Jumat, 13 Februari 2026

BSI Bantu Ojol Belajar Investasi: Mulai Nabung Emas Hanya dengan Rp50 Ribu

BSI Bantu Ojol Belajar Investasi: Mulai Nabung Emas Hanya dengan Rp50 Ribu
BSI Bantu Ojol Belajar Investasi: Mulai Nabung Emas Hanya dengan Rp50 Ribu

JAKARTA - Bank Syariah Indonesia (BSI) mengambil langkah nyata dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan pekerja sektor informal dengan meluncurkan program edukasi investasi yang menyasar para pengemudi ojek online (ojol).

Melalui program ini, BSI memperkenalkan kemudahan berinvestasi lewat instrumen emas yang aman dan terjangkau. Tidak perlu modal besar, para pengemudi kini dapat mulai menyisihkan penghasilan mereka untuk menabung emas mulai dari Rp50.000 saja.

Inisiatif ini bertujuan untuk mengubah pola pikir dari sekadar menabung konvensional menjadi berinvestasi jangka panjang, guna memberikan perlindungan nilai terhadap aset yang dimiliki para pengemudi di masa depan.

Baca Juga

Harga Emas Antam Anjlok Rp43.000 Menjadi Rp2,904 Juta Per Gram pada Jumat Pagi

Investasi Inklusif: Emas sebagai Pilihan Aman bagi Pekerja Informal

BSI memilih instrumen emas karena karakteristiknya yang tahan terhadap inflasi dan cenderung memiliki nilai yang stabil dalam jangka panjang. Bagi pengemudi ojol yang memiliki penghasilan harian tidak tetap, fitur tabungan emas digital dari BSI menawarkan fleksibilitas tinggi:

Modal Terjangkau: Dengan Rp50.000, pengemudi sudah bisa memiliki saldo emas yang setara dengan harga emas saat transaksi dilakukan.

Akses Mudah: Transaksi dapat dilakukan sepenuhnya melalui aplikasi mobile banking, tanpa perlu datang ke kantor cabang.

Likuiditas Tinggi: Emas yang ditabung dapat dicairkan menjadi uang tunai (gadai atau jual) atau dicetak menjadi emas batangan fisik jika saldo telah mencukupi.

Membangun "Sabuk Pengaman" Ekonomi bagi Keluarga Ojol

Edukasi yang diberikan BSI tidak hanya teknis cara membeli, tetapi juga strategi manajemen keuangan. Para pengemudi diajarkan untuk menyisihkan sebagian kecil dari pendapatan harian—bukan menunggu sisa—sebagai dana darurat atau tabungan masa depan.

Dengan menabung emas secara rutin, para pengemudi ojol diharapkan memiliki "sabuk pengaman" ekonomi untuk kebutuhan mendesak, seperti biaya perbaikan kendaraan, biaya pendidikan anak, hingga persiapan hari tua. Program ini diharapkan dapat memutus siklus ketergantungan pada pinjaman tidak resmi yang sering kali menjerat pekerja sektor informal.

Digitalisasi Keuangan Syariah untuk Semua

Langkah BSI ini juga menjadi bagian dari upaya digitalisasi keuangan syariah yang lebih luas. Dengan menyasar komunitas ojol, BSI membuktikan bahwa perbankan syariah kini semakin inklusif dan modern. Layanan ini memastikan bahwa manfaat dari perbankan syariah dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terlepas dari latar belakang profesinya.

Tips Memulai Nabung Emas bagi Pemula

Bagi para pengemudi atau masyarakat umum yang ingin mulai mencoba, berikut adalah tips sederhana:

Konsistensi adalah Kunci: Lebih baik menabung Rp50.000 secara rutin setiap minggu daripada jumlah besar namun hanya sekali.

Pantau Harga: Gunakan aplikasi BSI Mobile untuk memantau pergerakan harga emas setiap hari agar tahu kapan waktu terbaik untuk menambah saldo.

Tujuan Jangka Panjang: Ingatlah bahwa emas adalah investasi jangka panjang. Hasil optimal biasanya baru terlihat setelah penyimpanan di atas 2-5 tahun.

Regan

Regan

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Emas Perhiasan 13 Februari 2026: Terkoreksi Menjadi Rp2,437 Juta per Gram

Harga Emas Perhiasan 13 Februari 2026: Terkoreksi Menjadi Rp2,437 Juta per Gram

Optimisme Purbaya Yudhi Sadewa: Prospek Ekonomi RI 2026 Tetap Cerah di Tengah Tantangan Global

Optimisme Purbaya Yudhi Sadewa: Prospek Ekonomi RI 2026 Tetap Cerah di Tengah Tantangan Global

Optimisme Purbaya: Program Diskon Diyakini Dorong Ekonomi Kuartal I-2026 Tumbuh 5,6%

Optimisme Purbaya: Program Diskon Diyakini Dorong Ekonomi Kuartal I-2026 Tumbuh 5,6%

Jadwal Buka Bursa Saham Pasca-Libur Imlek 2026: Investor Siap Kembali Melantai

Jadwal Buka Bursa Saham Pasca-Libur Imlek 2026: Investor Siap Kembali Melantai

BNI Perkuat Jangkauan Global: Sinergi Kantor Cabang Luar Negeri dan Layanan Digital

BNI Perkuat Jangkauan Global: Sinergi Kantor Cabang Luar Negeri dan Layanan Digital