Kamis, 05 Februari 2026

Update Harga Perak Antam Kamis 5 Februari 2026 Kembali Menguat

Update Harga Perak Antam Kamis 5 Februari 2026 Kembali Menguat
Update Harga Perak Antam Kamis 5 Februari 2026 Kembali Menguat

JAKARTA - Pergerakan harga logam mulia tidak hanya terjadi pada emas, tetapi juga perak yang belakangan semakin dilirik sebagai alternatif investasi. 

Pada Kamis, 5 Februari 2026, harga perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) kembali mencatatkan penguatan, melanjutkan pola fluktuatif yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Bagi investor dan kolektor logam mulia, perubahan harga perak menjadi indikator penting untuk membaca arah pasar. Meski nilainya masih jauh di bawah emas, perak kerap dipilih karena memiliki fungsi ganda, baik sebagai aset investasi maupun bahan industri. Kondisi tersebut membuat pergerakan harganya sering kali lebih dinamis.

Baca Juga

FEB Unisma Gandeng TIU Jepang Adopsi Kurikulum Bisnis Standar Global

Harga Perak Antam Naik Tipis Hari Ini

Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam pada Kamis, 5 Februari 2026, tercatat naik Rp100 menjadi Rp56.500 per gram. Kenaikan ini terbilang moderat, namun tetap menandai tren penguatan setelah pergerakan tajam dalam beberapa hari sebelumnya.

Pada Rabu, 4 Februari 2026, harga perak Antam sempat melonjak signifikan sebesar Rp600 dan berada di level Rp54.500 per gram. Sebaliknya, sehari sebelumnya, Selasa, 3 Februari 2026, harga perak justru mengalami penurunan tajam Rp600 hingga menyentuh posisi Rp53.900 per gram. Fluktuasi ini menunjukkan bahwa pasar perak masih berada dalam fase yang sensitif terhadap sentimen global maupun domestik.

Harga Perak Antam Berdasarkan Bobot

Selain harga per gram, Antam juga menetapkan harga dasar untuk produk perak murni dengan bobot yang lebih besar. Produk ini umumnya diminati oleh investor yang ingin menyimpan perak dalam jumlah signifikan atau pelaku usaha yang memanfaatkan perak sebagai bahan baku.

Harga perak Antam per Kamis, 5 Februari 2026:

1 gram: Rp56.500

250 gram: Rp14,525 juta

500 gram: Rp28,250 juta

Harga dasar tersebut mencerminkan akumulasi nilai per gram tanpa memperhitungkan faktor tambahan lain seperti biaya distribusi atau pengemasan khusus.

Pergerakan Harga Perak Global Ikut Menguat

Sejalan dengan penguatan di dalam negeri, harga perak global juga menunjukkan tren positif. Pada Kamis, 5 Februari 2026 pagi, harga perak dunia kembali naik dan mendekati level psikologis US$90 per ons troi, setelah sempat mengalami tekanan sejak awal tahun.

Mengacu pada data Bloomberg, harga perak tercatat berada di posisi US$90,1 per ons troi. Angka ini menguat 2,02 poin atau sekitar 2,29 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada Rabu, 4 Februari 2026, harga perak dunia masih bergerak di kisaran US$84,35 per ons troi.

Kenaikan tersebut mencerminkan kembalinya minat investor terhadap perak di tengah ketidakpastian pasar global. Selain itu, perak juga sering bergerak seiring dengan emas, terutama ketika investor mencari aset lindung nilai.

Volatilitas Tinggi Sejak Awal 2026

Memasuki tahun 2026, pergerakan harga perak tergolong sangat volatil. Sepanjang periode tersebut, harga perak sempat terpuruk hingga 30 persen. Penurunan ini tercatat sebagai penurunan harian terdalam sejak 1980, sebuah catatan yang menunjukkan betapa tajamnya koreksi yang terjadi.

Tekanan besar ini muncul setelah reli panjang pada tahun sebelumnya. Pada 2025, harga perak melonjak hingga 135 persen, didorong oleh spekulasi pasar serta meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Lonjakan tajam tersebut membuat pasar perak memasuki fase koreksi pada awal 2026. Namun, penguatan yang kembali terjadi dalam beberapa hari terakhir memberi sinyal bahwa pasar mulai menemukan keseimbangan baru.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Perak

Harga perak dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global, pergerakan dolar AS, hingga permintaan industri. Berbeda dengan emas yang lebih dominan sebagai aset lindung nilai, perak juga banyak digunakan dalam sektor industri seperti elektronik, energi terbarukan, dan manufaktur.

Ketika permintaan industri meningkat, harga perak cenderung terdorong naik. Sebaliknya, perlambatan ekonomi global dapat menekan permintaan dan memicu penurunan harga. Faktor spekulasi investor juga turut memainkan peran besar dalam menciptakan volatilitas harga perak.

Perak sebagai Alternatif Investasi

Di tengah harga emas yang relatif tinggi, perak kerap dilirik sebagai alternatif investasi dengan modal lebih terjangkau. Meski demikian, karakter perak yang lebih volatil membuat investor perlu memiliki strategi yang matang.

Pergerakan harga yang cepat bisa memberikan peluang keuntungan dalam waktu singkat, tetapi juga membawa risiko yang tidak kecil. Oleh karena itu, pemantauan harga secara rutin dan pemahaman terhadap tren global menjadi hal penting sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual perak.

Prospek Harga Perak ke Depan

Dengan harga perak Antam yang kembali menguat pada Kamis, 5 Februari 2026, perhatian investor kini tertuju pada pergerakan selanjutnya. Apakah tren penguatan ini akan berlanjut atau justru kembali terkoreksi, sangat bergantung pada sentimen pasar global dan arah kebijakan ekonomi ke depan.

Selama volatilitas masih tinggi, perak diperkirakan tetap bergerak dinamis. Kondisi ini membuka peluang sekaligus tantangan bagi investor yang ingin memanfaatkan pergerakan harga logam mulia tersebut.

Sutomo

Sutomo

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Dinamika Logam Mulia: Harga Emas Antam Melandai Pasca-Lonjakan Ekstrem

Dinamika Logam Mulia: Harga Emas Antam Melandai Pasca-Lonjakan Ekstrem

Emas Kembali Berkilau: Menembus Level Psikologis US$5.000 di Tengah Gejolak Global

Emas Kembali Berkilau: Menembus Level Psikologis US$5.000 di Tengah Gejolak Global

Benteng Perlindungan Sawah Sulteng: Menangkal Risiko Gagal Panen di Tengah Anomali Cuaca

Benteng Perlindungan Sawah Sulteng: Menangkal Risiko Gagal Panen di Tengah Anomali Cuaca

Strategi Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Perumahan Demi Target KPR 2026

Strategi Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Perumahan Demi Target KPR 2026

Komitmen Kuat BRI Targetkan Penyaluran 60.000 Unit KPR Subsidi Tahun 2026

Komitmen Kuat BRI Targetkan Penyaluran 60.000 Unit KPR Subsidi Tahun 2026