JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah kembali menjadi perhatian pelaku pasar pada Kamis, 5 Februari 2026.
Di tengah dinamika global dan fluktuasi mata uang utama dunia, Bank Indonesia merilis Kurs Transaksi BI yang menjadi rujukan penting dalam berbagai transaksi resmi. Informasi kurs ini digunakan sebagai acuan transaksi BI dengan pihak ketiga, termasuk pemerintah, sehingga memiliki peran strategis dalam stabilitas pasar valuta asing domestik.
Kurs Transaksi BI ditetapkan berdasarkan titik tengah yang mengacu pada kurs acuan JISDOR hari kerja sebelumnya atau H-1. Bank Indonesia secara konsisten mengumumkan kurs tersebut satu kali setiap hari kerja, tepat pada pukul 08.00 WIB, melalui laman resmi BI.go.id. Dengan mekanisme ini, pasar memperoleh kepastian referensi nilai tukar yang transparan dan terukur.
Baca JugaFEB Unisma Gandeng TIU Jepang Adopsi Kurikulum Bisnis Standar Global
Fungsi Kurs Transaksi BI Dalam Aktivitas Keuangan
Kurs Transaksi BI berbeda dengan kurs pasar yang biasa ditemui di perbankan atau money changer. Kurs ini secara khusus digunakan untuk transaksi antara Bank Indonesia dan pihak ketiga, termasuk instansi pemerintah. Oleh karena itu, kurs jual dan kurs beli yang ditetapkan BI mencerminkan posisi resmi bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Keberadaan Kurs Transaksi BI juga membantu menciptakan konsistensi dalam pencatatan dan pelaporan keuangan negara. Dengan mengacu pada satu sumber resmi, potensi perbedaan penilaian kurs dapat diminimalkan. Hal ini menjadi penting terutama dalam transaksi berskala besar yang melibatkan kewajiban dan penerimaan negara dalam valuta asing.
Dolar AS Tembus Level Rp16.858
Pada Kamis ini, perhatian utama tertuju pada pergerakan dolar Amerika Serikat. Berdasarkan data Bank Indonesia, dolar AS dipatok dengan kurs jual Rp16.858,88 per dolar AS, sementara kurs beli berada di level Rp16.691,13. Posisi ini menunjukkan dolar AS masih berada di level tinggi terhadap rupiah, sejalan dengan penguatan mata uang AS di pasar global.
Level tersebut mencerminkan tekanan eksternal yang masih membayangi rupiah, mulai dari kebijakan moneter bank sentral AS hingga sentimen geopolitik global. Meski demikian, kurs yang ditetapkan BI tetap berfungsi sebagai jangkar stabilitas di tengah volatilitas pasar, terutama bagi transaksi resmi yang membutuhkan kepastian nilai tukar.
Daftar Kurs Transaksi BI Kamis 5 Februari 2026
Berikut kurs transaksi BI yang ditetapkan untuk sejumlah mata uang utama. Penyajian ini dirangkum dalam bentuk poin-poin agar lebih mudah dibaca dan dipahami oleh pembaca.
Dolar Singapura (SGD)
Kurs jual Rp13.274,71 per satu dolar Singapura
Kurs beli Rp13.135,38 per satu dolar Singapura
Baht Thailand (THB)
Kurs jual Rp534,02 per baht
Kurs beli Rp528,20 per baht
Dolar Amerika Serikat (USD)
Kurs jual Rp16.858,88 per dolar AS
Kurs beli Rp16.691,13 per dolar AS
Yuan China (CNY)
Kurs jual Rp2.430,53 per yuan
Kurs beli Rp2.406,07 per yuan
Euro (EUR)
Kurs jual Rp19.949,11 per euro
Kurs beli Rp19.747,28 per euro
Poundsterling Inggris (GBP)
Kurs jual Rp23.123,64 per pound
Kurs beli Rp22.891,88 per pound
Dolar Hong Kong (HKD)
Kurs jual Rp2.157,94 per dolar Hong Kong
Kurs beli Rp2.136,36 per dolar Hong Kong
Yen Jepang (JPY)
Kurs jual Rp10.778,65 per 100 yen
Kurs beli Rp10.669,35 per 100 yen
Makna Pergerakan Kurs Bagi Pelaku Pasar
Perubahan kurs transaksi BI memberikan gambaran umum mengenai posisi rupiah terhadap mata uang asing utama. Bagi pelaku usaha yang memiliki kewajiban atau penerimaan dalam valuta asing, informasi ini menjadi referensi penting dalam perencanaan keuangan. Demikian pula bagi instansi pemerintah, kurs ini digunakan dalam berbagai transaksi lintas negara.
Selain itu, kurs transaksi BI juga menjadi indikator bagaimana bank sentral merespons dinamika pasar global. Ketika tekanan eksternal meningkat, stabilitas kurs resmi menunjukkan peran BI dalam menjaga kepercayaan terhadap rupiah. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas makroekonomi secara keseluruhan.
Perbedaan Kurs BI Dan Kurs Pasar
Meski sering dijadikan rujukan, Kurs Transaksi BI tidak selalu sama dengan kurs yang berlaku di perbankan atau pasar valuta asing. Kurs pasar cenderung bergerak lebih dinamis mengikuti permintaan dan penawaran. Sementara itu, kurs BI lebih bersifat administratif dan digunakan untuk tujuan tertentu, terutama transaksi resmi.
Namun demikian, keberadaan kurs BI tetap memiliki pengaruh psikologis terhadap pasar. Level kurs yang diumumkan setiap pagi sering menjadi acuan awal bagi pelaku pasar dalam mencermati arah pergerakan rupiah pada hari tersebut.
Penutup Dan Catatan Penting
Dengan dolar AS yang masih berada di level tinggi dan sejumlah mata uang utama lainnya bergerak fluktuatif, informasi Kurs Transaksi BI Kamis, 5 Februari 2026, menjadi referensi penting bagi berbagai pihak. Kurs ini mencerminkan posisi resmi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tantangan global.
Demikian informasi mengenai Kurs Transaksi BI hari ini. Pembaca diharapkan dapat menggunakan data ini secara bijak sesuai dengan kebutuhan transaksi dan perencanaan keuangan masing-masing, sambil terus memantau perkembangan ekonomi dan pasar valuta asing.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Merawat Akar Sejarah: Sudan Ajak Indonesia Perluas Ekspansi Bisnis dan Pendidikan
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Logam Mulia: Harga Emas Antam Melandai Pasca-Lonjakan Ekstrem
- Kamis, 05 Februari 2026
Emas Kembali Berkilau: Menembus Level Psikologis US$5.000 di Tengah Gejolak Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Benteng Perlindungan Sawah Sulteng: Menangkal Risiko Gagal Panen di Tengah Anomali Cuaca
- Kamis, 05 Februari 2026
Dominasi AI Global: Strategi Gemini 3 Bawa Google Tembus 750 Juta Pengguna
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Dinamika Logam Mulia: Harga Emas Antam Melandai Pasca-Lonjakan Ekstrem
- Kamis, 05 Februari 2026
Emas Kembali Berkilau: Menembus Level Psikologis US$5.000 di Tengah Gejolak Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Benteng Perlindungan Sawah Sulteng: Menangkal Risiko Gagal Panen di Tengah Anomali Cuaca
- Kamis, 05 Februari 2026
Strategi Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Perumahan Demi Target KPR 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Komitmen Kuat BRI Targetkan Penyaluran 60.000 Unit KPR Subsidi Tahun 2026
- Kamis, 05 Februari 2026









