Rabu, 11 Februari 2026

Rose BLACKPINK Resmi Jadi Global Brand Ambassador Levi's Disorot Publik Dunia

Rose BLACKPINK Resmi Jadi Global Brand Ambassador Levi's Disorot Publik Dunia
Rose BLACKPINK Resmi Jadi Global Brand Ambassador Levi's Disorot Publik Dunia

JAKARTA - Pengumuman Rose BLACKPINK sebagai global brand ambassador Levi’s menjadi sorotan besar di industri fesyen dan hiburan internasional. 

Bukan hanya karena statusnya sebagai idol K-pop pertama yang tampil dalam kampanye iklan Levi’s di ajang Super Bowl 2026, tetapi juga karena respons publik yang muncul setelah materi promosi dirilis. Peristiwa ini menempatkan Rose di persimpangan antara pencapaian bersejarah dan tekanan opini publik yang tak selalu ramah.

Penunjukan tersebut diumumkan secara resmi pada Senin, 9 Februari 2026. Levi’s, sebagai salah satu merek denim paling ikonik di dunia, memilih Rose sebagai wajah global mereka dalam kampanye terbaru. Langkah ini memperkuat posisi Rose sebagai figur berpengaruh lintas budaya yang daya tariknya melampaui dunia musik.

Baca Juga

Ketegangan Hubungan Ronaldo Dan Benzema Akibat Saling Sindir Gaji Dan Trofi

Pengumuman Resmi Levi's dan Dampak Globalnya

Mengutip Kbizoom, Selasa, 10 Februari 2026, penunjukan Rose langsung memicu perhatian luas. Kampanye promosi Levi’s yang menampilkan foto dan video Rose dengan cepat menjadi viral di berbagai platform media sosial. Namun, alih-alih hanya menuai pujian, sebagian warganet justru melontarkan komentar negatif terkait penampilan fisiknya.

Beberapa komentar menyoroti bentuk tubuh Rose yang dinilai tidak sesuai dengan citra merek denim. Kritik tersebut berkembang menjadi body shaming yang memicu perdebatan panjang di ruang publik digital. Fenomena ini menunjukkan bagaimana figur publik, terutama idol global, kerap berada di bawah sorotan ekstrem.

Reaksi Penggemar dan Publik Internasional

Komentar-komentar negatif tersebut langsung memancing reaksi keras dari penggemar Rose. Banyak yang membela sang idola dengan menegaskan bahwa Levi’s tentu telah melalui proses seleksi ketat sebelum menunjuknya sebagai duta global. Penggemar meyakini bahwa pengaruh global, citra positif, dan daya tarik komersial Rose menjadi faktor utama pemilihan tersebut.

Publik juga menilai kritik tersebut tidak relevan dengan nilai yang diusung Levi’s. Merek ini dikenal merayakan keberagaman, orisinalitas, dan ekspresi diri. Dalam konteks itu, Rose dianggap merepresentasikan semangat generasi modern yang autentik dan berani tampil apa adanya.

Sorotan Lama terhadap Penampilan Rose

Isu terkait tubuh bukanlah hal baru bagi Rose. Sebelumnya, ia juga kerap menjadi bahan perbincangan daring karena dianggap terlalu kurus. Sejumlah penggemar menyampaikan kekhawatiran terhadap kesehatannya dan berharap Rose dapat lebih memprioritaskan istirahat serta kesejahteraan pribadi.

Meski demikian, Rose tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dalam setiap proyek yang dijalaninya. Ia terus tampil konsisten di panggung musik, dunia fesyen, dan berbagai kolaborasi global, membuktikan bahwa komentar negatif tidak menghalangi langkahnya.

Kampanye Global Levi's Lewat Film Pendek

Di sisi lain, dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Selasa, 10 Februari 2026, Levi’s memperkenalkan kampanye global terbaru bertajuk Behind Every Original. Kampanye ini didukung film pendek berjudul Backstory yang disutradarai oleh Kim Gehrig, dengan Rose sebagai salah satu tokoh utamanya.

Film tersebut menyoroti individu-individu yang berperan penting dalam memajukan budaya dengan sentuhan unik. Levi’s menghadirkan sudut pandang berbeda dengan menampilkan sisi belakang para tokoh sebagai simbol perjalanan, gerak, dan kehidupan sehari-hari dalam balutan denim.

Deretan Ikon Dunia dalam Film Backstory

Selain Rose, film Backstory juga menampilkan sejumlah figur ternama. Di antaranya adalah peraih Grammy Doechii dari Top Dawg Entertainment, MVP dan juara NBA Shai Gilgeous-Alexander, peraih nominasi Emmy Questlove, serta model dan figur kultur Stefanie Giesinger. Karakter Disney-Pixar “Toy Story” Woody turut hadir sebagai simbol lintas generasi.

Setiap adegan dirancang sebagai perayaan sisi belakang dalam balutan denim Levi’s®. Mulai dari berjalan, menari, hingga menjalani hidup, film ini menekankan filosofi Levi’s sebagai bagian dari perjalanan personal setiap individu. Visual dinamisnya juga memberikan penghormatan pada ikon-ikon budaya terdahulu.

Proses Produksi dan Konsep Kreatif Film

Proses produksi film Backstory berlangsung selama enam hari di Los Angeles, Oklahoma City, dan London. Levi’s berfokus pada pemilihan talenta otentik seperti koboi, pekerja konstruksi, pemanjat tebing, dan anak muda untuk menjaga keaslian cerita yang disampaikan.

Penggunaan lagu “Get Up Offa That Thing” dari James Brown dipilih untuk menghadirkan energi dan semangat keceriaan. Lagu tersebut menjadi simbol para figur penggerak perubahan yang terus melangkah maju. Tim produksi juga berkolaborasi dengan koreografer Doechii, Robbie Blue, untuk menciptakan penutup film yang memukau.

Pernyataan Rose dan Gaya Denim Ikonik

“Ketika saya menciptakan sesuatu yang baru, saya mulai dari diri saya sendiri. Setiap proyek dimulai dengan visi yang jelas—visi yang saya bentuk dengan cermat dan saya wujudkan di dunia,” ucap Rose dalam pernyataan tertulis yang diunggah di situs resmi Levi's. Dalam film tersebut, Rosé tampil dengan Loose Boot cut jeans yang dipadukan dengan Relaxed Fit Trucker.

Penampilan ini menegaskan gaya personal Rose yang sederhana namun kuat. Pilihan denim klasik Levi’s menjadi representasi karakter autentiknya sebagai seniman dan ikon global.

Sinyal Penunjukan dari Panggung Konser

Penunjukan Rose sebagai duta global Levi’s sejatinya tidak terlalu mengejutkan. Ia telah memberi sinyal lewat kostum panggung rancangan khusus Levi’s saat tur konser BLACKPINK di Tokyo pada 16–18 Januari 2026.

Dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Rabu, 28 Januari 2026, terungkap detail kostum yang dikenakan Rose. Mulai dari gaun t-shirt custom dengan micro-studs bertuliskan Tokyo ’26 hingga rok mini denim biru berhiaskan stud, semua menegaskan kedekatannya dengan Levi’s.

Sejauh ini, Rose juga dikenal aktif menjalin kemitraan dengan berbagai brand fesyen global, termasuk YSL dan Puma. Keterlibatannya dalam desain produk kolaborasi semakin mengukuhkan posisinya sebagai ikon gaya yang berpengaruh di panggung dunia.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

13 Ide Jualan Takjil Sayur Lauk Ringan Rp10.000 Menjadi Pilihan Praktis Sehat

13 Ide Jualan Takjil Sayur Lauk Ringan Rp10.000 Menjadi Pilihan Praktis Sehat

Misi Rahasia Florentino Perez: Mengulang Tragedi Luis Figo di Barcelona

Misi Rahasia Florentino Perez: Mengulang Tragedi Luis Figo di Barcelona

Kepulangan Sang Legenda: Rencana Besar Lionel Messi Kembali ke Barcelona

Kepulangan Sang Legenda: Rencana Besar Lionel Messi Kembali ke Barcelona

Transformasi Sergi Roberto: Dari Kapten Ikonik Barcelona Menuju Keluarga Baru di Como

Transformasi Sergi Roberto: Dari Kapten Ikonik Barcelona Menuju Keluarga Baru di Como

Masa Depan Pertahanan Anfield: Jeremy Jacquet dan Misi Menjadi Suksesor Virgil van Dijk

Masa Depan Pertahanan Anfield: Jeremy Jacquet dan Misi Menjadi Suksesor Virgil van Dijk