diambil untuk menjaga harga komoditas batu bara di pasar global dan mendukung stabilitas ekonomi.

Langkah pemangkasan produksi tersebut berdampak pada pasokan domestik, termasuk untuk kebutuhan energi listrik. Padahal, para pelaku industri menyatakan bahwa stok batu bara di sejumlah PLTU mengalami penurunan, bahkan beberapa stok hanya mampu mencukupi operasi kurang dari 25 hari, jauh di bawah standar ideal.

Sementara itu, isu terkait Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara 2026 yang belum sepenuhnya disetujui turut menghambat aktivitas penambangan dan pasokan ke pembangkit listrik di awal tahun ini. Situasi ini semakin memperjelas urgensi koordinasi antara ESDM dan PLN untuk menjaga kelangsungan pasokan energi primer.

Strategi Jangka Panjang Menghadapi Tantangan Energi

Mengantisipasi situasi tersebut, ESDM dan PLN juga mengevaluasi penguatan manajemen stok batu bara serta kemungkinan diversifikasi sumber energi yang lebih luas. Pendekatan strategis ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan yang terlalu besar pada satu sumber energi saja, sekaligus menambah fleksibilitas pasokan bagi sistem kelistrikan nasional.

Upaya kolaboratif ini mencakup pemetaan pembangkit mana saja yang dianggap paling urgen atau dalam status darurat terkait pasokan batu bara. Dengan mengetahui titik-titik kritis itu, pemerintah bersama PLN dapat menentukan prioritas pasokan dan penanganan yang lebih tepat sasaran.

Perhatian Pemerintah untuk Kelangsungan Kelistrikan Nasional

Ketersediaan energi bagi pembangkit listrik menjadi isu strategis karena berdampak langsung pada stabilitas pasokan listrik untuk masyarakat dan sektor industri. Pemerintah menegaskan bahwa gangguan dalam ketersediaan batu bara serta energi primer lainnya harus diantisipasi secara serius agar tidak mengganggu operasional listrik nasional.

Koordinasi yang dilakukan antara ESDM dan PLN menunjukkan bahwa berbagai pihak terkait tengah bekerja secara intens untuk memastikan kebutuhan batu bara bagi PLTU dapat dipenuhi. Pemerintah terus memantau kondisi ini agar kesiapan energi primer tetap terjaga meskipun produksi batu bara mengalami tekanan dan tantangan distribusi masih berlangsung.

Dengan berbagai langkah antisipatif dan evaluasi terus menerus, diharapkan sistem kelistrikan Indonesia dapat menghadapi setiap tantangan pasokan energi primer tanpa mengorbankan keandalan listrik bagi seluruh masyarakat.

Fery

Fery

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Merdeka Gold Kirim 44,04 Kg Emas Dore Perdana ke Antam untuk Proses Pemurnian Proyek Pani

Merdeka Gold Kirim 44,04 Kg Emas Dore Perdana ke Antam untuk Proses Pemurnian Proyek Pani

Laba UNTR Tembus Rp14,81 Triliun pada 2025, Ini Rincian Kinerja Mesin Konstruksi hingga Tambang

Laba UNTR Tembus Rp14,81 Triliun pada 2025, Ini Rincian Kinerja Mesin Konstruksi hingga Tambang

Catat! Jadwal Lengkap KRL Jogja Solo 27 dan 28 Februari 2026 dari Pagi sampai Malam

Catat! Jadwal Lengkap KRL Jogja Solo 27 dan 28 Februari 2026 dari Pagi sampai Malam

Info Lengkap KA Bandara YIA Reguler dan Xpress 27 Februari 2026, Simak Jam dan Harga Tiket

Info Lengkap KA Bandara YIA Reguler dan Xpress 27 Februari 2026, Simak Jam dan Harga Tiket

Jadwal Kapal Pelni KM Gunung Dempo Rute Nabire–Jayapura Maret 2026 Lengkap dengan Cara Pesan Tiket dan Harga Terbaru

Jadwal Kapal Pelni KM Gunung Dempo Rute Nabire–Jayapura Maret 2026 Lengkap dengan Cara Pesan Tiket dan Harga Terbaru