Investasi Tata Kelola: ADHI Karya Gandeng Kejati NTT Perkuat GCG dan Kawal Proyek Strategis
- Kamis, 05 Februari 2026
JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengambil langkah strategis untuk memastikan seluruh proyek pembangunan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) berjalan di atas koridor hukum yang tepat.
Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, emiten konstruksi pelat merah ini berkomitmen memperkokoh penerapan Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap lini operasionalnya.
Kerja sama ini difokuskan pada penanganan masalah hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, yang menjadi fondasi penting bagi transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan proyek strategis di provinsi tersebut.
Baca JugaTop 11 Perusahaan Batu Bara di Indonesia 2026, Kapasitas Fantastis!
Kepastian Hukum dan Mitigasi Risiko AGHT
Dalam sinergi ini, Kejati NTT bertindak sebagai Jaksa Pengacara Negara yang memberikan pendampingan komprehensif. Peran ini mencakup pemberian bantuan hukum, pendapat hukum (legal opinion), hingga pendampingan proyek strategis nasional untuk meminimalisir risiko hukum yang mungkin timbul.
Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Roch Adi Wibowo, menjelaskan bahwa kehadiran Kejaksaan bertujuan memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan. “Melalui PKS ini, Kejaksaan hadir memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum, serta pengawalan agar pelaksanaan proyek strategis berjalan sesuai aturan, transparan, dan akuntabel,”.
Selain itu, kerja sama ini bertujuan untuk memitigasi potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) yang sering kali muncul dalam pelaksanaan proyek infrastruktur skala besar.
Komitmen ADHI Karya terhadap Tata Kelola yang Baik
Direktur Human Capital & Legal ADHI Karya, Ki Syahgolang Permata, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik bisnis yang bersih. Dengan pengawalan hukum sejak tahap perencanaan, ADHI optimistis proyek-proyek di NTT akan lebih efektif dan berkelanjutan.
"Dengan adanya pengawalan hukum sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, proyek diharapkan dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan," tegas Ki Syahgolang.
Sinergi Strategis untuk Pembangunan Daerah
Melalui kemitraan ini, ADHI Karya dan Kejati NTT berupaya membangun koordinasi yang profesional. Bagi ADHI, dukungan dari Kejaksaan bukan hanya sekadar perlindungan hukum, tetapi juga instrumen untuk meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata para pemangku kepentingan dan investor.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian proyek-proyek strategis di NTT, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui infrastruktur yang handal dan tata kelola yang transparan.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Jadwal Lengkap KA Prameks Yogyakarta Kutoarjo Kamis 5 Februari 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Jadwal Terbaru Kapal Pelni Batam Jakarta Februari 2026 Lengkap Harga Tiket
- Kamis, 05 Februari 2026
Jadwal Kapal Pelni Makassar Tarakan Februari 2026 Lengkap Harga Tiket Terbaru
- Kamis, 05 Februari 2026
Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2026 Digelar Tiga Kota Tawarkan Paket Menarik
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026








.jpg)



