Investasi Masa Depan: Dominasi Young-Rich Chelsea di Puncak Gaji Pemain Muda
- Kamis, 05 Februari 2026
JAKARTA - Peta kekuatan ekonomi Liga Inggris kini tidak hanya ditentukan oleh nama-nama besar yang sudah mapan, tetapi juga melalui perburuan talenta remaja dengan nilai kontrak yang melampaui nalar. Klub-klub raksasa seperti Chelsea, Manchester United, hingga Manchester City kini berlomba-lomba mengunci "berlian mentah" mereka dengan gaji yang fantastis. Di usia yang bahkan belum genap 21 tahun, para wonderkid ini sudah mengantongi pendapatan yang bisa membuat pemain senior di liga lain iri. Fenomena ini sekaligus mempertegas posisi Premier League sebagai liga paling royal dalam menghargai bakat muda.
Savinho: Talenta Brasil dalam Ketatnya Persaingan Etihad
Membangun fondasi karier dari Atletico Mineiro di Brasil, perjalanan Savinho menuju puncak sepak bola dunia terbilang sangat progresif. Setelah sempat menempa diri di PSV dan Girona, sayap lincah ini akhirnya mendarat di bawah asuhan Pep Guardiola di Manchester City. Sejak bergabung dengan sang juara bertahan, pemain berusia 21 tahun ini langsung masuk dalam jajaran pemain muda dengan bayaran tertinggi di Premier League.
Baca Juga
Savinho tercatat menerima gaji £80.000 atau sekitar Rp1,83 miliar setiap minggunya. Pep Guardiola sebenarnya memberikan kepercayaan besar di musim debutnya di Etihad, di mana ia sering berbagi lapangan dengan nama besar seperti Erling Haaland. Namun, memasuki musim 2025/2026, tantangan semakin berat bagi Savinho. Stok lini serang City yang melimpah, ditambah kehadiran pemain seperti Jeremy Doku dan Antoine Semenyo, membuat menit bermainnya menjadi komoditas yang mahal.
Jamie Gittens: Pertaruhan Investasi Jangka Panjang Chelsea
Klub asal London Barat, Chelsea, menunjukkan ambisi yang luar biasa dalam membangun skuad berisi pemain muda. Salah satu bukti nyatanya adalah perekrutan Jamie Gittens. Setelah Borussia Dortmund sukses memoles Jadon Sancho dan Jude Bellingham, Gittens diharapkan menjadi komoditas panas berikutnya dari Signal Iduna Park. Meski performanya di Jerman sempat diwarnai inkonsistensi, momen-momen brilian yang ia tunjukkan cukup untuk meyakinkan Chelsea menebusnya seharga £48,5 juta.
Kini di Stamford Bridge, Gittens menerima bayaran Rp2,48 miliar per pekan. Sayangnya, adaptasinya tidak berjalan mulus. Lulusan akademi Manchester City ini masih kesulitan menembus posisi starter. Dengan kontrak jangka panjang selama tujuh tahun yang diberikan manajemen The Blues, beban ekspektasi kini ada di pundak Gittens untuk segera membuktikan bahwa investasi besar tersebut tidak sia-sia.
Alejandro Garnacho: Lembaran Baru di Stamford Bridge
Salah satu kejutan terbesar di bursa transfer 2025 adalah kepindahan Alejandro Garnacho dari Manchester United ke Chelsea. Awalnya, pemain internasional Argentina ini digadang-gadang akan menjadi ikon masa depan di Old Trafford. Namun, ketegangan dengan manajer Ruben Amorim membuat posisi Garnacho terpinggirkan dari skuad utama Setan Merah. Chelsea yang sudah lama mengagumi bakatnya langsung bergerak cepat dan mengamankan tanda tangannya dengan mahar "hanya" £40 juta.
Kepindahan ini membawa berkah finansial bagi Garnacho dengan kenaikan gaji menjadi £110.000 atau setara Rp2,52 miliar per minggu. Meskipun angka ini masih berada di bawah para pemain bintang senior Chelsea lainnya, statusnya sebagai salah satu pemain muda terkaya di liga tetap tak tergoyahkan. Bagi Garnacho, Chelsea adalah tempat pembuktian bahwa dirinya masih merupakan salah satu penyerang sayap terbaik di generasinya.
Leny Yoro: Fondasi Lini Belakang Manchester United
Di tengah dominasi pemain menyerang, Leny Yoro muncul sebagai anomali di daftar pemain muda bergaji tertinggi. Sejak menyelesaikan kepindahannya ke Manchester United pada musim panas 2024, Yoro tidak hanya menjadi salah satu bek remaja termahal, tetapi juga langsung melesat di struktur gaji klub. Mengantongi £115.000 atau Rp2,64 miliar per pekan pada usia yang sangat belia merupakan pencapaian yang luar biasa.
Meski usianya baru 20 tahun, Yoro telah menjadi figur penting yang sulit tergantikan di lini belakang Setan Merah. Walaupun ia harus melewati masa-masa transisi kepelatihan dari Erik ten Hag ke Ruben Amorim, konsistensinya tetap diakui. Bersama Matthijs de Ligt dan Ayden Heaven, Yoro diproyeksikan menjadi pilar pertahanan jangka panjang yang akan mengembalikan kejayaan Manchester United di kompetisi domestik maupun Eropa.
Jorrel Hato: Rekrutan Teranyar dengan Gaji Tertinggi
Posisi puncak pemain U-21 dengan gaji paling fantastis saat ini ditempati oleh penggawa baru Chelsea, Jorrel Hato. Membangun reputasi solid di Ajax Amsterdam, Hato dianggap sebagai salah satu bek muda paling menjanjikan di era modern. Dengan rekam jejak 111 penampilan bersama Ajax meskipun masih remaja, Hato menjadi incaran banyak klub top Eropa sebelum akhirnya memilih Chelsea pada musim panas 2025.
Hato didatangkan untuk memberikan kedalaman skuad, khususnya sebagai pelapis bagi Marc Cucurella. Namun, nilai kontrak yang ia terima menunjukkan bahwa ia dipersiapkan untuk peran yang lebih besar. Dengan gaji yang diperkirakan mencapai £120.000 atau Rp2,75 miliar per minggu hingga tahun 2032, Hato kini memegang predikat sebagai pemain muda dengan bayaran tertinggi di Liga Inggris. Ia menjadi simbol terbaru dari kebijakan agresif Chelsea dalam mengamankan talenta-talenta muda berbakat dunia.
David
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Investasi Logistik Lampung: Proyek Tol Pelabuhan Panjang–Lematang Diusulkan Masuk PSN
- Kamis, 05 Februari 2026
Dominasi Mutlak di Etihad: Manchester City Segel Tiket Final Piala Liga Inggris
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Dominasi Mutlak di Etihad: Manchester City Segel Tiket Final Piala Liga Inggris
- Kamis, 05 Februari 2026
Pilihan 7 Es Teler Favorit Wisatawan Saat Berkunjung ke Yogyakarta 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Pilihan 9 Kuliner Sarapan Pagi di Bawen Semarang Lengkap dan Terjangkau 2026
- Kamis, 05 Februari 2026









