Kemdiktisaintek Perkuat Pendidikan Tinggi Lintas Negara Melalui Model Terbuka dan Digital
- Rabu, 11 Februari 2026
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan komitmennya mendorong pengembangan program pendidikan tinggi berbasis Open and Distance Learning (ODL) yang menjangkau lintas negara, seiring kebutuhan peningkatan akses dan relevansi pendidikan tinggi di era globalisasi. Upaya ini disampaikan dalam pertemuan antara perwakilan Kemdiktisaintek dengan delegasi Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang berlangsung di kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Selasa (10 Februari 2026).
Kolaborasi Internasional sebagai Strategi Pendidikan
Pertemuan tersebut menjadi wadah pembahasan intensif mengenai penjajakan kolaborasi akademik, terutama dalam pengembangan program sarjana dan pascasarjana berbasis ODL atau Pendidikan Jarak Jauh Lintas Negara. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Togar M. Simatupang, mengatakan ODL bukan sekadar inovasi pembelajaran digital semata, melainkan juga strategi penting untuk membuka peluang mahasiswa Indonesia mengakses pendidikan berkualitas tanpa batas geografis.
Baca JugaKetegangan Hubungan Ronaldo Dan Benzema Akibat Saling Sindir Gaji Dan Trofi
“ODL adalah wadah baru, sarana baru bukan hanya untuk menjangkau mahasiswa kita, tetapi juga untuk mendidik masyarakat dengan cara yang fleksibel,” ujar Togar.
Menurut Togar, model pendidikan ini memberikan alternatif yang relevan bagi tantangan pendidikan tinggi saat ini, termasuk mutlaknya adaptasi terhadap dinamika digital dan internasionalisasi. Pemerintah Indonesia menyatakan terbuka terhadap pengembangan pendidikan jarak jauh lintas negara, selama program yang dihasilkan memenuhi standar mutu, akreditasi, serta kesetaraan capaian pembelajaran yang diatur dalam sistem pendidikan tinggi nasional.
Pengakuan Akademik dan Standar Kualifikasi
Salah satu topik penting dalam dialog tersebut adalah mekanisme pengakuan akademik bagi lulusan dari program ODL luar negeri. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktisaintek, Beny Bandanadjaja, menjelaskan bahwa pengakuan kualifikasi lulusan melalui skema ODL dilakukan melalui mekanisme penyetaraan ijazah yang merujuk pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
Penyetaraan ini penting untuk menjamin kesesuaian jenjang pendidikan serta mutu proses pembelajaran sehingga lulusan dapat diakui secara sah di Indonesia. Mechanisme tersebut, menurut Beny, membantu menjaga kualitas lulusan dan memastikan mereka memiliki kompetensi yang setara dengan lulusan pendidikan formal konvensional dalam negeri.
Kemitraan Perguruan Tinggi dan Dampaknya
Dalam pertemuan itu, Beny juga menekankan perlunya pengembangan implementasi ODL melalui kemitraan institusional dengan perguruan tinggi nasional. Kemitraan ini diharapkan meningkatkan manfaat langsung bagi mahasiswa dan dunia akademik di Indonesia, termasuk memperluas peluang karier lulusan di kawasan ASEAN.
Kolaborasi seperti joint degree, dual degree, pengembangan kurikulum bersama, hingga micro-credential disebutkan sebagai bentuk konkret kemitraan yang potensial. Pendekatan multipihak semacam ini dinilai dapat memperkaya ekosistem pendidikan tinggi nasional, sekaligus memperluas peluang belajar dan kompetensi mahasiswa dalam konteks global.
Selain bertukar pandangan tentang ODL, pertemuan ini juga menggambarkan keinginan kedua negara untuk memperkuat hubungan akademik yang telah terjalin. Saat ini, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) telah menjalankan kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi Indonesia, meliputi Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan lainnya. Kerja sama tersebut mencakup pertukaran akademik, riset bersama, hingga program kolaboratif lintas institusi.
Visi Pendidikan Tinggi yang Lebih Inklusif dan Digital
Dorongan Kemdiktisaintek terhadap ODL menegaskan arah kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia yang semakin inklusif dan digital. Strategi ini selaras dengan kebutuhan transformasi pendidikan global dan tantangan abad ke-21, seperti memperluas akses pembelajaran, meningkatkan kualitas tenaga pendidik, serta memadukan teknologi dalam proses pembelajaran.
Inisiatif ini juga diharapkan mampu mendukung mobilitas talenta akademik dan pasar kerja lintas negara, di mana lulusan perguruan tinggi Indonesia memiliki daya saing tinggi di kancah internasional. Pendekatan lintas negara ini sejalan dengan fokus pemerintah untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem pendidikan tinggi regional dan global.
Harapan dan Tantangan ke Depan
Meski memiliki potensi besar, model pendidikan ODL lintas negara juga membawa tantangan tersendiri, terutama terkait regulasi, standardisasi mutu, dan pengakuan kualifikasi secara internasional. Langkah-langkah lanjutan untuk memastikan implementasi yang efektif tentu diperlukan, termasuk penyusunan pedoman operasional yang jelas, dukungan infrastruktur teknologi pendidikan, serta peningkatan kapasitas institusi pendidikan tinggi.
Kemdiktisaintek berharap penjajakan kerja sama ini menjadi langkah awal menuju kemitraan strategis pendidikan tinggi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata. Melalui transformasi digital dan kolaborasi internasional, Indonesia berupaya memperluas akses pendidikan tinggi bermutu sekaligus menjawab tantangan perubahan global yang terus berkembang.
Fery
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Panduan Memilih Sepatu Onitsuka Tiger Terbaik: Ikon Klasik Yang Tak Lekang Oleh Waktu
- Rabu, 11 Februari 2026
Berita Lainnya
13 Ide Jualan Takjil Sayur Lauk Ringan Rp10.000 Menjadi Pilihan Praktis Sehat
- Rabu, 11 Februari 2026
Misi Rahasia Florentino Perez: Mengulang Tragedi Luis Figo di Barcelona
- Rabu, 11 Februari 2026
Kepulangan Sang Legenda: Rencana Besar Lionel Messi Kembali ke Barcelona
- Rabu, 11 Februari 2026
Transformasi Sergi Roberto: Dari Kapten Ikonik Barcelona Menuju Keluarga Baru di Como
- Rabu, 11 Februari 2026
Masa Depan Pertahanan Anfield: Jeremy Jacquet dan Misi Menjadi Suksesor Virgil van Dijk
- Rabu, 11 Februari 2026





.jpg)





.jpg)
