Jumat, 13 Februari 2026

Anak Usaha Garuda Ekspansi Global, Tempatkan Ribuan Pekerja Indonesia di Pasar Internasional

Anak Usaha Garuda Ekspansi Global, Tempatkan Ribuan Pekerja Indonesia di Pasar Internasional
Anak Usaha Garuda Ekspansi Global, Tempatkan Ribuan Pekerja Indonesia di Pasar Internasional

JAKARTA - Anak perusahaan dari maskapai penerbangan pelat merah berhasil mengukir langkah besar dalam penetrasi tenaga kerja profesional Indonesia ke luar negeri, khususnya di sektor aviasi dan industri pendukung lainnya. Langkah strategis ini menjadi bagian dari ekspansi global serta upaya memperkuat posisi tenaga kerja Indonesia di pasar internasional yang kian kompetitif.

Perluasan Penempatan Tenaga Kerja Profesional

PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS), anak usaha dari Garuda Indonesia, telah berhasil menempatkan tenaga kerja profesional Indonesia ke berbagai negara di dunia. Posisi yang ditempatkan mencakup jenjang strategis seperti teknisi pesawat, cabin technician, engineer perawatan pesawat, hingga tenaga operasional ground handling. Strategi ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjawab kebutuhan industri global akan tenaga kerja yang kompeten dan bersertifikat.

Baca Juga

Daop 6 Yogyakarta Tambah Perjalanan Kereta Api Saat Libur Imlek 2026 Mendatang

Menurut Direktur Utama GDPS Cornelis Radjawane, ekspansi ini tak hanya berhenti pada kuantitas penempatan, tetapi juga memastikan kualitas tenaga kerja yang dikirim telah memenuhi standar global. Dengan berbagai persyaratan kompetensi serta kesiapan kerja yang matang, tenaga kerja Indonesia dipastikan mampu bersaing serta memberikan kontribusi signifikan di lingkungan kerja internasional.

Negara-Negara Tujuan Penempatan

Beberapa negara yang menjadi tujuan penempatan tenaga kerja oleh GDPS antara lain Uni Emirat Arab, Papua Nugini, Korea Selatan, Arab Saudi, dan India. Pasar yang beragam ini menunjukkan betapa luasnya peluang yang dibuka untuk tenaga kerja profesional Indonesia di berbagai belahan dunia. Fokus GDPS pada negara-negara tersebut diharapkan mampu memperluas jaringan kerja serta mempertemukan talenta Indonesia dengan kebutuhan industri global yang terus berkembang.

Pemerintah Indonesia serta berbagai pelaku industri melihat langkah ini sebagai peluang besar untuk meningkatkan reputasi tenaga kerja lokal di panggung internasional. Keberhasilan menempatkan pekerja Indonesia di negara-negara dengan standar kerja tinggi menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya manusia Indonesia semakin diakui di luar negeri.

Strategi Perusahaan dalam Menguatkan Ekspansi

Ekspansi ini bukan sekadar penempatan tenaga kerja, melainkan bagian dari strategi besar GDPS dalam memperkuat kehadiran di kancah global sekaligus mendukung target pendapatan perusahaan. Pada 2026, GDPS menargetkan dapat meraih pendapatan hingga lebih dari Rp500 miliar. Target tersebut disusun berdasarkan pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun serta kemampuan perusahaan dalam menyediakan layanan tenaga kerja yang profesional dan berkualitas.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan GDPS adalah memperkuat pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja. Melalui investasi dalam teknologi dan proses pelatihan yang berstandar internasional, GDPS memastikan seluruh pekerja yang ditempatkan telah siap secara teknis dan mental untuk bekerja di lingkungan global. Upaya ini juga mencerminkan kontribusi GDPS dalam memperbaiki kualitas sumber daya manusia nasional secara menyeluruh.

Selain itu, GDPS terus mendorong penyerapan tenaga kerja lokal di dalam negeri melalui berbagai proyek yang aktif di lebih dari 90 kota. Hingga 2025, perusahaan mengelola lebih dari 6.900 tenaga kerja dengan 139 proyek aktif, menunjukkan pertumbuhan manpower yang mencapai 44 persen dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Kemitraan dan Dukungan Industri

Dalam mengembangkan layanan dan jangkauan penempatan tenaga kerja, GDPS menjalin berbagai kemitraan strategis. Salah satu kerja sama yang dijalankan adalah kolaborasi dengan perusahaan nasional seperti PT Aneka Petroindo Raya untuk menyediakan lebih dari 700 tenaga kerja di berbagai wilayah Indonesia. Kemitraan ini turut memperluas layanan outsourcing serta solusi tenaga kerja profesional yang ditawarkan GDPS.

Ke depan, GDPS berkomitmen untuk terus memperluas akses tenaga kerja Indonesia ke pasar internasional sekaligus memperkuat daya saing perusahaan di industri global. Corporate strategy ini tidak hanya akan menunjang pertumbuhan bisnis perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia dengan membuka berbagai peluang kerja di luar negeri.

Kontribusi terhadap Peningkatan Kualitas SDM Nasional

Penempatan tenaga kerja Indonesia ke luar negeri juga menjadi bentuk kontribusi GDPS dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional secara umum. Dengan memberikan kesempatan kepada tenaga kerja untuk berkarier di lingkungan internasional, pengalaman dan keterampilan yang diperoleh pekerja akan kembali memperkuat keterampilan tenaga kerja di dalam negeri jika mereka kembali.

Cornelis menegaskan bahwa strategi ini tidak hanya tentang ekspansi bisnis, tetapi lebih jauh mengenai peningkatan kapasitas angkatan kerja Indonesia agar mampu bersaing secara global. Ini menjadi sinyal positif bahwa peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia semakin terbuka luas di era globalisasi dan saling keterhubungan berbagai industri di dunia.

Dengan rencana dan target yang ambisius, GDPS berharap dapat menjadi perusahaan yang tidak hanya mengalami pertumbuhan ekonomi yang kuat, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia serta kontribusi pada pembangunan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing tinggi di panggung internasional.

Fery

Fery

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

KAI Daop 7 Madiun Inspeksi 12 Stasiun dan Ramp Check KA Jelang Lebaran 2026

KAI Daop 7 Madiun Inspeksi 12 Stasiun dan Ramp Check KA Jelang Lebaran 2026

KAI Perkuat Keselamatan Jalur Selama Angkutan Lebaran 2026 Fokus Pada Mitigasi Risiko

KAI Perkuat Keselamatan Jalur Selama Angkutan Lebaran 2026 Fokus Pada Mitigasi Risiko

PLN UID Sumut Kolaborasi dengan YBM Hadirkan Terang Lewat Program LUTD

PLN UID Sumut Kolaborasi dengan YBM Hadirkan Terang Lewat Program LUTD

Penjualan BYD Melonjak Tajam, Pangsa Pasar BEV Tembus 60 Persen

Penjualan BYD Melonjak Tajam, Pangsa Pasar BEV Tembus 60 Persen

PNM Perluas Jangkauan Layanan dengan Pendanaan Berkelanjutan

PNM Perluas Jangkauan Layanan dengan Pendanaan Berkelanjutan