Apple Terus Eksplorasi iPhone Layar Lipat Guna Tetapkan Standar Baru Industri
- Jumat, 06 Februari 2026
JAKARTA - Raksasa teknologi asal Cupertino, Apple, dikabarkan tengah mempercepat langkah dalam mengeksplorasi pengembangan iPhone layar lipat pertama mereka.
Setelah bertahun-tahun menjadi rumor, proyek yang dikenal secara internal dengan kode "V68" ini mulai menunjukkan kemajuan signifikan. Fokus utama Apple saat ini adalah memastikan bahwa perangkat lipat mereka tidak hanya sekadar mengikuti tren, tetapi mampu mengatasi kelemahan-kelemahan yang selama ini ada pada ponsel lipat kompetitor.
Eksplorasi ini mencakup pengujian berbagai prototipe, mulai dari desain clamshell (serupa seri Flip) hingga desain lipat besar yang dapat bertransformasi menjadi tablet serupa iPad Mini.
Baca JugaXiaomi 17 Ultra by Leica Resmi di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Keunggulan Kameranya
Tantangan Teknis: Menghilangkan Bekas Lipatan Dan Ketebalan Perangkat
Salah satu fokus utama dalam eksplorasi Apple adalah teknologi layar. Apple dikabarkan sedang bekerja keras untuk meminimalkan—atau bahkan menghilangkan sepenuhnya—garis lipatan (crease) yang biasanya muncul pada layar fleksibel. Selain itu, para teknisi Apple juga ditantang untuk menciptakan perangkat lipat yang tetap tipis dan ringan saat dilipat, namun tetap memiliki durabilitas tinggi untuk penggunaan jangka panjang.
Inovasi Biometrik Dan Keamanan: Touch ID Kembali?
Menariknya, beberapa bocoran menyebutkan bahwa Apple mungkin akan menerapkan sistem keamanan yang berbeda untuk iPhone lipat ini. Alih-alih mengandalkan Face ID yang memerlukan ruang sensor cukup besar, Apple dikabarkan mengeksplorasi penggunaan teknologi Touch ID yang terintegrasi pada tombol daya (side button). Langkah ini diambil untuk menjaga desain layar tetap bersih dan memberikan fleksibilitas saat perangkat dalam kondisi terlipat maupun terbuka.
Strategi Produksi Dan Kolaborasi Dengan Pemasok Layar
Untuk mewujudkan ambisinya, Apple dilaporkan telah menjalin kolaborasi erat dengan pemasok layar utama seperti Samsung Display dan LG Display. Apple meminta standar kualitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan standar industri saat ini, terutama terkait fleksibilitas panel dan ketajaman visual. Proses eksplorasi ini juga mencakup optimasi sistem operasi iOS agar dapat beradaptasi dengan mulus saat pengguna beralih antara layar luar dan layar utama yang lebih luas.
Prediksi Jadwal Rilis Dan Posisi Di Pasar Global
Meskipun Apple belum memberikan konfirmasi resmi, para analis industri memprediksi bahwa hasil dari eksplorasi panjang ini kemungkinan baru akan diperkenalkan ke publik pada kuartal terakhir 2026. Penundaan yang terkesan "terlambat" ini merupakan ciri khas Apple untuk memastikan produk mereka matang secara teknologi sebelum dilempar ke pasar. Jika berhasil, iPhone lipat ini diprediksi akan menjadi perangkat paling mahal dalam sejarah Apple, sekaligus mengukuhkan kembali posisi mereka sebagai pemimpin inovasi global.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
BPJS Kesehatan Dorong Peserta Aktif Manfaatkan Layanan Digital Mobile JKN
- Selasa, 31 Maret 2026
DAMRI Catat Lonjakan Penumpang Pemadu Moda Bandara Selama Lebaran 2026
- Selasa, 31 Maret 2026
Kerja Sama Bilateral RI-Jepang Fokus pada Investasi Energi Terbarukan Masa Depan
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Terungkap! OPPO Find X9s Pro Hadir dengan Dual Kamera 200MP dan Performa Gahar
- Selasa, 31 Maret 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia 31 Maret 2026: Palembang Berpotensi Hujan Petir
- Selasa, 31 Maret 2026
Jadwal SIM Keliling Tangerang 31 Maret 2026, Ini Lokasi dan Jam Layanannya
- Selasa, 31 Maret 2026
Bolehkah Menggabungkan Puasa Syawal dan Qadha Ramadan? Ini Penjelasan Menurut Ulama
- Selasa, 31 Maret 2026
FIFA Puji Indonesia sebagai Tuan Rumah FIFA Series 2026, Peluang Digelar Lagi Terbuka
- Selasa, 31 Maret 2026


.jpg)









