Harga Perak Antam Hari Ini Menguat Seiring Pergerakan Global Kamis Februari
- Kamis, 05 Februari 2026
JAKARTA - Pergerakan harga perak kembali menjadi perhatian pelaku pasar pada perdagangan Kamis, 5 Februari 2026.
Di tengah fluktuasi yang masih terasa sejak awal tahun, harga perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk menunjukkan arah penguatan. Kondisi ini memberi sinyal bahwa minat terhadap komoditas perak masih terjaga, baik di pasar domestik maupun global.
Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam tercatat naik tipis dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan ini melanjutkan pola pergerakan yang cenderung naik turun dalam beberapa hari terakhir. Meski tidak terlalu besar, perubahan harga tersebut tetap menjadi indikator penting bagi investor dan masyarakat yang memantau pergerakan logam mulia.
Baca JugaFEB Unisma Gandeng TIU Jepang Adopsi Kurikulum Bisnis Standar Global
Kenaikan Harga Perak Antam Hari Ini
Harga perak murni Antam pada Kamis ini tercatat naik Rp 100 menjadi Rp 56.500 per gram. Penguatan ini menandai kembalinya sentimen positif setelah pergerakan yang cukup dinamis dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, harga perak Antam sempat mengalami lonjakan dan penurunan yang cukup tajam secara bergantian.
Pada Rabu, 4 Februari 2026, harga perak Antam melonjak Rp 600 hingga menyentuh level Rp 54.500 per gram. Namun sehari sebelumnya, Selasa, 3 Februari 2026, harga perak justru merosot Rp 600 dan berada di posisi Rp 53.900 per gram. Fluktuasi ini mencerminkan tingginya volatilitas pasar perak dalam jangka pendek.
Pergerakan harga yang dinamis tersebut menunjukkan bahwa pasar masih mencari keseimbangan. Kenaikan pada hari ini menjadi sinyal bahwa tekanan jual mulai mereda, meskipun pelaku pasar tetap mencermati perkembangan selanjutnya.
Pergerakan Harga Perak Ukuran Besar
Selain satuan gram, harga perak Antam untuk ukuran bobot besar juga menjadi perhatian. Untuk produk perak murni dengan ukuran 250 gram, harga dasar pada Kamis ini dipatok sebesar Rp 14,525 juta. Sementara itu, perak Antam murni dengan bobot 500 gram dibanderol dengan harga dasar Rp 28,250 juta.
Harga untuk ukuran besar ini umumnya menjadi acuan bagi investor dengan orientasi jangka menengah hingga panjang. Pergerakan harga di segmen ini relatif mengikuti tren umum pasar perak, meskipun perubahan hariannya tidak selalu sama dengan satuan kecil.
Konsistensi harga pada produk bobot besar menunjukkan bahwa permintaan masih terjaga. Investor yang memanfaatkan perak sebagai aset lindung nilai cenderung memperhatikan stabilitas harga di kategori ini.
Dukungan dari Penguatan Harga Perak Global
Sejalan dengan pergerakan di dalam negeri, harga perak di pasar global juga menunjukkan penguatan signifikan. Pada Kamis pagi, 5 Februari 2026, harga perak dunia kembali naik dan mendekati level US$ 90 per ons troi. Penguatan ini terjadi setelah harga perak sempat tertekan sejak awal tahun.
Mengacu pada data Bloomberg, harga perak naik ke posisi US$ 90,1 per ons troi. Angka tersebut mencerminkan kenaikan sekitar 2,02 poin atau setara 2,29 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya. Pada Rabu, 4 Februari 2026, harga perak global masih berada di kisaran US$ 84,35 per ons troi.
Penguatan harga global ini menjadi salah satu faktor pendorong sentimen positif di pasar domestik. Kenaikan di pasar internasional kerap memberikan dampak langsung terhadap penyesuaian harga perak di dalam negeri.
Volatilitas Tinggi Sejak Awal Tahun
Memasuki tahun 2026, pergerakan harga perak tergolong sangat volatil. Sepanjang periode tersebut, harga perak sempat terpuruk hingga 30 persen. Penurunan tajam ini tercatat sebagai salah satu koreksi harian terdalam sejak tahun 1980, sehingga memicu kewaspadaan di kalangan pelaku pasar.
Tekanan besar tersebut terjadi setelah perak mencatatkan reli kuat pada tahun sebelumnya. Pada 2025, harga perak melonjak hingga 135 persen, didorong oleh spekulasi pasar serta meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai. Lonjakan besar ini kemudian diikuti fase koreksi yang cukup dalam.
Volatilitas yang tinggi membuat pergerakan harga perak menjadi sangat sensitif terhadap sentimen global. Faktor ekonomi makro, kebijakan moneter, serta dinamika pasar keuangan internasional turut memengaruhi arah harga logam mulia ini.
Minat Investor Masih Terjaga
Di tengah naik turunnya harga, minat investor terhadap perak dinilai masih cukup kuat. Perak kerap dipandang sebagai alternatif investasi selain emas, terutama saat kondisi pasar global tidak menentu. Karakter perak yang memiliki nilai industri sekaligus nilai investasi membuatnya tetap diminati.
Kenaikan harga perak Antam pada Kamis ini menjadi indikasi bahwa pasar mulai merespons positif penguatan harga global. Meski demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati risiko volatilitas yang masih tinggi. Pergerakan harga yang cepat dapat memberikan peluang, sekaligus tantangan.
Ke depan, arah harga perak diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh dinamika global dan sentimen investor. Selama ketidakpastian masih membayangi pasar keuangan dunia, pergerakan harga perak diprediksi tetap fluktuatif, dengan peluang penguatan maupun koreksi yang terbuka.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Merawat Akar Sejarah: Sudan Ajak Indonesia Perluas Ekspansi Bisnis dan Pendidikan
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Logam Mulia: Harga Emas Antam Melandai Pasca-Lonjakan Ekstrem
- Kamis, 05 Februari 2026
Emas Kembali Berkilau: Menembus Level Psikologis US$5.000 di Tengah Gejolak Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Benteng Perlindungan Sawah Sulteng: Menangkal Risiko Gagal Panen di Tengah Anomali Cuaca
- Kamis, 05 Februari 2026
Dominasi AI Global: Strategi Gemini 3 Bawa Google Tembus 750 Juta Pengguna
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Dinamika Logam Mulia: Harga Emas Antam Melandai Pasca-Lonjakan Ekstrem
- Kamis, 05 Februari 2026
Emas Kembali Berkilau: Menembus Level Psikologis US$5.000 di Tengah Gejolak Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Benteng Perlindungan Sawah Sulteng: Menangkal Risiko Gagal Panen di Tengah Anomali Cuaca
- Kamis, 05 Februari 2026
Strategi Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Perumahan Demi Target KPR 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Komitmen Kuat BRI Targetkan Penyaluran 60.000 Unit KPR Subsidi Tahun 2026
- Kamis, 05 Februari 2026









