Lima Perusahaan China Masuk Tender Proyek Pengolahan Sampah Energi Danantara Indonesia 2026
- Jumat, 13 Februari 2026
JAKARTA - Proyek Waste-to-Energy (WtE) atau pengolahan sampah menjadi energi listrik yang digawangi Danantara Indonesia kini telah memasuki babak tender dengan dinamika baru setelah sejumlah perusahaan asal China lolos melewati proses seleksi awal. Tahap ini menjadi salah satu fase paling krusial dalam perjalanan proyek PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik) yang ditargetkan menyumbang solusi pengelolaan sampah sekaligus pembangkit energi terbarukan di berbagai wilayah Indonesia.
Fokus Tahap Awal Tender di Empat Kota
Direktur proyek WtE Danantara Indonesia, Fadli Rahman, menyatakan bahwa untuk tahap pertama pidato tender difokuskan pada empat wilayah strategis yakni Bali, Bogor, Bekasi, dan Yogyakarta. Keempat kota ini dipilih karena kesiapan administratif serta tingginya volume sampah yang memerlukan penanganan cepat dan sistematis. Rencananya, pengumuman pemenang tender tahap ini akan dilakukan pada akhir Februari 2026.
Baca JugaDaop 6 Yogyakarta Tambah Perjalanan Kereta Api Saat Libur Imlek 2026 Mendatang
Menurut Fadli, proses seleksi yang telah dilalui sangat ketat. Dari lebih 200 perusahaan yang masuk dalam Daftar Penyedia Teknologi (DPT), sebanyak 24 perusahaan internasional dari berbagai negara lolos sebagai peserta tender. Peserta ini nanti akan bersaing dalam proses pemilihan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola PSEL.
Dalam proses ini, Danantara Indonesia juga mewajibkan agar setiap perusahaan yang mengikuti tender membentuk konsorsium dengan mitra lokal Indonesia. Tujuan utamanya adalah adanya transfer teknologi dan keterlibatan perusahaan lokal maupun pemerintah daerah dalam implementasi proyek. Hal ini dimaksudkan agar tidak hanya menjadi sekadar proyek teknologi, tapi juga berdampak pada pengembangan kapasitas lokal dan tata kelola yang lebih kuat.
Profil Lima Perusahaan China yang Lolos
Dari daftar peserta tender yang lolos, terdapat lima perusahaan asal China yang mencuri perhatian karena rekam jejaknya di bidang teknologi pengolahan limbah dan energi. Berikut ini adalah profil singkat masing-masing perusahaan tersebut:
Chongqing Sanfeng Environment Group Corp., Ltd.
Perusahaan yang berkantor pusat di Chongqing, China ini merupakan spesialis dalam teknologi Waste-to-Energy. Sanfeng bukan hanya sekadar penyedia teknologi, tetapi juga bertindak sebagai investor, pengembang, sekaligus operator fasilitas pembangkit listrik tenaga sampah. Mereka memegang lisensi atas teknologi grate incinerator dari perusahaan Jerman yang kemudian dikembangkan secara lokal. Hingga akhir 2023, teknologi buatan Sanfeng telah diterapkan dalam lebih dari 250 proyek WtE di berbagai negara dengan kapasitas pengolahan total mencapai lebih dari 220.000 ton sampah per hari. Selain itu, perusahaan ini melaksanakan proyek melalui skema BOT (Build, Operate, Transfer) dan PPP (Public Private Partnership), serta mengoperasikan lebih dari 50 proyek secara global.
Wangneng Environment Co., Ltd.
Berlokasi di Huzhou, Zhejiang, Wangneng sudah beroperasi sejak 2012. Perusahaan ini memiliki puluhan unit usaha, termasuk anak perusahaan di luar negeri. Fokus utamanya adalah pengolahan limbah padat menjadi energi listrik atau panas melalui berbagai teknologi seperti pembakaran, gasifikasi, ataupun bioteknologi. Wangneng mengklaim dapat menghasilkan listrik bersih hingga 3,04 miliar kWh per tahun, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jutaan rumah tangga tahunan. Dalam konteks tender, Wangneng berencana menjalin kolaborasi dengan mitra lokal di Indonesia.
Zhejiang Weiming Environment Protection Co. Ltd.
Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu pemain utama di Tiongkok dalam bidang desain, investasi, pembangunan, serta operasi fasilitas WtE. Weiming juga memproduksi dan memasang peralatan insenerator dan sistem pengolahan limbah padat kota. Dalam operasionalnya, mereka telah menghasilkan energi listrik dari WtE dalam jumlah besar setiap tahunnya dan pernah menjajaki kerja sama investasi dengan pemerintah berbagai daerah di Indonesia.
SUS Indonesia Holding Limited
Meski beroperasi dengan nama yang mengindikasikan entitas Indonesia, perusahaan ini sebenarnya merupakan perusahaan yang terdaftar di China dan fokus pada pengembangan WtE untuk pasar internasional, khususnya Indonesia. Mereka sudah mengelola puluhan proyek WtE di berbagai negara, termasuk di Makassar, Sulawesi Selatan, di mana fasilitas yang dibangun mampu mengolah ribuan ton sampah per hari dan menghasilkan energi listrik dalam skala besar.
PT Jinjiang Environment Indonesia
Bagian dari grup Zheneng Jinjiang Environment Holding Co., Ltd., perusahaan ini memegang peranan penting dalam industri WtE sejak akhir abad ke-20. PT Jinjiang sudah menjalankan proyek besar di Palembang, Sumatera Selatan, dengan kapasitas pengolahan limbah mencapai 1.000 ton per hari dan output listrik sebesar 20 MW, yang dioperasikan melalui model kerja sama build-own-operate selama beberapa dekade kontrak.
Tantangan dan Harapan Proyek
Proyek WtE sendiri dirancang bukan hanya sebagai solusi energi alternatif tetapi juga sebagai bagian dari kebijakan pengelolaan sampah nasional yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan melibatkan perusahaan asing berpengalaman dan kolaborasi dengan mitra lokal, Danantara berharap proyek ini mampu menjawab berbagai tantangan pengelolaan sampah di kota-kota besar Indonesia serta memperkuat industri energi terbarukan di dalam negeri.
Proyek ini juga menjadi salah satu sorotan penting di tengah upaya pemerintah dan sektor swasta dalam menjawab isu lingkungan sekaligus menyediakan sumber energi yang lebih bersih. Keputusan akhir mengenai pemenang tender diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap arah investasi dan pengembangan infrastruktur pengolahan limbah di masa depan.
Dengan proses yang terus berjalan dan seleksi yang ketat, publik kini menunggu hasil akhir tender yang telah memasuki fase penting dalam sejarah proyek Waste-to-Energy di Indonesia.
Fery
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Harga Crypto Hari Ini Jumat 13 Februari 2026 Bitcoin Dan Ethereum Kembali Koreksi
- Jumat, 13 Februari 2026
Daop 6 Yogyakarta Tambah Perjalanan Kereta Api Saat Libur Imlek 2026 Mendatang
- Jumat, 13 Februari 2026
Libur Panjang Imlek: 26.886 Tiket Kereta Api di Sumut Telah Terjual Habis
- Jumat, 13 Februari 2026
Berita Lainnya
KAI Daop 7 Madiun Inspeksi 12 Stasiun dan Ramp Check KA Jelang Lebaran 2026
- Jumat, 13 Februari 2026
KAI Perkuat Keselamatan Jalur Selama Angkutan Lebaran 2026 Fokus Pada Mitigasi Risiko
- Jumat, 13 Februari 2026
PLN UID Sumut Kolaborasi dengan YBM Hadirkan Terang Lewat Program LUTD
- Jumat, 13 Februari 2026
Terpopuler
1.
Indomobil eMotor Luncurkan Dua Motor Listrik QT Series di IIMS 2026
- 13 Februari 2026
2.
3.
4.
5.
5 Ide Bisnis Takjil Kekinian Paling Menguntungkan di Ramadan 2026
- 13 Februari 2026












