Ekonom: Transparansi Jadi Syarat Mutlak Perluasan Peran Bank di Pasar Modal
- Rabu, 04 Februari 2026
JAKARTA - Rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperluas aktivitas bank umum di sektor pasar modal terus menuai diskusi strategis.
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menekankan bahwa kebijakan ini berpotensi menjadi "pengungkit" pendalaman pasar yang signifikan, namun dengan satu syarat mutlak: harus dibarengi dengan penguatan transparansi dan penegakan aturan yang ketat.
Langkah ini sejalan dengan mandat revisi UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang membuka peluang bank umum untuk terlibat langsung dalam aktivitas pasar modal.
Baca JugaFEB Unisma Gandeng TIU Jepang Adopsi Kurikulum Bisnis Standar Global
Josua mengingatkan bahwa kebijakan ini tidak boleh berdiri sendiri, melainkan harus menjadi bagian dari paket reformasi utuh yang mencakup keterbukaan pemilik manfaat akhir (beneficial ownership) dan afiliasi.
3 Jalur Kontribusi Bank Terhadap Pasar Modal
Menurut analisis Josua, ada tiga jalur utama di mana perbankan dapat mengakselerasi pendalaman pasar modal Indonesia:
Distribusi dan Basis Nasabah: Bank memiliki jaringan luas untuk mengedukasi dan memindahkan tabungan jangka panjang nasabah ke instrumen pasar modal yang lebih produktif, dengan tetap mengedepankan perlindungan konsumen.
Penyedia Likuiditas: Bank dapat berperan sebagai penyedia likuiditas (liquidity provider), yang akan membantu pembentukan harga aset yang lebih wajar, menurunkan biaya transaksi, dan menarik minat investor institusi besar.
Pembiayaan Korporasi: Bank dapat mendampingi korporasi dalam menyiapkan penerbitan surat utang atau IPO, sehingga meningkatkan suplai emiten berkualitas di bursa.
Risiko dan "Pagar Pembatas" yang Diperlukan
Meski menawarkan peluang besar, Josua memperingatkan adanya risiko sistemik jika perluasan ini tidak memiliki batasan yang jelas. Beberapa risiko yang diwaspadai antara lain:
Konflik Kepentingan: Potensi penjualan produk yang tidak sesuai kebutuhan nasabah (misselling).
Perilaku Herd Behavior: Risiko bank ikut-ikutan saat pasar bergejolak yang justru memperparah volatilitas.
Distorsi Disiplin Pasar: Adanya persepsi bahwa harga aset tertentu sengaja "disangga" oleh institusi besar.
Rekomendasi Implementasi Bertahap
Agar perbankan menjadi jembatan pendalaman pasar yang sehat, Josua mengusulkan beberapa prioritas awal:
Fokus pada Likuiditas Surat Utang: Memperkuat pendanaan jangka panjang dan likuiditas di pasar obligasi.
Distribusi Produk Sederhana: Memulai dengan produk pasar modal yang transparan dan mudah dipahami publik.
Penguatan Infrastruktur Data: Memastikan data kepemilikan saham publik benar-benar akurat dan dapat diakses secara wajar.
Latar Belakang Regulasi
Rencana ini pertama kali diungkapkan oleh OJK pada Desember 2025 di bawah kepemimpinan Mahendra Siregar dan ditegaskan kembali oleh Pjs. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, pada akhir Januari 2026. Reformasi ini ditempatkan bersama agenda besar lainnya, seperti peningkatan porsi saham publik (free float) minimal 15 persen dan penguatan peran pemodal institusional.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Dinamika Logam Mulia: Harga Emas Antam Melandai Pasca-Lonjakan Ekstrem
- Kamis, 05 Februari 2026
Emas Kembali Berkilau: Menembus Level Psikologis US$5.000 di Tengah Gejolak Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Benteng Perlindungan Sawah Sulteng: Menangkal Risiko Gagal Panen di Tengah Anomali Cuaca
- Kamis, 05 Februari 2026
Strategi Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Perumahan Demi Target KPR 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Komitmen Kuat BRI Targetkan Penyaluran 60.000 Unit KPR Subsidi Tahun 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026












